2026年9月10日

Ucapkan Selamat Tinggal pada “Semua atau Tidak Sama Sekali” — Android 17 Hadir dengan Pengelola Izin Kontak yang Sepenuhnya Baru

Media teknologi Android Authority melaporkan pada 14 November bahwa Android 17 akan menghadirkan fit...

Media teknologi Android Authority melaporkan pada 14 November bahwa Android 17 akan menghadirkan fitur baru bernama “Contact Picker,” sebuah alat bawaan yang dirancang untuk menghapus model izin kontak “semua atau tidak sama sekali” yang telah lama mengganggu pengguna, sekaligus memberikan peningkatan besar pada perlindungan privasi.

Menurut laporan yang dikutip oleh IT Home, sistem perizinan kontak di Android selama ini menyisakan masalah privasi yang cukup serius. Ketika sebuah aplikasi meminta akses ke kontak, pengguna hanya diberi dua pilihan: mengizinkan aplikasi tersebut membaca seluruh buku telepon atau menolaknya sama sekali.

Pendekatan yang terlalu luas dan tidak presisi ini membuat banyak aplikasi menerima lebih banyak data pribadi daripada yang sebenarnya dibutuhkan, sehingga meningkatkan risiko paparan data dan potensi kebocoran privasi.

Untuk mengatasi kelemahan tersebut, Google berencana memperkenalkan Contact Picker baru di Android 17. Berdasarkan kode yang ditemukan dalam versi Canary terbaru, alat ini akan hadir sebagai aplikasi mandiri di tingkat sistem, dengan prioritas pemrosesan yang lebih tinggi.

Saat sebuah aplikasi meminta akses kontak, sistem akan memunculkan Contact Picker baru ini, memungkinkan pengguna memilih satu atau beberapa kontak tertentu untuk dibagikan—tanpa harus menyerahkan akses ke seluruh daftar kontak mereka.

Contact Picker generasi baru ini juga dirancang dengan pendekatan privasi yang jauh lebih matang. Pertama, data kontak yang diberikan kepada aplikasi bersifat “sekali saja.” Artinya, meskipun pengguna memperbarui informasi kontak tersebut di kemudian hari—misalnya mengganti nomor telepon—aplikasi tidak dapat mengakses perubahan tersebut. Mekanisme ini efektif mencegah pelacakan jangka panjang secara diam-diam.

Kedua, mekanisme baru memungkinkan pengembang aplikasi menentukan secara jelas data apa saja yang mereka butuhkan. Misalnya, aplikasi dapat meminta hanya nama dan nomor telepon tanpa mengakses alamat, tanggal lahir, atau informasi sensitif lainnya, memberi kontrol izin yang jauh lebih terperinci.

Untuk memastikan fitur ini diadopsi secara luas, laporan tersebut menyebutkan bahwa Google kemungkinan akan mengikuti strategi yang sama seperti saat mempromosikan “Photo Picker.” Langkah ini dapat mencakup dukungan kompatibilitas ke versi Android yang lebih lama, menyediakan library resmi bagi pengembang, hingga akhirnya mewajibkan penerapannya melalui kebijakan Google Play Store.

接著讀