2026年9月10日

Enam Aktris Cantik dalam The Great Entrepreneur: Li Chun Tercantik, Wang Zixuan Paling Murni, dan Kehadiran Aktris TVB Jadi Kejutan

Drama periode The Great Entrepreneur yang dibintangi Chen Xiao sedang menjadi sorotan besar. Selain ...

Drama periode The Great Entrepreneur yang dibintangi Chen Xiao sedang menjadi sorotan besar. Selain kisah perjalanan Gu Pingyuan yang penuh darah, keringat, dan keberanian dalam menaklukkan dunia bisnis, hadir pula enam aktris dengan karakter perempuan yang begitu berwarna. Ada yang menjadi pendamping setia, ada yang menjadi cinta tak tergapai, dan ada pula sosok perempuan kuat yang mengguncang alur cerita—masing-masing tampil dengan pesona unik yang memikat penonton.

Hari ini mari kita kupas satu per satu keenam aktris ini—seberapa hidup karakter yang mereka bawakan, serta seberapa kuat rekam jejak akting mereka sebelumnya.

Sun Qian: Dari Putri Kafilah Dagang menjadi Pendamping Bisnis Tangguh

Sun Qian memerankan tokoh utama wanita, Chang Yuer. Sejak awal kemunculannya, ia memancarkan aura jiwa petualang dan kepercayaan diri. Ia cerdas, cekatan, serta langsung jatuh hati pada Gu Pingyuan sejak pandangan pertama, mengejar cintanya secara terbuka dan penuh ketulusan.

Namun awalnya banyak penonton sempat mengkritik—wajahnya dianggap terlalu modern untuk era akhir Dinasti Qing, dan karakternya terlihat terlalu naif. Tetapi kalau melihat perkembangan cerita, Chang Yuer jelas bukan gadis polos. Meski berkali-kali ditolak karena Gu Pingyuan masih terikat perasaan pada cinta lamanya, ia tetap bertahan dengan keteguhan hati. Pernikahan yang awalnya terasa terpaksa, perlahan berubah menjadi kemitraan yang kokoh. Chang Yuer menjadi penopang kuat—mengelola urusan bisnis, menghadapi bahaya bersama, hingga akhirnya membangun hubungan yang harmonis dan penuh pengertian. Perjalanan emosi dan keteguhan ini benar-benar menyentuh.

Di luar drama ini, Sun Qian sudah lama mendapatkan pengakuan berkat kemampuan aktingnya dalam drama modern—seperti tampilannya yang stylish di Wild Bloom, serta perannya dalam Fireworks of My Heart dan Youth in the Wind. Karakter kostum periode ini menjadi tantangan baru, namun transformasinya dari gadis lugu menjadi mitra bisnis yang matang semakin terlihat alami seiring jalannya cerita. Banyak yang meyakini ini bisa menjadi salah satu peran tersuksesnya.

Li Chun: Pesona Berbahaya Su Zixuan—Femme Fatale yang Mendominasi Layar

Di usia 37 tahun, Li Chun tampil memukau sebagai Su Zixuan—dan sejak kemunculan pertama, ia langsung mencuri panggung. Dengan latar belakang keluarga yang hancur akibat kekuasaan Cixi, Su Zixuan hidup dengan dendam dan tekad untuk mengguncang tatanan lama. Ia adalah sosok ambigu—tak sepenuhnya baik, tidak pula sepenuhnya jahat.

Hubungannya dengan Gu Pingyuan dipenuhi tarik-uluran perasaan dan konflik kepentingan—kombinasi yang dimainkan Li Chun dengan sangat presisi. Penampilannya pun spektakuler: glamor dalam mantel bulu, anggun dalam busana tradisional, hingga memukau dalam gaun gaya Barat. Semua gaya dapat ia kuasai.

Banyak penonton sampai berkomentar, “Kenapa dia bukan pemeran utama wanita?” Dalam dialog, Su Zixuan digambarkan sebagai “wanita berbahaya yang memesona”—dan itu terekspresikan jelas dalam bahasa tubuh Li Chun, sorot mata, dan aura kepercayaannya. Karakter perempuan kompleks seperti ini memang sudah menjadi keahliannya sejak lama—terlihat dalam The Journey of Flower, Ten Miles of Peach Blossoms, hingga Ruyi’s Royal Love in the Palace. Di sini, ia kembali menunjukkan kelas akting tingkat tinggi.

Xiang Hanzhi: ‘White Moonlight’ dengan Ketabahan Tersembunyi

Xiang Hanzhi, di usia 23 tahun, memerankan Bai Yimei—cinta pertama Gu Pingyuan sejak kecil. Cantik, berkualitas, dan awalnya dijodohkan dengannya, tetapi nasib berkata lain. Saat Gu Pingyuan diasingkan, ia menikah dengan Li Cheng (Zhu Yawen), seorang pemberontak.

Setelah suaminya tewas, ia menelan harga diri dan menikah dengan pangeran kejam demi balas dendam. Bertahun-tahun menahan sakit dan hinaan, ia akhirnya membalaskan kematian suaminya dengan cara yang tegas dan menghantui.

Untuk aktris muda yang baru lima tahun berkarier, karakter dengan kedalaman emosi seperti ini jelas bukan peran mudah. Ia harus menampilkan kelembutan di awal, lalu ketegasan dan nyali di akhir. Meski ia sangat disukai dalam berbagai drama modern seperti A Little Mood for Love dan Sunshine by My Side, transformasinya dalam drama kostum masih menjadi tanda tanya bagi sebagian penonton. Namun Bai Yimei adalah peran penting sekaligus tragis—dan patut ditunggu bagaimana Xiang Hanzhi membawakannya.

Rosina Lam (Lin Xiawei): Belum Muncul tapi Sudah Menggemparkan—Sang Kejutan dari TVB

Peran Lin Xiawei sebagai Ratu Janda Cixi memang belum muncul di layar, tetapi foto promosi saja sudah membuat penonton terpikat. Berbalut pakaian kerajaan, tatapan tajam penuh wibawa—auranya langsung terasa.

Lulusan Central Academy of Drama dan menjadi salah satu aktris utama TVB sejak 2011, Lin Xiawei mungkin kurang dikenal oleh penonton daratan Tiongkok, tetapi di Hong Kong ia sudah lama dipandang sebagai aktris berbakat. Di Sinister Beings, ia menunjukkan pertumbuhan karakter dari gadis manis menjadi perempuan mandiri. Sementara di Dark Side of the Moon, ia menampilkan sisi gelap yang dramatis dan tak terduga.

Memerankan sosok legendaris seperti Cixi membutuhkan wibawa dan kedalaman psikologis—dan banyak yang yakin penampilannya nanti akan menjadi salah satu ujung tombak drama ini.

Wang Zixuan: Gadis Pemetik Teh yang Menggabungkan Cinta dan Bisnis

Wang Zixuan (27) memerankan Miss Liao—seorang karakter pendukung yang tetap meninggalkan kesan kuat. Ia adalah adik ipar Gu Pingyuan sekaligus mitra bisnisnya—menggunakan keterampilan teh tradisional untuk mendorong kejayaan usaha keluarga.

Karier aktingnya dimulai sejak usia muda—bagi banyak orang, ia akan selalu dikenang sebagai Putri Beibei dalam Balala the Fairies. Kini ia terus memperluas jangkauan akting dengan berbagai karakter di You Are My Today, The Long Season, dan A Long Way Home. Demi memerankan gadis desa pemetik teh, ia menurunkan gaya modernnya dan tampil sederhana—memberikan perhatian pada detail bahasa tubuh dan ketenangan karakter.

Ke Lan: Sang Aktris Senior—Sekali Muncul, Aura Langsung Mengisi Ruangan

Ke Lan memerankan Nyonya Besar Klan Jin, tokoh penting dalam jaringan kaup mereka. Ia bukan sekadar karakter pendukung—melainkan penggerak narasi.

Kualitas aktingnya telah teruji waktu—mulai dari The Road We Have Taken hingga In the Name of the People. Ia selalu memberikan performa yang natural, kuat, namun tidak berlebihan. Ke Lan tidak perlu dialog dramatis; cukup dengan ekspresi dan intonasi, karakternya hidup.

Dari bintang muda hingga aktris senior, keenam perempuan di The Great Entrepreneur menghadirkan panorama karakter wanita di era Qing yang penuh gejolak. Ada yang setia pada cinta, ada yang hidup demi dendam, ada yang bersinar dalam dunia bisnis. Mereka memperkaya kisah serta menunjukkan bakat dan daya tarik akting di setiap tahap usia.

Lalu, di antara keenam tokoh wanita ini, siapa yang menjadi favoritmu dalam drama tersebut?

接著讀