2026年9月10日

Trump Bantah Berkomunikasi dengan Musk: “Amerika Bisa Jalan Tanpa Siapa pun, Kecuali Saya”

[Pengamatan Global] Pada tanggal 6 Juni waktu setempat, mantan Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada media di atas pesawat Air Force One bahwa dirinya untuk sementara tidak berniat berbicara dengan Elon Musk, meskipun ia mendoakan Musk “semoga sukses.” Pernyataan ini menandai memburuknya hubungan antara dua tokoh besar ini.

Sebelumnya, media AS melaporkan bahwa Gedung Putih berusaha menjadwalkan panggilan antara Trump dan Musk guna meredakan ketegangan. Namun, Trump menegaskan bahwa laporan tersebut “keliru.”

Sehari sebelumnya, Musk—setelah mengundurkan diri dari Komite Efisiensi Pemerintah AS—mengumumkan bahwa ia sedang mempertimbangkan untuk membentuk partai politik baru yang mewakili “80% warga moderat” Amerika. Dalam polling yang dilakukan di media sosial, lebih dari 80% peserta mendukung gagasan tersebut. Musk mengusulkan nama “Partai Amerika” (The American Party) untuk partai tersebut.

Trump bereaksi keras. Saat ditanya apakah Amerika bisa berjalan tanpa kerja sama dengan perusahaan-perusahaan Musk, Trump menjawab: “Amerika bisa jalan tanpa siapa pun, kecuali saya.”

Trump sebelumnya juga sudah mengisyaratkan kemungkinan mengakhiri kontrak pemerintah dengan perusahaan-perusahaan Musk seperti SpaceX dan Tesla. Meskipun keduanya pernah memiliki hubungan politik yang cukup harmonis, perbedaan dalam posisi pemilu, kebijakan, dan pernyataan publik membuat hubungan mereka memburuk.

Pertikaian terbuka antara Trump dan Musk ini mencerminkan kompleksitas hubungan antara dunia politik dan bisnis, serta diperkirakan akan memperkuat perdebatan tentang pemilih moderat dan peran teknologi dalam politik menjelang pemilu presiden AS 2024.

接著讀