3-1! Juara AFCON 7 kali nyaris terpeleset, namun Salah menebusnya lewat gol lob di babak tambahan waktu, lolos ke perempat final dan menunggu sang juara bertahan.
Pada 6 Januari (waktu Beijing), Mesir yang berada di peringkat dunia ke-35 mendapat perlawanan sanga...
Pada 6 Januari (waktu Beijing), Mesir yang berada di peringkat dunia ke-35 mendapat perlawanan sangat keras dari kuda hitam Benin di babak 16 besar Piala Afrika. Laga berakhir 1–1 di waktu normal, sebelum Mesir mencetak dua gol di extra time dan menang 3–1, lolos dengan susah payah ke perempat final.
Mesir lolos sebagai juara Grup B, sedangkan Benin—kuda hitam turnamen—melaju sebagai peringkat 3 Grup D. Di atas kertas Mesir lebih unggul, tetapi di lapangan Benin bertahan disiplin dan membuat pertandingan berjalan sangat ketat.
Menit ke-8, Mesir nyaris unggul lebih dulu: Salah memberi through pass yang sangat bagus, namun Marmoush gagal melewati kiper dalam situasi satu lawan satu. Menit ke-55, peluang emas lain terbuang ketika tembakan jarak dekat Rabia berhasil diblok.
Mesir akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-69. Hany mengirim cutback (umpan tarik), lalu Attia melepaskan tembakan melengkung yang masuk ke sudut gawang: 1–0. Namun Benin tetap bertarung. Menit ke-83, terjadi kemelut usai umpan silang; bola sempat ditepis El Shenawy, tetapi Dosu menyambar bola rebound untuk menyamakan skor menjadi 1–1.
Menit ke-88, Mesir kembali gagal mencetak gol kemenangan setelah tembakan Salah dapat diamankan. Laga pun berlanjut ke extra time.
Tujuh menit di extra time, Mesir unggul lagi: Attia mengirim bola ke kotak penalti, dan Ibrahim mencetak gol lewat sundulan yang melambung. Menit ke-124, Benin yang melakukan all-out attack justru terkena serangan balik. Salah melihat posisi kiper terlalu maju dan mencetak gol lewat chip dari luar kotak penalti, memastikan kemenangan 3–1.
Mesir pun lolos ke perempat final. Sebagai juara Piala Afrika 7 kali, mereka akan menunggu pemenang laga Pantai Gading vs Burkina Faso.
Hitung Mundur “KTT Trump-Putin”: Enam Poin Penting dari Pertemuan di Alaska
Pada 15 Agustus, Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin akan bertemu di Alaska —...
XPeng G7 SUV Super Range-Extended Debut, Jangkauan Gabungan Terpanjang Dunia 1.704 km
Pada 30 Desember, Ketua XPeng He Xiaopeng secara resmi meluncurkan G7 Super Range-Extended SUV, SUV ...
Standar Nasional Baru Menimbulkan “Tumbuh Sakit” dan Gelombang Persaingan Baru untuk Sepeda Listrik Dua Roda
Pada 1 Desember, Standar Teknis Keselamatan Sepeda Listrik versi revisi (GB17761-2024) resmi berlaku...
Prancis Akan Menghentikan Penggunaan Microsoft Teams, Beralih Sepenuhnya ke Platform Video Dalam Negeri Visio
Dilaporkan pada 27 Januari, selama pandemi COVID-19, alat konferensi video menjadi penopang utama ba...
Hampir setahun sejak wafatnya Barbie Hsu, Koo Jun-yup menyiapkan patung memorial secara langsung, dijadwalkan diresmikan pada hari peringatan wafatnya
(Taipei, 29 Januari) Aktris Taiwan Barbie Hsu (Xu Xiyuan) atau yang dikenal sebagai “Da S” meninggal...
Petinggi Tenis Meja Jerman: Tim Putra Tiongkok Alami Masa Transisi, Fan Zhendong Masih Tak Tergantikan
Pada 30 Januari, jajaran petinggi tenis meja Jerman membahas kondisi terkini tim nasional Tiongkok d...
Para Pendukung Awal AI Justru Kehilangan Pekerjaan
Sebuah berita baru-baru ini menunjukkan realitas ironis era AI. Pada 25 Januari, klub Liga Premier R...
Semifinal Perdana Piala CBA: Shanghai vs Shandong — Lofton Catat 31 Poin, 7 Rebound, 11 Assist, dan Lengkapi “Sapu Bersih” Tiga Kemenangan atas Guangdong
Pada 6 Februari (waktu Beijing), perempat final CBA Club Cup menghadirkan duel berintensitas tinggi ...
Trump Blokir Anthropic, Gegerkan Silicon Valley, OpenAI Tunjukkan Dukungan Langka
Peristiwa apa yang bisa membuat OpenAI dan Anthropic, pesaing sengit, berdiri di sisi yang sama? Jum...
Produser Malaysia Hii Kang Wen Dianugerahi Gelar Honorary Fellow oleh Lincoln University College
KUALA LUMPUR, 26 Juli — Pendiri bersama sekaligus produser Le Vision Pictures, Hsu Kang Wen, dianuge...