2026年9月10日

Memasang Kamera di Earphone: Inovasi atau Sekadar Sensasi?

Pada 2025, pasar perangkat AI mulai menunjukkan dua kesepakatan besar. Pertama, kacamata AI telah me...

Pada 2025, pasar perangkat AI mulai menunjukkan dua kesepakatan besar.

Pertama, kacamata AI telah menjadi jalur yang sangat pasti. Ray-Ban Meta mencatat penjualan tahunan lebih dari 4 juta unit, sementara produsen Tiongkok seperti Xiaomi dan Quark telah melewati angka 100.000 unit. Bahkan, permintaan Meta untuk 2026 diperkirakan mencapai 10 juta unit.

Kedua, perusahaan Tiongkok Plaud muncul sebagai kuda hitam dengan lebih dari satu juta perangkat AI terjual di luar negeri.

Namun, apakah AI hardware hanya soal kacamata?

Eksperimen lain bermunculan: mainan AI, cincin AI, hingga cermin pintar. Yang paling menarik, OpenAI dikabarkan tengah mengembangkan earphone dengan kamera.

Lightwear AI dari Guangfan Technology di Tiongkok mengambil pendekatan ini—earphone open-ear dengan kamera kecil, dipadukan dengan smartwatch, berfungsi sebagai asisten AI yang selalu aktif. Tanpa ponsel, pengguna bisa memesan transportasi, mengenali objek, hingga merencanakan perjalanan.

Tujuannya jelas: menjadi perangkat AI mandiri di era pasca-smartphone.

Namun, tantangannya besar. Sejarah AI hardware penuh kegagalan—dari Rabbit R1 hingga AI Pin. Produk sulit mencapai kematangan dan adopsi massal.

Kini, raksasa global seperti Meta, Google, OpenAI, dan ByteDance kembali bertarung untuk menemukan “momen iPhone” berikutnya.

Satu hal pasti:
kompetisi baru saja dimulai, dan pemenangnya belum ditentukan.

接著讀