2026年9月10日

Mengapa Begitu Banyak Usia 35 Tahun Beralih ke Ujian Pegawai Negeri? Apa yang Sebenarnya Mereka Cari?

Usia 35 Masih Ikut Tes CPNS? Sudah Gila atau Justru Paling Masuk Akal?Setiap akhir tahun, saat ujian...

Usia 35 Masih Ikut Tes CPNS? Sudah Gila atau Justru Paling Masuk Akal?

Setiap akhir tahun, saat ujian CPNS nasional dimulai, jutaan orang di seluruh Tiongkok masuk mode “perang.”
Ada yang belajar hingga dini hari, ada yang bayar kelas persiapan mahal—semua demi satu tujuan: kursi PNS yang stabil.

Tapi tahun ini, muncul fenomena baru:
orang-orang usia 35 tahun ke atas ikut terjun dalam persaingan tersulit ini.


Batas usia dilonggarkan, calon peserta usia 35+ langsung membludak

Pemerintah Tiongkok baru saja menaikkan batas usia pendaftaran CPNS dari 35 menjadi 38 tahun.
Banyak daerah juga memperluas batas usia rekrutmen menjadi 38 atau bahkan 43 tahun.

Kebijakan baru ini langsung memicu lonjakan pendaftar:
Jumlah peserta CPNS 2026 bertambah 260 ribu orang.

Selama bertahun-tahun, usia 35 dianggap sebagai “jurang karier”:
“Begitu lewat 35, seperti sayur diskon jam 8 malam—tidak laku dan siap dibuang.”

Kini, ujian CPNS menjadi jalan keluar terakhir bagi banyak orang yang merasa terjebak.

Beberapa berkata:
“Usia 35 justru waktu terbaik ikut CPNS. Sudah punya tabungan, sudah lelah dengan dunia korporat, tinggal fokus belajar.”

Dengan pengalaman hidup lebih matang, banyak peserta usia 35+ merasa jauh lebih siap.


1. Belajar CPNS di usia 35: lebih berat, tapi semangat lebih besar

Bagi banyak orang, keinginan ikut CPNS di usia 35 muncul begitu saja—
seperti refleks memakai pakaian hangat saat musim dingin.

Gelombang pertama “kembali ke arena”
adalah mereka yang sebelumnya gagal karena batas usia.
Kini, kesempatan terbuka lagi.

Kaka, ibu 36 tahun dari Hebei, berkata:
“Batas usia dibuka lagi, ya saya harus coba. Tidak mencoba sama saja tidak menghargai diri sendiri.”

Namun peserta berusia lebih tua memiliki kesempatan lebih sedikit:
Mereka tidak mau pindah kota, sehingga hanya melamar formasi lokal.

Untuk ibu rumah tangga dan mereka yang baru kena PHK,
persiapan penuh waktu justru lebih realistis.

Taiyi, yang terkena PHK di kota kecil, mengatakan:
“Istri saya kerja di media sosial, penghasilannya tidak stabil.
Saya harus jadi penyangga keluarga—karena itu harus masuk sektor publik.”


2. Mengapa banyak usia 35+ memilih CPNS?

Setelah 10–15 tahun bekerja, mereka lebih menginginkan stabilitas.

“Ini bukan lagi era ketika kerja keras pasti mengubah nasib.”

Di perusahaan teknologi, banyak yang berkata:
“Jika usia 35 belum jadi manajer, lebih baik resign dan fokus ikut CPNS.”

Alasannya jelas:

  • perusahaan swasta lebih memilih tenaga muda
  • risiko PHK lebih besar setelah 35
  • pekerjaan PNS memberi perlindungan jangka panjang

Keluarga pun menjadi tim pendukung penuh.
Satu orang ikut ujian, semua membantu.

Duidui, ibu 35 tahun dari Qingdao, berkata:
“Ibu mertua sekarang sering datang mengasuh anak supaya saya bisa belajar.”


3. Apakah orang usia 35+ akan menyesal?

Kenyataannya keras:

  • tingkat kelulusan CPNS hanya 1,43%
  • daya ingat menurun
  • banyak gagal tes kesehatan (kolesterol, hipertensi, obesitas)

Taiyi berkata:
“Dulu saya mahasiswa pintar, sekarang baca soal seperti baca kitab kuno.”

Namun mereka tetap berjuang:

“Kalau tidak lulus, setidaknya saya jadi lebih sehat.”

Ada juga kekhawatiran:
“Masuk CPNS usia 35+, apakah akan dianggap rendah?”

Achong, pekerja ex–big tech, berkata:
“Setelah bertahun-tahun di perusahaan besar, tekanan PNS itu kecil.”

ENDING: Melarikan diri atau memulai ulang?

Bagi mereka yang memutuskan ikut CPNS di usia 35, ini bukan pilihan mudah.

“Kamu harus mengurus keluarga, kerjaan, stres—dan tetap belajar seperti mahasiswa.”

Achong menggambarkannya begini:

“CPNS usia 35 seperti mengejar bus terakhir ke tujuan yang tidak jelas.
Tapi tetap di tempat yang sama sampai tua, lebih menakutkan.”

“Kalau tidak lulus, saya akan lebih tahu apa sebenarnya hidup yang saya inginkan.”

接著讀