2026年9月10日

Ada apa ini? Bintang utama tim tampil mengecewakan, hanya memasukkan 3 dari 12 tembakan dengan plus-minus -29, membuat netizen berkomentar: kamu baru 25 tahun

Secara objektif, Shanghai bahkan tidak perlu tampil maksimal—dengan sekitar 60% kekuatan saja, merek...

Secara objektif, Shanghai bahkan tidak perlu tampil maksimal—dengan sekitar 60% kekuatan saja, mereka sudah cukup untuk mengalahkan Jilin. Tim Shanghai saat ini menunjukkan dominasi yang sangat kuat di liga.

Sepanjang pertandingan, Jilin yang dikenal sebagai “pembunuh raksasa” justru tampil tidak berdaya. Serangan mereka terlalu bergantung pada pemain asing, sementara pertahanan terlihat rapuh, membuat Shanghai mengontrol jalannya pertandingan dengan mudah.

Di awal laga, kedua tim sama-sama kurang efektif dari luar garis. Pemain Shanghai, Lofton, sempat meluapkan emosi saat ditarik keluar dan langsung ditegur oleh pelatih Lu Wei serta dibangku cadangkan. Namun, momen ini justru memicu kebangkitan tim, dengan Shanghai mencetak run 8-0 untuk memimpin.

Pada kuarter kedua, Hassan Whiteside mendominasi area dalam, sementara Li Tianrong mencetak dua tembakan tiga angka beruntun, memperlebar selisih poin menjadi dua digit. Jilin sendiri kesulitan mencetak angka dan hanya mengandalkan pemain asing, tertinggal 13 poin saat turun minum.

Memasuki babak kedua, performa Jilin tidak kunjung membaik. Shanghai, dipimpin oleh Goodwin, terus memperbesar keunggulan. Di kuarter terakhir, pertandingan praktis sudah berakhir, dengan Shanghai menang telak 110-89—meraih 14 kemenangan beruntun dan membuat Jilin menelan tiga kekalahan berturut-turut.

Sorotan utama tertuju pada performa buruk bintang Jilin, Jiang Weize. Ia hanya mencetak 10 poin dari 12 percobaan (3 masuk), dengan kontribusi minim dan nilai +/- terburuk di laga (-29). Ia kesulitan menghadapi tekanan pertahanan dan gagal membawa tim keluar dari situasi sulit.

Para penggemar pun mengungkapkan kekecewaan mereka, mempertanyakan konsistensinya di pertandingan besar.

Kini, setelah tiga kekalahan beruntun, Jilin turun ke peringkat 14 klasemen. Jika Jiang tidak segera menemukan kembali performanya, peluang tim untuk lolos ke playoff akan semakin tipis.

接著讀