2026年9月10日

Donasi 20 juta dari Faye Wong belum selamatkan keadaan, rumah sakit milik Li Yapeng terancam tutup

(Beijing, 21 Januari) Rumah Sakit Anak Yanran Angel di Beijing—yang terkait dengan inisiatif penyany...

(Beijing, 21 Januari) Rumah Sakit Anak Yanran Angel di Beijing—yang terkait dengan inisiatif penyanyi Faye Wong dan mantan suaminya, Li Yapeng—kini menjadi sorotan setelah terseret isu tunggakan sewa. Rumah sakit tersebut dilaporkan menunggak sewa, biaya pengelolaan properti, serta pengeluaran lain hingga lebih dari RMB 1,1 miliar? (catatan: sesuai naskah sumber, total disebut RMB 110 juta), dan telah diputus pengadilan untuk mengosongkan lokasi, sehingga memicu kekhawatiran akan pengusiran hingga penutupan.

Didirikan pada 2012, rumah sakit ini dikenal sebagai fasilitas nirlaba yang berfokus pada penanganan bibir sumbing dan langit-langit sumbing. Li Yapeng pernah menyampaikan bahwa rumah sakit telah melakukan sekitar 11.000 operasi, melayani lebih dari 500.000 kunjungan pasien, serta memberikan pembiayaan penuh kepada sekitar 7.000 anak. Baru-baru ini, Li mengunggah video kunjungan berdurasi sekitar 30 menit untuk meninjau kembali perjalanan sosial selama 14 tahun, sembari mengungkapkan bahwa rumah sakit berpotensi “menjadi sejarah.”

Dalam video tersebut, Li menyebut kenaikan sewa—yang dikatakan naik hingga dua kali lipat—sebagai “pukulan terakhir” bagi rumah sakit nirlaba yang sudah kesulitan operasional. Setelah video beredar, sebagian warganet menilai pemilik gedung menaikkan sewa secara tidak adil dan memulai gerakan donasi. Hingga sore tanggal 16, dana donasi dilaporkan telah menembus RMB 10 juta. Akun resmi Yayasan Yanran Angel kemudian menyampaikan terima kasih dan menyebut target anggaran tahap ini sudah terpenuhi, sehingga sejumlah program penggalangan dana akan dihentikan sementara, dan kanal donasi akan dibuka kembali setelah proses pembaruan administrasi selesai.

Pemilik gedung membantah: bantuan berubah jadi “memelihara harimau”
Di sisi lain, pemilik gedung (Tn. Zhang) mengecam narasi video Li yang dinilai mengaburkan fakta dengan menyederhanakan “kembali ke harga pasar” sebagai penyebab utama krisis. Ia mengaku selama bertahun-tahun telah membantu dengan niat baik, namun situasi akhirnya berubah menjadi “memelihara harimau yang berbalik menyerang.”

Asisten pemilik gedung menyatakan sejak awal rumah sakit mendapat “sewa amal” sekitar 50% di bawah harga pasar. Saat perpanjangan kontrak 2019, sewa disesuaikan dari sekitar RMB 5 juta menjadi RMB 10 juta per tahun—disebut sebagai berakhirnya keringanan jangka panjang, bukan kenaikan mendadak. Ia juga mengklaim pada masa pandemi pemilik gedung menurunkan sewa bulanan menjadi sekitar RMB 800.000 dan menanggung biaya pengelolaan serta utilitas bersama, menegaskan pihak yang dirugikan karena sulit menagih sewa justru pemilik gedung.

Pihak pemilik gedung juga menyinggung bahwa Li menandatangani kontrak dengan tanggung jawab pribadi yang bersifat tak terbatas (joint and several), namun kini dinilai menggunakan narasi yang “abu-abu” untuk menggiring simpati publik. Mereka meminta Li menyampaikan permintaan maaf terbuka dan menyatakan tidak akan mengalah tanpa itu.

Faye Wong dituding tak peduli, lalu donasi anonim terungkap
Saat isu penutupan memanas, sebagian warganet mengkritik Faye Wong karena dianggap tidak lagi terlibat setelah bercerai dan tidak membantu saat krisis dana. Namun belakangan muncul informasi bahwa Wong selama 2013–2023 diduga berdonasi secara anonim kepada Yayasan Yanran Angel dengan total RMB 32,68 juta, yang baru terungkap setelah reformasi transparansi keuangan pada 2023.

Laporan juga menyinggung hubungan dekat Li dengan Dou Jingtong (Leah Dou), putri Wong dari pernikahan sebelumnya. Di tengah sorotan soal utang dan tunggakan sewa, Dou muncul dalam livestream penjualan teh Li dan memanggilnya “Ayah,” yang disebut membuat penonton melonjak hingga 500.000 orang dan penjualan dua jam melampaui RMB 5 juta, sekaligus membantu menghabiskan stok dalam jumlah besar.

接著讀