2026年9月10日

Labubu Anjlok dari Rp1.478 ke Rp629—Para Calo Merugi Besar dan Mulai Hentikan Pembelian

Beijing News – Shell Finance (Reporter: Yu Jinmin) melaporkan bahwa pada 30 Desember, topik “Pop Mar...

Beijing News – Shell Finance (Reporter: Yu Jinmin) melaporkan bahwa pada 30 Desember, topik “Pop Mart mulai cuci gudang diskon 50%” ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial.

Saat reporter Shell Finance mengecek aplikasi Dewu, terlihat bahwa Labubu 3.0 seri “Frontline High Energy” versi boxed set—yang sebelumnya sangat sulit didapat—mulai turun harga sejak 19 Desember dan terus melemah. Pada 30 Desember, harga transaksi tercatat 629 yuan, sementara harga resmi produk tersebut adalah 594 yuan. Padahal, pada musim panas tahun ini, boxed set yang sama sempat melonjak hingga 1.478 yuan.

Tren pendinginan juga terlihat pada Labubu versi mini dari seri THE MONSTERS “Inner Code”. Saat pertama dirilis pada akhir Agustus, seri ini sempat memicu gelombang rebutan, dengan sebagian kolektor menunggu hingga dini hari, sementara banyak platform e-commerce dan toko offline mengalami stok kosong. Kini, rata-rata harga tiga hari terakhir untuk seri tersebut tercatat turun 10%.

Perubahan ini bukan kasus tunggal. Di platform Xianyu, reporter Shell Finance menemukan bahwa beberapa item tunggal dari seri Labubu “Sit-Sit Party” (vinyl plush)—yang harga awalnya 99 yuan—bahkan sudah jatuh di bawah harga ritel, dengan penawaran terendah sekitar 82 yuan.

Di berbagai platform jual-beli barang bekas, jumlah listing Labubu terlihat meningkat signifikan, namun harga transaksi bergerak turun secara bersamaan. Pada malam 24 Desember, reporter Shell Finance juga mengunjungi toko Pop Mart di Beijing Wukesong Huaxi dan melihat bahwa seri Labubu 3.0 “Frontline High Energy” serta THE MONSTERS “Inner Code” sudah bisa dibeli tanpa reservasi—cukup antre langsung di tempat. Ini mengindikasikan bahwa antusiasme pasar terhadap koleksi Pop Mart mulai mereda.

Selain itu, reporter Shell Finance juga melihat di media sosial seperti Xiaohongshu adanya unggahan dari sejumlah “calo” yang menyatakan “sementara menghentikan pembelian seri Labubu.” Seorang pembeli lama di Shanghai bernama Li Huan mengatakan kepada Shell Finance, “Saya rugi besar. Barang yang dulu saya borong saja belum habis terjual, sekarang harganya turun sedalam ini—saya jadi tidak berani lanjut beli.”

接著讀