2026年9月10日

Clippers Dibantai Bulls: Collins Jadi Penutup Luka, Harden Kelelahan, Lini Dalam Hancur Total

Pada 21 Januari 2026, Los Angeles Clippers harus menerima kekalahan telak saat bertandang ke markas ...

Pada 21 Januari 2026, Los Angeles Clippers harus menerima kekalahan telak saat bertandang ke markas Chicago Bulls. Meski kuarter pertama berjalan cukup kompetitif, segalanya runtuh di kuarter kedua ketika pertahanan melemah dan serangan macet. Setelah tertinggal jauh, Clippers gagal bangkit di babak kedua dan akhirnya kalah tanpa perlawanan berarti.

John Collins menjadi satu-satunya titik terang bagi Clippers. Ia tampil sangat efisien dan sempat membawa tim mendekati skor lawan, membuka harapan comeback. Namun, keputusan Tyronn Lue menarik Collins di momen krusial justru memutus momentum. Tak berlebihan jika Collins disebut sebagai pemain terbaik Clippers di laga ini.

James Harden tampil di bawah standar. Ia hanya mencetak 9 tembakan dari 25 percobaan dengan 6 turnover. Faktor kelelahan sangat terlihat, terutama di sisi pertahanan. Setelah tampil eksplosif di laga sebelumnya, jadwal back-to-back jelas berdampak besar pada performanya.

Penurunan Harden turut menyeret Ivica Zubac. Tanpa suplai bola yang efektif, Zubac hanya mencetak 5 dari 12 tembakan. Lebih mengkhawatirkan lagi, ia mencatat nol pelanggaran, menunjukkan minimnya agresivitas dan kontribusi defensif—sebuah kelemahan fatal di paint area.

Situasi semakin buruk ketika Brook Lopez juga kehilangan arah, gagal mencetak poin (0/3) dan tidak mampu menopang pertahanan. Anehnya, Lue tetap enggan memainkan Niederhauser lebih lama, meski ia menunjukkan kemampuan melindungi ring di garbage time. Akibatnya, pertahanan dalam Clippers sepenuhnya dieksploitasi Bulls.

Selain Sanders yang masih cukup efisien, pemain lain kesulitan menemukan ritme. Pertandingan pun cepat berubah menjadi garbage time. Kekalahan ini mengakhiri enam kemenangan beruntun Clippers dan memperlihatkan banyak masalah mendasar yang tak bisa lagi diabaikan.

接著讀