Bos DeepMind memprediksi AGI akan hadir dalam 5–10 tahun ke depan.
Dalam wawancara terbaru dengan CNBC, CEO Google DeepMind, Demis Hassabis, secara terbuka membahas pe...
Dalam wawancara terbaru dengan CNBC, CEO Google DeepMind, Demis Hassabis, secara terbuka membahas peta persaingan AI global, dengan sorotan khusus pada kemajuan pesat China.
Menurut Hassabis, tim AI China kini hanya tertinggal “beberapa bulan” dari pemimpin global, bukan bertahun-tahun seperti anggapan lama. Perusahaan seperti DeepSeek dan Alibaba menunjukkan kekuatan luar biasa dalam efisiensi rekayasa, optimasi inferensi, dan pengendalian biaya. Begitu muncul metode baru, tim China sering kali mampu mereplikasi dengan sangat cepat, bahkan memperbaikinya di beberapa aspek.
Namun, ia juga menegaskan bahwa terobosan orisinal masih menjadi kelemahan utama. Inovasi paradigma seperti Transformer atau AlphaGo—yang benar-benar mengubah arah teknologi—belum muncul dari China. Tim China unggul dalam memaksimalkan jalur yang sudah ada, tetapi membangun jalur baru membutuhkan akumulasi riset jangka panjang dan keberanian bereksperimen.
Meski demikian, Hassabis melihat potensi besar. Ia percaya bahwa ketika optimasi teknis dan skala aplikasi mencapai titik ekstrem, perubahan kualitatif bisa muncul. Dengan pasar besar, umpan balik cepat, dan investasi berkelanjutan, China berpeluang menghasilkan inovasi yang mengubah permainan dari arah yang tak terduga.
Mengenai AGI, Hassabis menyoroti masalah “jagged intelligence”: model saat ini bisa sangat pintar di satu tugas, tetapi gagal di tugas lain yang membutuhkan pemahaman kausal dan penalaran kompleks. Scaling saja tidak cukup—dibutuhkan terobosan paradigma baru.
Ia optimistis secara hati-hati bahwa AGI mungkin terwujud dalam 5–10 tahun, sambil menekankan bahwa energi akan menjadi “mata uang kecerdasan.” Konsep world model—AI yang mampu mensimulasikan dunia dan memahami sebab-akibat—dipandang sebagai kunci menuju AGI.
DeepMind telah mulai mengeksplorasi pendekatan ini melalui proyek seperti Genie, Veo, dan simulasi robot. Di sisi aplikasi, Hassabis melihat masa depan pada AI di perangkat dan sistem fisik, di mana AI tidak hanya “berbicara”, tetapi benar-benar “bertindak”.
Kesimpulannya, China telah membuktikan diri layak duduk di meja utama AI global. Namun, masa depan jangka panjang akan ditentukan oleh siapa yang berani membuka wilayah baru—bukan hanya siapa yang paling cepat di jalur yang sudah ada。
Ketegangan Timur Tengah Meningkat: Houthi Ancam Kapal Terkait Israel, Hamas Sebut Bantuan Udara Hanya Kedok, PBB Peringatkan Krisis Gaza Memburuk
⚠️ Houthi Umumkan “Fase Keempat” Blokade Laut: Semua Kapal yang Terkait Israel Jadi TargetPada malam...
Genshin Impact Gagal Diluncurkan, miHoYo Jelaskan Kemungkinan Akibat Fitur AI Frame Generation NVIDIA
Genshin Impact Alami Kendala Peluncuran, miHoYo Beberkan Solusi dan Dugaan Penyebab 26 September – A...
Bagaimana Utang Wang Ziru Bisa Mencapai “Satu Tujuan Kecil”? Mampukah Thunderbird Menjadi Tanah yang Dijanjikan Baginya?
Mantan bintang besar di dunia teknologi sekaligus eks-eksekutif Gree Electric, Wang Ziru, kembali me...
Cristiano Ronaldo Tak Masuk 10 Besar! Media Asing Umumkan 100 Atlet Terhebat Sepanjang Masa — Bolt di Peringkat 5, Messi Kokoh di Tiga Besar
Media internasional Global Statistics merilis daftar 100 Atlet Terhebat Sepanjang Masa, mencakup leg...
Kampus mulai memakai AI untuk penerimaan mahasiswa—apakah proses seleksi akan berubah besar-besaran?
Dulu kita sering dengar perusahaan pakai AI untuk menyaring CV dan melakukan wawancara. Sekarang, AI...
Badan Pengawas Pasar Tiongkok Laporkan Kasus Power Bank Romoss: Mengabaikan Hak Konsumen, Pelanggaran Diberi Sanksi
Pada 27 Januari, Badan Pengawas Pasar Tiongkok (SAMR) mengadakan konferensi pers terkait sepuluh kas...
Pendiri MINISO Ye Guofu: Perusahaan Sedang Mengembangkan Robot Humanoid “YOYO”
Pada 30 Januari, MINISO menggelar “Konferensi Mitra Global 2026” di Guangzhou. Pendiri MINISO, Ye Gu...
Untuk tiga kuartal berturut-turut, laju kenaikannya tetap sama; PPI Malaysia naik 1% pada kuartal IV tahun lalu.
(Kuala Lumpur, 5 Februari)Departemen Statistik Malaysia melaporkan bahwa Indeks Harga Produsen (PPI)...
Menuju Pertarungan Penentu 2026: Saatnya Perusahaan Roket Swasta China “Menyerahkan Hasil”
Sejak November 2014, ketika Dewan Negara Tiongkok menerbitkan Pedoman tentang Inovasi Mekanisme Inve...
Ivey dicoret akibat pernyataan kontroversial! Mantan pelatihnya angkat bicara: cedera berkepanjangan telah memengaruhi kondisi mentalnya
NBA kembali dihebohkan oleh kontroversi setelah Jaden Ivey dilepas oleh Chicago Bulls akibat pernyat...
Manchester United F.C. mendapat saran transfer yang cukup kontroversial setelah FC Bayern Munich dikabarkan membuka kemungkinan penjualan pemain. Usulan untuk mendatangkan Harry Kane dinilai terlalu berisiko, bahkan disebut “bodoh”, sehingga memicu perdebatan luas.
Setelah Bayern Munich membuka kemungkinan menjual Harry Kane, spekulasi transfer kembali memanas. Ba...
Menjelang Ulang Tahun Ke-20 Girls' Generation, Yuri Umum Tinggalkan SM Entertainment
(Seoul, 1 Ogos) Anggota Girls' Generation, Yuri, mengumumkan bahawa beliau akan meninggalkan SM Ente...