Dari Dominasi Global ke Kemunduran Total: Kejatuhan Panasonic di Industri Baterai
Panasonic pernah menjadi simbol industri baterai global.Kini, posisinya semakin terpinggirkan. Sepan...
Panasonic pernah menjadi simbol industri baterai global.
Kini, posisinya semakin terpinggirkan.
Sepanjang Januari–Oktober tahun ini, Panasonic hanya menempati peringkat ketujuh dunia dalam kapasitas baterai kendaraan listrik, dengan 35,9 GWh—jauh tertinggal dari CATL. Dalam waktu sepuluh tahun, perusahaan ini turun dari puncak kejayaan ke posisi defensif.
Penyebabnya jelas dan mencerminkan perubahan zaman.
1. Kesalahan Strategis di Masa Keemasan
Jepang pernah menguasai teknologi baterai lithium-ion, dengan Panasonic sebagai pemain utama.
Namun, keputusan nasional untuk lebih fokus pada hidrogen sebagai energi masa depan membuat investasi baterai lithium melambat.
Ketika Tesla dan kemudian perusahaan Tiongkok sepenuhnya mengadopsi kendaraan listrik, Jepang tertinggal.
2. Ketergantungan pada Tesla
Kerja sama eksklusif dengan Tesla menjadi pedang bermata dua bagi Panasonic.
Investasi besar, margin tipis, dan tekanan penurunan biaya membuat Panasonic terus merugi.
Begitu Panasonic tak lagi mampu memenuhi tuntutan efisiensi dan ekspansi Tesla—terutama di China—Tesla dengan cepat beralih ke pemasok lain.
Tanpa Tesla, fondasi bisnis Panasonic menjadi rapuh.
3. Kebangkitan Sistemik Perusahaan Tiongkok
Perusahaan baterai Tiongkok seperti CATL dan BYD unggul bukan hanya karena harga, tetapi karena skala produksi, inovasi teknologi, rantai pasok yang kuat, dan dukungan industri nasional.
Dari baterai LFP, sodium-ion hingga solid-state, inovasi berlangsung cepat dan berlapis. Panasonic kesulitan mengejar ritme tersebut.
Penutup
Kemunduran Panasonic bukan sekadar kegagalan perusahaan, melainkan akibat dari strategi yang keliru dan perubahan struktur industri global.
Di era kendaraan listrik, keunggulan masa lalu tidak menjamin masa depan.
Sementara Tiongkok melaju dengan momentum ganda—pasar dan teknologi—Panasonic tampaknya semakin sulit menghindari penurunan yang berkelanjutan.
22 Juta Layar Hotel yang Terabaikan, Kini Memicu Pasar Baru Senilai 6 Miliar Yuan
“Layar besar adalah masa depan sejati video berdurasi panjang.” Menurut laporan Entertainment Capita...
Terobosan Baru Baterai Solid-State, Jarak Tempuh Mobil Listrik Berpeluang Tembus 1.000 km
Baterai solid-state kini menjadi pendorong penting bagi perkembangan generasi baru kendaraan energi ...
Duet pasangan ini terus memecahkan rekor dan membuat Hollywood terkejut — mengapa penonton Tiongkok tampak jauh lebih antusias dibandingkan penonton Amerika Utara?
Jika harus memilih CP heteroseksual paling populer tahun 2025, jawabannya tentu saja Judy Hopps dan ...
Ringgit Melonjak di Dua Arah — Mengukuh ke 4.03 Berbanding USD, Lebih Kuat Berbanding SGD
(Kuala Lumpur, 26 haribulan) Ringgit meneruskan pengukuhan selepas Krismas. Setakat jam 9.30 pagi, r...
Absen 33 Hari, Wakil Kapten Barcelona Akhirnya Kembali: Latihan Lagi Senin Ini, Disaksikan 6.000 Suporter
Ronald Araujo (26 tahun) akhirnya kembali. Pada 29 Desember, Mundo Deportivo mengungkapkan bahwa Ara...
Bagi Inter Milan, 2025 adalah tahun penuh luka dan kekecewaan
Meskipun berhasil mencapai final Liga Champions UEFA, Nerazzurri kalah telak 0-5 dari Paris Saint-Ge...
Pertarungan Smartphone 2025: Huawei Unggul Penjualan, Apple Jaga Laba, Xiaomi & OV Terjepit
Pasar smartphone global 2025 dapat diringkas dengan dua kata: pertarungan dan diferensiasi. Di pasar...
Jadi Ayah Dua Anak Picu Perbincangan—Christopher Downes Bantah Kabar Menikah Lagi, Akui Anak Lahir Lewat Donor Sperma
(Taipei, 3 April) Aktor asal Kanada Christopher Downs atau yang dikenal sebagai Xia Keli menjadi per...
Joker Xue membagikan foto kondisi kulit kepala dengan kebotakan bercak dan lepuhan, sambil berseloroh, “Kepala terasa sangat gatal, tapi saya tahan seminggu tanpa keramas.”
Sebuah pengakuan yang tampak santai justru membuka sisi menyakitkan di balik penampilan panggung yan...
Film Animasi The Eight Immortals! Tembus Box Office RMB800 Juta di China, Jadi Kuda Hitam yang Memicu Demam Menonton
KUALA LUMPUR, 29 Juli – Film animasi China The Eight Immortals! sukses mencuri perhatian sejak tayan...