2026年9月10日

3-1! Juara AFCON 7 kali nyaris terpeleset, namun Salah menebusnya lewat gol lob di babak tambahan waktu, lolos ke perempat final dan menunggu sang juara bertahan.

Pada 6 Januari (waktu Beijing), Mesir yang berada di peringkat dunia ke-35 mendapat perlawanan sanga...

Pada 6 Januari (waktu Beijing), Mesir yang berada di peringkat dunia ke-35 mendapat perlawanan sangat keras dari kuda hitam Benin di babak 16 besar Piala Afrika. Laga berakhir 1–1 di waktu normal, sebelum Mesir mencetak dua gol di extra time dan menang 3–1, lolos dengan susah payah ke perempat final.

Mesir lolos sebagai juara Grup B, sedangkan Benin—kuda hitam turnamen—melaju sebagai peringkat 3 Grup D. Di atas kertas Mesir lebih unggul, tetapi di lapangan Benin bertahan disiplin dan membuat pertandingan berjalan sangat ketat.

Menit ke-8, Mesir nyaris unggul lebih dulu: Salah memberi through pass yang sangat bagus, namun Marmoush gagal melewati kiper dalam situasi satu lawan satu. Menit ke-55, peluang emas lain terbuang ketika tembakan jarak dekat Rabia berhasil diblok.

Mesir akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-69. Hany mengirim cutback (umpan tarik), lalu Attia melepaskan tembakan melengkung yang masuk ke sudut gawang: 1–0. Namun Benin tetap bertarung. Menit ke-83, terjadi kemelut usai umpan silang; bola sempat ditepis El Shenawy, tetapi Dosu menyambar bola rebound untuk menyamakan skor menjadi 1–1.

Menit ke-88, Mesir kembali gagal mencetak gol kemenangan setelah tembakan Salah dapat diamankan. Laga pun berlanjut ke extra time.

Tujuh menit di extra time, Mesir unggul lagi: Attia mengirim bola ke kotak penalti, dan Ibrahim mencetak gol lewat sundulan yang melambung. Menit ke-124, Benin yang melakukan all-out attack justru terkena serangan balik. Salah melihat posisi kiper terlalu maju dan mencetak gol lewat chip dari luar kotak penalti, memastikan kemenangan 3–1.

Mesir pun lolos ke perempat final. Sebagai juara Piala Afrika 7 kali, mereka akan menunggu pemenang laga Pantai Gading vs Burkina Faso.

接著讀