2026年9月10日

Belanja modal melonjak dua kali lipat; nilai pasar Alphabet seketika menyusut lebih dari 1 triliun.

(New York, 5 Februari)Alphabet, perusahaan induk Google, membukukan kinerja kuartal keempat tahun la...

(New York, 5 Februari)
Alphabet, perusahaan induk Google, membukukan kinerja kuartal keempat tahun lalu yang melampaui ekspektasi pasar. Laba per saham (EPS) tercatat US$2,82, lebih tinggi dari perkiraan analis US$2,65, serta mempertahankan laju pertumbuhan tahunan di atas 30%. Secara tahunan, EPS melonjak 31%, sedikit lebih rendah dibanding sekitar 35% pada kuartal sebelumnya.

Pendapatan Alphabet naik 18% (year-on-year) menjadi US$113,83 miliar, juga melampaui perkiraan analis US$111,43 miliar dan mencetak rekor tertinggi baru.

Di sisi lain, belanja riset dan pengembangan (R&D) melonjak 42% secara tahunan karena peningkatan investasi pada kecerdasan buatan (AI). Meski demikian, bahkan setelah memasukkan biaya satu kali terkait Waymo sebesar US$2,1 miliar, margin perusahaan tetap berada pada level tinggi, yaitu di atas 30%.

Sorotan pasar kemudian tertuju pada belanja modal (capex). Pada kuartal tersebut, capex Alphabet dilaporkan sebesar US$91,45 miliar, jauh di atas perkiraan pasar US$28,17 miliar. Perusahaan juga memproyeksikan capex tahun ini mencapai US$175–185 miliar—hampir dua kali lipat dibanding tahun lalu dan jauh lebih tinggi dari estimasi analis US$119,5 miliar—sehingga mengejutkan Wall Street.

Setelah laporan dirilis, saham Alphabet sempat turun hingga 7,5% dalam perdagangan setelah penutupan (after-hours) pada Rabu (4 Februari), dan nilai kapitalisasi pasar sempat berkurang sekitar US$350 miliar.

Kabar positif terbesar datang dari Google Cloud. Pendapatan unit ini melonjak 48% secara tahunan menjadi US$17,7 miliar, melampaui perkiraan pasar US$16,2 miliar. Kinerja tersebut didorong oleh lonjakan permintaan terhadap infrastruktur AI untuk korporasi, solusi perusahaan, serta produk inti platform Google Cloud.

Alphabet juga mengungkapkan bahwa pendapatan tahunan Google Cloud telah melampaui US$70 miliar pada akhir 2025.

接著讀