2026年9月10日

Kebakaran bar di Swiss saat pesta Tahun Baru: sekitar 40 tewas, lebih dari 100 luka-luka

(Bern, 2 Jan) Kepolisian Swiss pada Kamis menyatakan kebakaran besar melanda sebuah bar yang penuh s...

(Bern, 2 Jan) Kepolisian Swiss pada Kamis menyatakan kebakaran besar melanda sebuah bar yang penuh sesak di kota resor ski mewah Crans-Montana, Kanton Valais, pada dini hari Tahun Baru. Peristiwa itu menewaskan sekitar 40 orang dan melukai lebih dari 100 orang, dengan banyak korban berada dalam kondisi serius.

Saksi mata menggambarkan suasana panik: orang-orang berusaha kabur, sebagian mencoba memecahkan jendela, sementara sejumlah korban yang terluka berhasil keluar ke jalan. Polisi, pemadam kebakaran, dan tim penyelamat segera dikerahkan ke lokasi. Crans-Montana merupakan destinasi wisata musim dingin populer dan dijadwalkan menjadi tuan rumah ajang Ski World Cup pada 30 Januari.

Kepala Polisi Valais, Gisler, mengatakan data awal menunjukkan sekitar 40 orang meninggal dan kira-kira 115 orang terluka. Pada Kamis malam, sekitar 400 orang berkumpul di gereja Crans-Montana untuk misa doa bagi para korban. Di saat yang sama, pemerintah di Bern mengumumkan bendera setengah tiang selama lima hari. Presiden Swiss yang baru dilantik, Guy Parmelin, menyebut kejadian ini sebagai bencana yang belum pernah terjadi dan sangat mengejutkan, serta termasuk salah satu tragedi terburuk di negara itu.

Seorang saksi berusia 18 tahun, Lagg, mengatakan kepada penyiar publik Swiss RTS bahwa ia dan teman-temannya melihat asap tebal dan api dari bar Le Constellation lalu menghubungi polisi. Ia mengaku melihat orang-orang berlari menyelamatkan diri dan ada yang memakai kursi untuk memecahkan jendela. Dua perempuan muda asal Prancis juga mengatakan mereka berhasil keluar tak lama setelah kebakaran mulai terjadi; mereka mengingat sempat melihat botol sampanye dengan lilin menyala yang diangkat dekat langit-langit, lalu langit-langit terbakar—namun detail ini masih menunggu verifikasi penyelidikan.

Penyebab kebakaran masih diselidiki, tetapi pihak berwenang menegaskan sejauh ini tidak mengarah pada “serangan”. Rumah sakit di Valais dilaporkan kewalahan sehingga korban dipindahkan ke fasilitas lain di berbagai kota Swiss; negara tetangga juga menawarkan bantuan. Sejumlah korban disebut dirujuk ke Zurich dan Lausanne yang memiliki layanan khusus luka bakar, sementara sebagian lainnya ke Jenewa. Uni Eropa menyatakan sudah menghubungi otoritas Swiss untuk membahas bantuan medis, dan Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan beberapa korban dirawat di Prancis.

Otoritas Swiss juga sedang melakukan identifikasi korban, dan memperingatkan prosesnya bisa memakan waktu beberapa hari hingga beberapa minggu. Karena Crans-Montana ramai wisatawan internasional, polisi menyebut korban berasal dari berbagai negara. Menlu Italia menyebut ada warga Italia yang terluka dan hilang, sementara Kementerian Luar Negeri Prancis melaporkan setidaknya ada warga Prancis yang terluka.

Terkait isu ledakan, laporan awal sempat menyebut ledakan mungkin memicu kebakaran. Namun Jaksa Utama Valais, Piloud, mengatakan temuan awal menunjukkan kebakaranlah yang memicu ledakan, serta menegaskan tidak ada kaitan dengan terorisme. Setelah kejadian, warga meletakkan bunga dan menyalakan lilin di dekat lokasi sebagai bentuk duka.

接著讀

Naik 13 Kali Lipat dalam Setahun: Kotak Misteri Pop Mart Terjual Rp2,4 Miliar, Kenapa Bisa Sebegitu Populer?

IP mainan misteri Pop Mart, LABUBU, baru saja dilelang seharga 1,08 juta yuan, memecahkan rekor di dunia koleksi. Edisi terbatas “satu-satunya di dunia” ini, ditambah dengan budaya konsumsi emosional anak muda dan kekuatan komunitas penggemar, mendorong popularitas Pop Mart. Dalam satu tahun, harga sahamnya melonjak 13 kali lipat, dan pendirinya, Wang Ning, kini masuk daftar 10 orang terkaya di Tiongkok serta menjadi orang terkaya di Provinsi Henan.

451 天前

“Lihat Saja Besok Terjadi Apa”: Trump Isyaratkan Paket Bantuan Senjata Baru untuk Ukraina Didukung NATO

Presiden AS Donald Trump diperkirakan akan mengumumkan rencana bantuan militer baru untuk Ukraina pada 14 Juli, yang kemungkinan mencakup senjata ofensif dan sistem pertahanan udara Patriot. Ia menyatakan bahwa perlengkapan ini akan disalurkan melalui NATO dan seluruh biaya akan ditanggung oleh negara-negara anggota aliansi. Sikap Trump terhadap Rusia juga berubah drastis belakangan ini—dari negosiasi menuju tekanan terbuka.

423 天前