2026年9月12日

“Perusahaan yang pernah disebut sebagai saham minyak panggang nomor satu di Tiongkok itu kini kesulitan karena penjualannya terus menurun.”

“Saham Minyak Panggang No.1 di Tiongkok” Kini Kesulitan Menjual Produk Selama sepuluh bulan pertama ...

“Saham Minyak Panggang No.1 di Tiongkok” Kini Kesulitan Menjual Produk

Selama sepuluh bulan pertama tahun 2025, Nanchow Food—yang dulu dikenal sebagai perusahaan minyak panggang terkemuka di Tiongkok—mengalami penurunan laba bersih lebih dari 80%. Kenaikan signifikan pada harga bahan baku seperti minyak sawit dan minyak kelapa memaksa perusahaan mempercepat ekspansi ke kanal baru seperti minuman teh dan pasar ritel.

🔻Laba Bersih Oktober Anjlok Lebih dari 80%

Menurut laporan bulanan tanggal 20 November:

  • Pendapatan Oktober: 235 juta RMB, turun 5,27% YoY
  • Laba bersih: 1,7053 juta RMB, turun 82,28% YoY

Penurunan ini disebabkan oleh melonjaknya biaya bahan baku.

Untuk tiga kuartal pertama 2025:

  • Pendapatan: 2,268 miliar RMB, turun 1,6%
  • Laba bersih: 28,82 juta RMB, turun 80,82%
  • Laba bersih non-recurring: 25,58 juta RMB, turun 81,69%

🔻Kuartal Ketiga Mulai Merugi

Pada Q3:

  • Pendapatan: 713 juta RMB, turun 3,51%
  • Laba bersih: –7,14 juta RMB
  • Laba bersih non-recurring: –8,07 juta RMB

Perusahaan menjelaskan bahwa kenaikan harga produk tertinggal dibanding lonjakan biaya bahan baku, sehingga margin tertekan.

🔻Harga Bahan Baku Tetap Tinggi: Minyak Sawit, Kelapa & Produk Susu Naik

Nanchow memproduksi minyak panggang, krim, isian roti, serta bahan baku baking lainnya. Bahan inti seperti minyak sawit, minyak kelapa, dan produk susu impor mengalami kenaikan besar:

  • Minyak sawit: Harga rata-rata domestik naik 18,76% (H1) dan 14,45% (Q3)
  • Minyak kelapa: Harga impor September 2025 mencapai USD 2.482,64/ton, naik hampir 65% YoY
  • Krim impor: Harga rata-rata Q1–Q3 2025 mencapai USD 8.086/ton, naik 21,5% YoY

Kenaikan berlapis-lapis ini memperberat biaya operasional perusahaan.

🔻Upaya Penanganan: Ekspansi Kanal & Pengembangan Produk

Untuk menghadapi tekanan biaya, Nanchow memajukan strategi “baking + restoran + retail”:

  • Meluncurkan produk baru untuk segmen kopi dan teh yang berkembang pesat
  • Memperluas lini produk pre-baked
  • Memperkuat jaringan distributor dan memperdalam penetrasi ke kota level 3–5
  • Menjangkau bakery, hotel, restoran, kedai teh, kedai kopi, hingga supermarket

🔻Proyek Ekspansi Ditunda

Pada 11 Agustus, perusahaan mengumumkan proyek “ekspansi kapasitas dan peningkatan teknologi” ditunda dari September 2025 ke Juni 2026.

  • Total investasi: 383 juta RMB
  • Sudah terealisasi: 303 juta RMB (kemajuan 79,29%)

Penundaan dilakukan untuk menyesuaikan kapasitas dengan perubahan pasar tanpa mengubah penggunaan dana.

接著讀