2026年9月10日

Mulai RMB 89.800: Jarak Tempuh Listrik Murni 210 km! Keluarga BYD Qin Resmi Disegarkan—“Raja Persaingan Sedan Keluarga” Kini Hadir Lagi

Pada malam 8 Januari, BYD resmi menghadirkan pembaruan besar untuk keluarga Qin. Tim Ray Technology ...

Pada malam 8 Januari, BYD resmi menghadirkan pembaruan besar untuk keluarga Qin. Tim Ray Technology / Diànchētōng juga diundang untuk menghadiri peluncuran ini, dan sejak awal hingga akhir kami merasakan atmosfer sebuah “pesta teknologi yang to the point”—tanpa basa-basi, namun tetap berfokus pada manfaat nyata untuk pengguna.

Inti pesan acara kali ini sangat jelas: memperpanjang jarak tempuh listrik murni dan menurunkan biaya penggunaan harian. Baik BYD Qin PLUS DM-i model tahun 2026 maupun Qin L DM-i kini mendapatkan varian jarak jauh, dengan kapasitas baterai meningkat menjadi 25,28 kWh. Hasilnya, jarak tempuh listrik murni (CLTC) melonjak hingga 210 km.

Dari sisi harga, kedua model tetap mempertahankan “DNA” Qin yang dikenal ramah di kantong. Strategi value-for-money ini kembali ditegaskan, membuat Qin tetap berada di posisi kompetitif untuk segmen sedan keluarga.

Sebagai juara sedan keluarga dengan total penjualan kumulatif melampaui 2,7 juta unit, penambahan varian jarak jauh ini—dalam pandangan Diànchētōng—ibarat menambah bahan bakar ke api yang sudah menyala besar. Apalagi saat infrastruktur pengisian daya semakin membaik, semakin banyak pemilik PHEV yang ingin lebih sering berkendara dalam mode listrik murni.

Memang, sistem hybrid membantu menghapus “kecemasan jarak tempuh”. Namun di kota-kota dengan akses pengisian yang mudah, berkendara dengan listrik murni jauh lebih hemat. Dengan jarak 210 km, pengguna komuter pada umumnya bisa menurunkan frekuensi pengisian menjadi sekitar seminggu sekali—praktis, ekonomis, dan terasa langsung dalam rutinitas harian.

Bukan cuma itu. Dua model PHEV ini juga mencatat konsumsi BBM saat kondisi baterai minim yang sangat rendah: 2,79 L/100 km (NEDC), dengan jarak tempuh kombinasi hingga 2.110 km. Di lokasi acara, Lu Tian, General Manager Divisi Penjualan BYD Dynasty Network, bahkan memberikan ilustrasi biaya yang mudah dipahami: sebuah keluarga beranggotakan empat orang menggunakan Qin L DM-i untuk perjalanan pulang-pergi Shenzhen–Wuhan hanya menghabiskan sekitar 400 yuan, sementara biaya pulang-pergi naik kereta cepat bisa mencapai 4.000 yuan.

Perbandingan ini membuat keunggulan ekonomi Qin untuk perjalanan keluarga terasa semakin nyata—terutama bagi rumah tangga yang menghargai fleksibilitas, kenyamanan, dan kontrol biaya.

Selain peningkatan jarak tempuh dan efisiensi, dua model baru ini juga mendapat upgrade fitur yang lebih terarah.

Untuk BYD Qin L DM-i model 2026, sistem DiSus-C (kontrol peredaman pintar) beserta fitur “preview” tetap tersedia, membantu menghadirkan kendali yang lebih stabil dan rasa berkendara yang lebih percaya diri. Dari sisi keselamatan, mobil ini dilengkapi W-HUD (head-up display) serta airbag sisi jauh untuk penumpang depan yang diklaim unik di kelasnya. Menariknya lagi, BYD juga memberikan TBC (stabilitas saat ban pecah di kecepatan tinggi) sebagai fitur bonus, menegaskan fokus pada keselamatan aktif.

Sisi “smart comfort” juga menjadi sorotan. BYD menggandeng Goodbaby dan Breo, sehingga pengguna dapat mengontrol perangkat ekosistem yang kompatibel melalui layar tengah maupun asisten suara—mulai dari kursi keselamatan anak pintar Goodbaby, alat pijat leher Breo, hingga perangkat penutup mata pintar. Untuk mobil keluarga, peningkatan kenyamanan seperti ini terasa relevan dan lebih “terpakai” dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Qin PLUS DM-i yang dibanderol di bawah 100.000 yuan juga mendapatkan penurunan teknologi pintar secara besar-besaran. Sistem bantuan berkendara “God’s Eye C” (DiPilot 100)—yang mencakup navigasi di jalan cepat, bantuan jelajah lajur, hingga parkir pintar multi-skenario—kini hadir di sedan kompak NEV ini. Ditambah lagi, versi kokpit pintar DiLink 100 yang lebih tinggi, dengan fitur seperti konektivitas ponsel-mobil, karaoke tanpa mikrofon, dan pusat gim, juga sudah tersedia.

Mungkin bagi banyak orang, alasan Qin bisa menarik begitu banyak pengguna adalah karena “murah”. Namun bagi Diànchētōng, pandangan itu belum lengkap. Kesuksesan Qin bukan semata soal harga, melainkan karena BYD konsisten menargetkan dan menyelesaikan titik sakit pengguna dengan cepat dan presisi.

Saat konsumen menginginkan pengalaman berkendara yang lebih hemat tanpa rasa cemas soal jarak tempuh, BYD mengembangkan teknologi DM generasi kelima dan pertama kali memasangnya pada Qin L—yang kemudian langsung meledak sejak peluncuran. Ketika BYD melihat kebutuhan keluarga terhadap fitur seperti boks pendingin/pemanas, fitur itu pun segera diturunkan ke model yang lebih mainstream.

Kini, ketika konsumen berharap PHEV punya jarak tempuh listrik murni yang lebih jauh, BYD menjawabnya lewat keluarga Qin dengan 210 km listrik murni, sekaligus mulai membawa perangkat ekosistem pintar yang meningkatkan kenyamanan ke lini Qin. Fokus yang konsisten pada kebutuhan pengguna inilah yang menjadi “rahasia” Qin terus laris.

Tahun 2026 baru saja dimulai. Sebagai salah satu pilar penjualan utama BYD, perjalanan evolusi keluarga Qin jelas belum akan berhenti di sini. Saat “babak kedua” era kecerdasan kendaraan semakin terbuka lebar, kita punya alasan kuat untuk percaya bahwa Qin akan terus mengusung semangat “teknologi untuk semua”—dan membuktikan bahwa sedan nasional sejati bukan hanya soal harga yang bersahabat, tetapi juga kualitas dan kemampuan yang terasa naik kelas.

接著讀