2026年9月10日

Cambricon Kehilangan Rp700 Miliar Nilai Kapitalisasi dalam Setengah Hari—Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Pada 3 Februari, pasar modal sempat menunjukkan momen kebingungan yang jarang terlihat belakangan in...

Pada 3 Februari, pasar modal sempat menunjukkan momen kebingungan yang jarang terlihat belakangan ini. Hingga jeda perdagangan siang, saham perusahaan chip domestik Cambricon turun 12,88%, membuat kapitalisasi pasarnya merosot dari sekitar RMB 530 miliar menjadi RMB 456,3 miliar—lebih dari RMB 70 miliar menguap hanya dalam setengah hari.

Pemicu utamanya diduga berasal dari sebuah rumor pasar yang tidak terlalu luas peredarannya. Rumor tersebut menyebutkan bahwa Cambricon, dalam komunikasi terbatas, memberikan panduan pendapatan tahun 2026 hanya RMB 20 miliar, jauh di bawah ekspektasi pasar yang umumnya berada di kisaran RMB 30–50 miliar.

Yang membuat pasar semakin terkejut adalah timing-nya. Beberapa hari sebelumnya, Cambricon baru saja merilis proyeksi kinerja yang dinilai sebagai yang paling kuat sepanjang sejarah perusahaan—kontras ini membuat banyak investor kehilangan pijakan.

Di tengah tekanan jual yang tajam, Cambricon bergerak cepat dan mengeluarkan pernyataan tegas yang jarang terjadi. Melalui akun resmi WeChat, perusahaan menegaskan: “Dalam waktu dekat, perusahaan tidak pernah mengadakan komunikasi skala kecil, serta tidak pernah menerbitkan data panduan pendapatan tahunan maupun kuartalan.”

Kejatuhan Mendadak

Pada pagi hari 3 Februari 2026, saham Cambricon dibuka melemah dan dengan cepat memperpanjang penurunan ketika kegelisahan pasar meningkat. Dalam sesi perdagangan pagi, harga saham berturut-turut menembus level psikologis RMB 1.200 dan RMB 1.100.

Hingga penutupan sesi siang, penurunan mencapai 12,88%, dan kapitalisasi pasar berkurang lebih dari RMB 70 miliar, dengan total valuasi kembali ke kisaran RMB 450 miliar.

Tekanan sebenarnya sudah mulai terasa sejak awal pekan. Setelah perusahaan merilis prakiraan kinerja 2025 pada Jumat malam sebelumnya, harga saham sudah mulai turun pada Senin—sinyal bahwa sentimen pasar sedang berubah.

Di saat yang sama, sebuah tangkapan layar terkait “panduan kinerja” mulai beredar di komunitas investor. Isinya mengklaim Cambricon memproyeksikan pendapatan 2026 sebesar RMB 20 miliar dalam diskusi terbatas. Angka ini jelas berada jauh di bawah ekspektasi pasar RMB 30–50 miliar. Bagi Cambricon—yang pendapatannya baru menembus RMB 6 miliar tahun lalu—proyeksi RMB 20 miliar memang masih berarti pertumbuhan, namun mengisyaratkan laju kenaikan yang lebih lambat dibandingkan asumsi pasar sebelumnya.

Pada siang hari 3 Februari, Cambricon kembali menepis rumor tersebut lewat pernyataan resmi: perusahaan menegaskan tidak pernah menyampaikan panduan pendapatan tahunan maupun kuartalan dalam bentuk apa pun.

Staf kantor sekretaris dewan (Board Secretary Office) juga merespons, menyatakan mereka tidak mengetahui penyebab spesifik fluktuasi harga saham, serta menekankan bahwa banyak rumor yang beredar di pasar dipastikan tidak benar.

Perusahaan turut mengingatkan bahwa arus dana dan perubahan emosi di pasar sekunder bisa sangat fluktuatif, sehingga investor diimbau untuk menyikapi informasi dengan rasional.

Efek Domino ke Sektor Chip AI Domestik

Menurut banyak pelaku pasar, penurunan Cambricon tidak berdiri sendiri—tekanan meluas ke seluruh tema chip AI domestik. Dalam perdagangan intraday, Moore Threads turun lebih dari 4%, Hygon Information melemah lebih dari 2%, dan MetaX turun lebih dari 5%.

Jika ditarik lebih jauh, industri chip AI domestik kini berada di titik transisi yang nyata: ini adalah fase emas pertumbuhan, namun sekaligus titik awal kompetisi yang makin ketat.

Saat ini, selain pemain teratas yang menguasai porsi pasar besar, sisa pangsa pasar diperebutkan oleh lebih dari 10 perusahaan—termasuk Hygon Information, Baidu Kunlunxin, Cambricon, Moore Threads, dan lainnya.

Di saat bersamaan, raksasa teknologi semakin serius mempercepat pengembangan chip AI in-house dan memperluas penerapan komersialnya. Perhatian pasar juga tertuju pada unit chip Alibaba, Pingtouge, serta lini “Zhenwu” yang baru mencuat. Berdasarkan kabar pasar, Zhenwu 810E diklaim mampu melampaui Nvidia A800 dan sejumlah GPU domestik arus utama, dengan performa yang dikatakan mendekati Nvidia H20, untuk kebutuhan pelatihan AI, inferensi AI, hingga mengemudi otonom.

Ditambah lagi, ekosistem yang dibangun Alibaba melalui kombinasi cloud, model besar, dan chip dinilai dapat menciptakan keunggulan struktural. Semua ini mengindikasikan bahwa kompetisi akan semakin intens. Seiring Kunlunxin, Pingtouge, dan pemain lain melangkah menuju pasar publik, era “kelangkaan saham konsep chip AI” di bursa juga berpotensi segera berakhir.

Baru Saja Mencetak Proyeksi Kinerja Terbaik

Empat hari sebelum kejatuhan tajam ini, Cambricon baru saja merilis prakiraan kinerja tahunan 2025. Data menunjukkan perusahaan memperkirakan pendapatan tahunan sebesar RMB 6–7 miliar, naik tajam 410,87% hingga 496,02% secara tahunan.

Yang lebih mencolok, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham diproyeksikan mencapai RMB 1,85–2,15 miliar, berbalik dari kerugian RMB 452 juta pada 2024—menandai perubahan dari rugi menjadi untung.

Dalam pengumumannya, Cambricon mengaitkan lonjakan kinerja dengan meningkatnya permintaan komputasi di industri AI, membaiknya daya saing produk, serta perluasan pasar yang berkelanjutan.

Namun, ada sinyal pendinginan di kuartal keempat. Berdasarkan laporan kuartal ketiga 2025, pendapatan tiga kuartal pertama mencapai RMB 4,607 miliar, dengan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham sebesar RMB 1,605 miliar.

Ini berarti proyeksi pendapatan kuartal keempat berada di kisaran RMB 1,393–2,393 miliar, dengan proyeksi laba bersih RMB 245–545 juta.

Bahkan jika mengambil batas atas RMB 2,393 miliar, kenaikan pendapatan kuartalan secara berurutan tetap relatif terbatas. Sementara batas atas laba bersih RMB 545 juta bahkan sedikit lebih rendah dibanding kuartal ketiga yang mencapai RMB 567 juta—mengisyaratkan bahwa momentum mungkin mulai melambat.

Pasar Meninjau Ulang Logika Valuasi

Perusahaan lain seperti Moore Threads dan MetaX juga baru merilis prakiraan kinerja. Moore Threads memperkirakan pendapatan 2025 sebesar RMB 1,45–1,52 miliar, naik 230,7% hingga 246,67%. MetaX memperkirakan pendapatan RMB 1,6–1,7 miliar, naik 115,32% hingga 128,78%.

Meski demikian, kekhawatiran pasar terhadap kerugian masih ada. MetaX diperkirakan merugi RMB 650–798 juta pada 2025, dan kerugian kuartal keempat tahun lalu disebut-sebut mendekati—bahkan mungkin melampaui—total kerugian tiga kuartal pertama.

“Mohon para investor meningkatkan kemampuan membedakan informasi,” ujar Cambricon dalam responsnya. Dari berbagai indikator, terlihat bahwa investor sedang menilai ulang logika valuasi perusahaan chip AI.

Data menunjukkan posisi margin financing juga bisa memperbesar volatilitas. Per 2 Februari, rasio saldo pembiayaan margin terhadap kapitalisasi pasar free-float tercatat sekitar 9,55% untuk MetaX, 8,26% untuk Moore Threads, dan 2,89% untuk Cambricon. Dalam kondisi pasar bergejolak, jenis dana ini dapat mempercepat penurunan harga saham.

Akhirnya, satu pertanyaan kunci makin mengemuka: ketika lebih dari 10 perusahaan chip AI masuk bursa, berapa banyak yang benar-benar bisa menjadi pemenang jangka panjang? Apakah separuhnya akan tersisih, dengan valuasi jatuh tajam?

Ada Rebound, Namun Kompetisi Kian Ketat

Hingga artikel ini ditulis, harga saham Cambricon menunjukkan tanda pemulihan dari level terendah intraday, dan pada akhirnya ditutup melemah 9,18%.

Di “meja permainan” chip AI domestik, jumlah peserta terus bertambah. Namun ruang dan waktu yang diberikan pasar untuk mencoba, salah langkah, lalu memperbaiki diri justru semakin menyempit. Perlombaan masih berlangsung—dan tekanannya makin nyata.

接著讀