2026年9月10日

Ruang live Deepal Auto disebut “mirip” Xiaomi? Deng Chenghao menanggapi santai: belajar dari Lei Jun itu tidak memalukan.

Gaya livestream Lei Jun jelas sudah jadi “contoh sukses” di industri otomotif Tiongkok—dan sekarang ...

Gaya livestream Lei Jun jelas sudah jadi “contoh sukses” di industri otomotif Tiongkok—dan sekarang mulai ditiru terang-terangan.

Dalam livestream Tahun Baru Deepal tadi malam, ada tamu yang langsung menyuarakan apa yang dipikirkan banyak orang: suasana, cara bicara, bahkan warna pakaian di studio terasa mirip banget dengan livestream Lei Jun. Yang mengejutkan, ketua Deepal Deng Chenghao tidak mengelak—dia mengaku langsung: benar, mereka memang belajar dari Lei Jun.

Alasannya sederhana. Deng mengatakan livestream Lei Jun itu “menular” dan mudah menarik perhatian, apalagi dua sesi setelah Tahun Baru. Karena itu ia meminta timnya meniru gaya yang lebih santai, seperti ngobrol dengan teman—ramah, jelas, tidak kaku.

Di tengah persaingan yang makin ketat, mengakui belajar dari kompetitor secara terbuka itu jarang. Tapi langkah ini masuk akal. Sekarang eksekutif turun livestream sudah biasa: semua latihan, semua kejar topik, semua cari viral. Bedanya, apakah livestream hanya ramai sesaat, atau benar-benar membantu orang memahami produk dan percaya.

Keunggulan Lei Jun belakangan adalah ia tidak cuma “tumpuk spesifikasi”, tapi pakai pendekatan berbasis skenario. Contohnya livestream bongkar mobil: bukan sekadar angka, tetapi menunjukkan langsung jawaban atas keraguan publik—termasuk demo desain redundansi saat kondisi listrik terputus. Buat orang awam, pendekatan “lihat langsung” jauh lebih meyakinkan daripada tabel spesifikasi.

Masalah Deepal selama ini bukan teknologinya lemah, tetapi cara menyampaikannya kurang kuat. Banyak livestream brand otomotif terdengar seperti kuliah teknik: pecinta mobil paham, tapi konsumen umum malah bingung. Kalau sekarang mereka pakai bahasa sederhana untuk menjelaskan hal penting—misalnya batas tanggung jawab pada L3—itu bisa membuat orang merasa lebih yakin.

Namun livestream bukan “kunci sakti” untuk menang. Livestream memang mendekatkan brand dengan pengguna, tapi kejujuran harus ditopang produk. Kalau omongan bagus tapi pengalaman produk mengecewakan, kepercayaan justru turun lebih cepat. Lei Jun berani bongkar mobil karena ia percaya produknya bisa lolos uji publik.

Bagi Deepal, meniru gaya hanyalah langkah awal. Tantangan sebenarnya: bisakah mereka konsisten membangun komunikasi yang jujur, dan membuktikannya lewat kualitas produk serta pengiriman dalam jangka panjang?

Kamu sering nonton livestream bos-bos mobil? Siapa “host Top 1” versi kamu?

接著讀

Pengadilan Banding AS Izinkan Tarif Era Trump Berlaku Sementara Selama Proses Hukum

Pada 10 Juni, Pengadilan Banding Federal AS memutuskan untuk menangguhkan perintah larangan dari Pengadilan Perdagangan Internasional (CIT), sehingga tarif era Trump tetap berlaku selama proses banding. Kasus ini dipandang sebagai ujian penting atas kewenangan presiden dalam menetapkan kebijakan perdagangan, dengan sidang percepatan dijadwalkan pada 31 Juli yang berpotensi berdampak besar terhadap kebijakan perdagangan AS-Tiongkok dan biaya domestik.

456 天前