2026年9月10日

Edisi Perdana Turnamen Tenis Antar-Benua Dunia Dimulai di Shenzhen; Wang Xinyu Kena Comeback dan Kalah dari Bencic pada Laga Pembuka

Turnamen perdana WTCC World Tennis Intercontinental Team Challenge resmi dimulai pada Rabu sore di S...

Turnamen perdana WTCC World Tennis Intercontinental Team Challenge resmi dimulai pada Rabu sore di Shenzhen Universiade Sports Center. Pada laga pembuka, petenis tuan rumah Wang Xinyu membela Tim Dunia dan berhadapan dengan bintang Eropa Belinda Bencic.

Wang memulai pertandingan dengan baik dan memenangkan set pertama 6–4. Namun, Bencic bangkit pada set kedua dengan skor 6–2. Pertandingan kemudian ditentukan melalui match tiebreak, di mana Wang kalah 5–10, sehingga Bencic membawa kemenangan pembuka bagi Tim Eropa.

Paruh pertama musim ini bukan periode yang mudah bagi Wang, yang beberapa kali tersingkir di babak pertama dan harus menghadapi tantangan dari sisi mental maupun performa. Kebangkitannya terjadi di WTA 500 Berlin Open, ketika ia menumbangkan empat pemain peringkat 20 besar dunia—termasuk juara bertahan Roland Garros Coco Gauff—dan finis sebagai runner-up, hasil terbaiknya di turnamen lapangan rumput.

Wang dijadwalkan kembali bertanding pada 27 Desember, menghadapi Iga Świątek di sesi pagi. Pada sesi malam, ia akan berpasangan dengan Zhang Zhizhen di nomor ganda campuran melawan Flavio Cobolli dan Bencic—kolaborasi ulang setelah mereka meraih perak ganda campuran di Olimpiade Paris 2024.

WTCC digelar selama tiga hari dengan format beregu campuran antara Tim Eropa dan Tim Dunia, mempertandingkan nomor ganda putra, tunggal putra, tunggal putri, dan ganda campuran. Turnamen ini menghadirkan deretan pemain papan atas dunia, termasuk sejumlah petenis peringkat 15 besar dunia.

接著讀

Dari Raja Es Krim Menjadi Kenangan: Mengapa Generasi Muda Tak Lagi Memilih Häagen-Dazs

Dulu dianggap sebagai lambang kemewahan rasa dan gaya hidup premium, kini Häagen-Dazs mulai ditinggalkan generasi muda. Saat konsumen semakin rasional dan mengejar nilai guna, bahkan “raja es krim” ini pun tak luput dari tekanan pasar. Penurunan penjualan dan penutupan gerai hanyalah puncak gunung es dari krisis relevansi yang dihadapi Häagen-Dazs—dan mungkin juga peringatan bagi seluruh industri es krim premium.

423 天前