2026年9月10日

Gagal membalikkan tren penurunan saham, gaji CEO Starbucks tahun lalu menyusut 68%.

(SEATTLE, 27) Raksasa jaringan kedai kopi asal Amerika Serikat, Starbucks, mengungkap dalam dokumen ...

(SEATTLE, 27) Raksasa jaringan kedai kopi asal Amerika Serikat, Starbucks, mengungkap dalam dokumen resmi bahwa total kompensasi CEO Brian Niccol turun tajam tahun lalu, merosot 68% menjadi US$31 juta (sekitar RM122,57 juta).

Berdasarkan dokumen tersebut, paket kompensasi Niccol mencakup bonus sebesar US$5 juta (sekitar RM19,676 juta) serta hampir US$20 juta (sekitar RM79,04 juta) dalam bentuk penghargaan saham. Sebagai perbandingan, kompensasinya pada 2024 mencapai US$96 juta (sekitar RM379,39 juta), termasuk lebih dari US$90 juta (sekitar RM355,68 juta) berupa penghargaan saham. Penghargaan saham dan insentif lainnya itu merupakan bagian dari paket perekrutan Starbucks untuk menarik Niccol pindah dari jaringan restoran makanan Meksiko Chipotle ke Starbucks.

Niccol mulai memimpin Starbucks pada September 2024. Namun, saham Starbucks turun 7,7% tahun lalu dan mencatat penurunan untuk tahun keempat berturut-turut, sehingga Niccol tidak memperoleh bonus berbasis kinerja.

接著讀