Sony Bersatu dengan TCL: Era Emas Elektronik Jepang Berakhir
TV Sony seharga lebih dari 10.000 yuan pernah menjadi simbol status dan kualitas bagi rumah tangga C...
TV Sony seharga lebih dari 10.000 yuan pernah menjadi simbol status dan kualitas bagi rumah tangga China. Kini, raksasa Jepang tersebut menyerahkan bisnis hiburan rumah tangga kepada perusahaan China—TCL.
Pada 20 Januari 2026, TCL Electronics mengumumkan di Bursa Hong Kong bahwa mereka menandatangani nota kesepahaman dengan Sony untuk membentuk perusahaan patungan. Perusahaan baru ini akan menjalankan bisnis TV dan audio rumah secara global dalam model terpadu. Dengan kepemilikan TCL 51% dan Sony 49%, nasib TV Sony yang legendaris kini berada di tangan perusahaan China.
Kebangkitan dan Kemunduran Sony
Pada 1980-an dan 1990-an, merek TV Jepang seperti Sony, Panasonic, Toshiba, dan Sharp mendominasi pasar China. Teknologi Trinitron Sony menjadi standar kualitas gambar, dan TV 29 inci dengan harga di atas 10.000 yuan sangat diminati. Label “Made in Japan” menciptakan premium yang bertahan lama, memberikan loyalitas merek selama lebih dari satu dekade.
Namun, awal 2000-an, merek lokal China seperti TCL, Hisense, dan Changhong mulai bangkit, memanfaatkan biaya rendah untuk merebut pangsa pasar. Pada 2010-an, penyebaran smartphone dan tablet melemahkan peran TV di hiburan rumah. Sony yang tetap mempertahankan posisi premium mulai kehilangan relevansi di pasar, diperparah oleh keluhan konsumen tentang keandalan produk.
Kolaborasi Strategis: TCL dan Sony
Joint venture ini memadukan “efisiensi China” dengan ekosistem warisan Sony. Sony menyumbang reputasi merek dan teknologi, sementara TCL menyediakan manufaktur efisien, kontrol biaya, dan distribusi global. Dengan kepemilikan 51%, TCL memegang kendali strategis atas seluruh rantai nilai mulai dari desain produk hingga penjualan global.
Sony mempertahankan 49% untuk tetap terlibat dan memanfaatkan keunggulan biaya dan rantai pasok TCL, sementara TCL mengamankan kendali sekaligus mengakses teknologi dan merek Sony. Kolaborasi ini menandai pergeseran kekuatan signifikan di industri elektronik konsumen global—merek legasi Jepang kini bergantung pada perusahaan China untuk bertahan di pasar.
Kebangkitan Manufaktur China
Sejak perang harga TV “Black March” 1996, merek China menantang dominasi asing. Hisense mengembangkan chip “Xinchip” milik sendiri, dan TCL berinvestasi di lini panel LCD CSOT, menguasai teknologi inti. Pada 2025, merek China memimpin pasar TV global: TCL, Hisense, dan Xiaomi menguasai 31,3% pengiriman global, mengungguli Samsung dan LG di 28,4%.
Inovasi teknologi dan respons pasar membuat perusahaan China naik dari “pengikut harga” menjadi pemimpin teknologi global. Kemitraan Sony-TCL adalah bab terbaru dari pergantian kekuatan industri ini.
Mengapa Setién Belum Dipecat? Media: Kandidat Baru Tak Memuaskan, Musim Masih Punya Dua Target
Setelah menelan tiga kekalahan beruntun di Liga Super Tiongkok, Beijing Guoan praktis keluar dari pe...
Arsenal Puncaki Klasemen! Kedalaman Skuad Mengagumkan, Sementara Perombakan Liverpool Belum Membuahkan Hasil
Sabtu malam yang membara di London Utara — warna merah dan putih memenuhi jalanan. Setelah Arsenal m...
Celana “Curved” yang Lagi Viral Musim Ini!
Di jalanan musim gugur, angin bertiup lembut, ujung celana bergoyang ringan membentuk lengkungan ind...
Spanyol dan Swiss lolos ke putaran final Piala Dunia setelah bermain imbang, sementara Belgia melaju dengan kemenangan telak tujuh gol.
Spanyol, Belgia, dan Swiss memastikan tiket mereka ke putaran final Piala Dunia tahun depan setelah ...
[Kebakaran Level 5 di Hong Kong Hung Fuk Court] Yang Mi menunda pengumuman resmi kerja sama Prada; sejumlah acara besar selebriti Tiongkok dibatalkan sementara.
(Beijing, 28) Kebakaran besar level 5 terjadi di Hung Fuk Court, Tai Po, Hong Kong pada tanggal 26, ...
Di Akhir 2025, Saya Menghidupkan Kembali Sebuah BlackBerry Q25
Catatan Editor: Kami secara berkala memilih artikel berkualitas dari Matrix untuk menampilkan pengal...
Render Resmi Honor Power2 Dirilis: Desain Cold-Carving Terpadu, Meluncur 5 Januari
Pada 29 Desember, Honor secara resmi merilis gambar tampilan Honor Power2 melalui akun Weibo resminy...
YouTube Luncurkan Tiga Langkah Utama untuk Bantu Anak Muda “Lepas Kecanduan” Video Pendek
(San Bruno, 16 Februari) Video pendek selama ini sering dikritik oleh orang tua dan pakar karena din...
Kabar Campur Aduk untuk Lakers: Reaves Berpotensi Kembali, Doncic Cedera Pergelangan Kaki Kiri
Pada 30 Januari, Lakers memperbarui laporan cedera menjelang pertandingan besok melawan Wizards. Aus...
BYD Kapitalisasi Pasar Susut 237,3 Miliar Yuan — Apa Artinya?
(Beijing, 6 Feb) Investor terus menjual saham BYD sepanjang pekan ini, mencerminkan penilaian ulang ...
Pemotongan Gaji 55%! PSG Hemat Anggaran Tanpa Mengorbankan Gelar—Era Gaji Fantastis ala Mbappé Resmi Jadi Sejarah
Pada 7 Februari (waktu Beijing), media Prancis Le Parisien melaporkan bahwa Paris Saint-Germain (PSG...