2026年9月10日

Guardiola Tak Berdaya: Perlakuan Hati-hati Tak Bisa Selamatkan Rodri, Sang Kandidat Ballon d’Or Terancam Jadi “Manusia Kaca”

Jika Pep Guardiola harus memilih antara memenangkan satu pertandingan atau menjaga Rodri tetap sehat...

Jika Pep Guardiola harus memilih antara memenangkan satu pertandingan atau menjaga Rodri tetap sehat, jawabannya jelas — Rodri. Gelandang asal Spanyol itu adalah jantung permainan Manchester City, dan pengaruhnya musim lalu benar-benar luar biasa. Namun, nasib kembali mempermainkannya — Rodri kembali tumbang karena cedera.

Dalam laga melawan Brentford, Rodri kembali cedera untuk kedua kalinya musim ini. Kabar baiknya, cedera kali ini tidak terlalu serius dan ia hanya butuh istirahat 2–3 minggu. Tapi yang paling dikhawatirkan fans adalah hal lain — apakah Rodri akan menjadi pemain yang rentan cedera, seperti “manusia kaca”?

Guardiola tak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya. “Kami sudah berusaha melindunginya, hanya memainkannya 60 hingga 65 menit per laga, tapi tetap saja cedera terjadi. Kami sudah melakukan segalanya,” ujarnya. Namun, dalam pertandingan penting seperti melawan Arsenal, Rodri tetap harus bermain penuh karena Guardiola tak punya pengganti sepadan.

Setelah pulih dari cedera ligamen parah musim lalu, Rodri memang kembali menunjukkan kelasnya. Tapi jadwal padat dan kerasnya Premier League membuat tubuhnya sulit beradaptasi sepenuhnya. Kini Manchester City khawatir jika cedera kecil ini terus berulang, karier Rodri dan ambisi klub bisa terancam.

Rodri pun sudah resmi mundur dari skuad timnas Spanyol untuk fokus pemulihan. Sementara itu, meski City telah mendatangkan beberapa gelandang baru, belum ada yang mampu menggantikan dominasi Rodri di lini tengah. Guardiola pun kembali dihadapkan pada dilema yang sama — bagaimana menjaga tim tetap kuat tanpa sosok andalannya?

接著讀

Alexander Lampaui Rekor Durant, Tapi Gagal di Kuarter Akhir, Thunder Tertinggal 1–2

Di Gim 3 Final NBA 2025, Shai Gilgeous-Alexander tampil di bawah tekanan ketat dari Indiana Pacers. Ia mencetak 24 poin, 8 rebound, 4 assist, dan 3 blok, namun juga melakukan 6 turnover dan hanya mencetak 3 poin di kuarter keempat. Kekalahan ini membuat Thunder tertinggal 1–2. Meski begitu, Shai mencetak sejarah dengan melampaui rekor poin playoff satu musim milik Kevin Durant dengan total 572 poin.

455 天前