Guardiola Tak Berdaya: Perlakuan Hati-hati Tak Bisa Selamatkan Rodri, Sang Kandidat Ballon d’Or Terancam Jadi “Manusia Kaca”
Jika Pep Guardiola harus memilih antara memenangkan satu pertandingan atau menjaga Rodri tetap sehat...
Jika Pep Guardiola harus memilih antara memenangkan satu pertandingan atau menjaga Rodri tetap sehat, jawabannya jelas — Rodri. Gelandang asal Spanyol itu adalah jantung permainan Manchester City, dan pengaruhnya musim lalu benar-benar luar biasa. Namun, nasib kembali mempermainkannya — Rodri kembali tumbang karena cedera.
Dalam laga melawan Brentford, Rodri kembali cedera untuk kedua kalinya musim ini. Kabar baiknya, cedera kali ini tidak terlalu serius dan ia hanya butuh istirahat 2–3 minggu. Tapi yang paling dikhawatirkan fans adalah hal lain — apakah Rodri akan menjadi pemain yang rentan cedera, seperti “manusia kaca”?
Guardiola tak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya. “Kami sudah berusaha melindunginya, hanya memainkannya 60 hingga 65 menit per laga, tapi tetap saja cedera terjadi. Kami sudah melakukan segalanya,” ujarnya. Namun, dalam pertandingan penting seperti melawan Arsenal, Rodri tetap harus bermain penuh karena Guardiola tak punya pengganti sepadan.
Setelah pulih dari cedera ligamen parah musim lalu, Rodri memang kembali menunjukkan kelasnya. Tapi jadwal padat dan kerasnya Premier League membuat tubuhnya sulit beradaptasi sepenuhnya. Kini Manchester City khawatir jika cedera kecil ini terus berulang, karier Rodri dan ambisi klub bisa terancam.
Rodri pun sudah resmi mundur dari skuad timnas Spanyol untuk fokus pemulihan. Sementara itu, meski City telah mendatangkan beberapa gelandang baru, belum ada yang mampu menggantikan dominasi Rodri di lini tengah. Guardiola pun kembali dihadapkan pada dilema yang sama — bagaimana menjaga tim tetap kuat tanpa sosok andalannya?
88% Pasokan Bitcoin Cuan, Harga Siap Melonjak?
Sebagian besar investor BTC kini menikmati keuntungan, berpotensi mendorong harga ke level lebih tinggi.
Alexander Lampaui Rekor Durant, Tapi Gagal di Kuarter Akhir, Thunder Tertinggal 1–2
Di Gim 3 Final NBA 2025, Shai Gilgeous-Alexander tampil di bawah tekanan ketat dari Indiana Pacers. Ia mencetak 24 poin, 8 rebound, 4 assist, dan 3 blok, namun juga melakukan 6 turnover dan hanya mencetak 3 poin di kuarter keempat. Kekalahan ini membuat Thunder tertinggal 1–2. Meski begitu, Shai mencetak sejarah dengan melampaui rekor poin playoff satu musim milik Kevin Durant dengan total 572 poin.
Duel Ketangguhan Pro Max: Huawei vs Apple vs Xiaomi — Xiaomi 17 Pro Max Paling Tahan Banting di Layar
Pada 29 November, Fast Technology melaporkan bahwa reviewer gadget “Xinping Tech” merilis video uji ...
Final Tur Dunia: Popov Menang atas Shi Yuqi, An Se-young Sabet Gelar dan Genapkan 11 Trofi
(Hangzhou, 21) BWF World Tour Finals hari ini menuntaskan seluruh partai final. Di tunggal putra, pe...
Bot AI Menguasai Reddit: Manusia Dipaksa Menulis Seperti Orang Bodoh
Reddit AS baru-baru ini dibanjiri konten AI. Di komunitas r/AmItheAsshole, admin memperkirakan hingg...
Jackie Chan yang berusia 71 tahun mengungkap ia sudah menyiapkan “lagu perpisahan”. Ia berkata kini pikirannya tidak lagi banyak ragu.
(Hong Kong, 7 Januari) Di usia 71 tahun, bintang internasional Jackie Chan telah berkarier selama 63...
YouTube Luncurkan Tiga Langkah Utama untuk Bantu Anak Muda “Lepas Kecanduan” Video Pendek
(San Bruno, 16 Februari) Video pendek selama ini sering dikritik oleh orang tua dan pakar karena din...
Baru Saja: Skema TikTok di AS Akhirnya Resmi — Zhang Yiming Kembali Raih Kemenangan
Pada 23 Januari, TikTok secara resmi mengumumkan skema operasional terbarunya. Dalam pengumuman ters...
Warganet Ramai Beri Ide “Rombak Total” Program Lima Berkah Alipay, Desak Afu Hadirkan “Berkah Sehat”
Dalam beberapa tahun terakhir, “mengumpulkan Lima Berkah” sudah setara dengan bikin pangsit dan mene...
Tesla Mempercepat Ekspansi Energi Surya, Berpotensi Mengerek Rantai Pasok China
(Austin, 9) Sumber pasar menyebutkan bahwa Tesla sedang mengevaluasi perluasan manufaktur sel surya ...
Setelah 7 Tahun, Eric Su Kembali dengan Single Baru “Mountain Mist”
(Kuala Lumpur, 23) Selepas tujuh tahun menyepi, pemuzik Xue Bing Jin kembali dengan single terbaharu...
Performa dominan! Victor Wembanyama mencatat double-double hanya dalam 8 menit dan mencapai 20+10 dalam 15 menit, sebelum menutup laga dengan 41 poin dan 16 rebound. Rekor demi rekor tercipta, dan peluang MVP semakin menguat!
(Beijing, 31 Maret) San Antonio Spurs meraih kemenangan besar atas Chicago Bulls dan memperpanjang r...