2026年9月10日

Pabrik Magna Steyr di Austria Raih Dua Pesanan Baru; XPeng dan GAC Gunakan Produksi Pihak Ketiga untuk Masuk ke Pasar Eropa

Menurut laporan CLS pada 24 November (oleh jurnalis Liu Yang), setelah XPeng memulai kerja sama prod...

Menurut laporan CLS pada 24 November (oleh jurnalis Liu Yang), setelah XPeng memulai kerja sama produksi dengan Magna Steyr, GAC Group kini juga resmi mengumumkan proyek perakitan kendaraan utuh di pabrik Magna Austria, bertepatan dengan pembukaan pameran Auto Guangzhou 2025. Langkah ini menjadi bagian dari strategi GAC untuk memperluas produksi kendaraan listrik secara lokal di pasar Eropa.

GAC menjelaskan bahwa kerja sama ini mencakup produksi, rantai pasokan, dan kegiatan penjualan. SUV listrik murni AION V telah resmi diproduksi di fasilitas Magna Graz, yang mampu memproduksi mobil bensin, hybrid, dan EV dalam satu jalur fleksibel. GAC telah memasuki pasar Inggris, Polandia, Portugal, dan Finlandia, serta menargetkan pengiriman AION V dan AION UT di Eropa pada kuartal pertama 2026.

Para analis menilai strategi SKD (semi-knockdown) dengan volume awal yang kecil dapat membantu GAC menghindari tekanan tarif Uni Eropa terhadap mobil listrik asal Tiongkok, sekaligus mengurangi risiko bisnis dan mengumpulkan pengalaman produksi lokal.

XPeng telah lebih dulu menapaki jalur yang sama pada bulan September. Proyek produksi lokal pertamanya di Eropa dimulai di pabrik Magna Graz, yang juga menjadi kali pertama Magna melakukan perakitan kendaraan lengkap untuk produsen mobil Tiongkok. Model XPeng G6 dan G9 sudah berhasil diproduksi, dan XPeng berencana memproduksi lebih banyak model seperti sedan listrik, SUV menengah, SUV kompak, hingga model performa tinggi.

Wakil Ketua & Co-President XPeng, Brian Gu, mengatakan: “Volume produksi lokal kami di Eropa akan mencapai puluhan ribu unit. Untuk menjadi perusahaan global, tidak cukup hanya mengandalkan ekspor—kami harus membangun operasi lokal dan menyelaraskan kepentingan dengan mitra Eropa.”

Pabrik Magna Graz memiliki pengalaman produksi lebih dari 125 tahun dan telah memproduksi lebih dari 4 juta kendaraan. Sebelumnya, Magna juga bekerja sama dengan BAIC untuk memproduksi beberapa model ARCFOX di pabrik Zhenjiang, Tiongkok.

Para pengamat menyebut kerja sama GAC dan XPeng ini sebagai bukti semakin kuatnya ambisi global produsen mobil Tiongkok, sekaligus menunjukkan posisi penting Magna di industri manufaktur otomotif global. Selain itu, Leapmotor bekerja sama dengan Stellantis untuk produksi di Spanyol, Chery menggandeng EV MOTORS di Spanyol, dan Great Wall sedang mengevaluasi pendirian pabrik di Jerman atau Ceko.

Konsultan AlixPartners memprediksi bahwa pada 2030, kapasitas produksi tahunan produsen mobil Tiongkok di Eropa akan meningkat 800.000 unit, sehingga pangsa pasar mereka naik dari 4,5% menjadi 10%.

Dengan BYD, Geely, Chery, GAC, dan lainnya yang semakin memperluas jaringan R&D, produksi, dan penjualan di Eropa, para analis sepakat bahwa produksi lokal adalah pilihan yang tak terhindarkan. “Mengandalkan ekspor dari Tiongkok tidak lagi cukup untuk pasar Eropa,” ujar seorang pakar industri. “Produsen mobil harus membangun sistem lokal yang lengkap—dari produksi, penjualan, hingga layanan purna jual—sesuai dengan regulasi dan kebutuhan pasar Eropa.”

接著讀