Malaysia Jadi Pilihan Utama Wisatawan Singapura; Pertumbuhan Belanja Tertinggi di Dua Wilayah
(Kuala Lumpur, 6 Feb) Data yang dirilis oleh perusahaan teknologi pembayaran global Visa menunjukkan...
(Kuala Lumpur, 6 Feb) Data yang dirilis oleh perusahaan teknologi pembayaran global Visa menunjukkan bahwa warga Singapura terus melakukan perjalanan secara luas di kawasan, sementara Malaysia kembali menjadi destinasi paling populer pada Desember tahun lalu.
Dalam pernyataannya, Visa menyebutkan bahwa selama puncak musim liburan akhir tahun, belanja kartu kredit warga Singapura di Malaysia naik 18% secara tahunan (year-on-year), didorong oleh peningkatan besar pada pengeluaran terkait perjalanan. Belanja di Kuala Lumpur dan Johor Bahru masing-masing meningkat 31% dan 17%, tetap menjadi dua kota teratas yang paling digemari wisatawan Singapura.
Sementara itu, Jepang menempati posisi kedua sebagai destinasi liburan akhir tahun, namun pertumbuhan belanjanya relatif kecil, hanya naik 5% secara tahunan. Thailand dan Korea Selatan tetap menjadi destinasi utama lainnya, masing-masing berada di peringkat ke-3 dan ke-4.
Data tersebut juga menyoroti pertumbuhan belanja yang kuat di destinasi baru yang semakin populer, termasuk Chiang Mai dan Chonburi di Thailand, serta Busan dan Pulau Jeju di Korea Selatan.
Selain itu, Visa mencatat bahwa popularitas Tiongkok sebagai destinasi wisata bagi warga Singapura terus meningkat, dengan peringkat naik delapan posisi ke urutan ke-5 tahun ini. Setelah mencatat pertumbuhan 86% tahun lalu, belanja warga Singapura di Tiongkok kembali melonjak hampir 80% secara tahunan, terutama didorong oleh pengeluaran kuat untuk akomodasi, barang ritel, dan pusat perbelanjaan/department store.
Sudirman Cup 2025, Daniel Lawan Rasa Sakit demi Indonesia Juara Grup
Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin membawa Indonesia menjadi juara Grup D Sudirman Cup 2025. Namun, Daniel bermain sambil menahan sakit di lututnya
Kenapa iPhone Lebih Tahan Lama Dibanding Android? Rahasia di Balik “Lab Ketahanan” Apple dan Nilai Jual Kembali 45% Lebih Tinggi
Mengapa begitu banyak orang tetap memilih iPhone meski harganya lebih mahal? Selain karena sistem yang lancar dan update perangkat lunak jangka panjang, daya tahan dan nilai jual kembali adalah alasan utama mengapa iPhone tetap bernilai seiring waktu. Laporan terbaru mengungkap salah satu fasilitas rahasia Apple di markas besarnya di Silicon Valley: Durability Lab (Laboratorium Ketahanan) — tempat di mana ketahanan iPhone ditempa.
Palantir Lebih Panas dari NVIDIA — Siapa yang Bisa Menyandinginya di China?
Sejak tahun 2023, Robin Li, CEO Baidu, terus menekankan satu pesan penting: ruang imajinasi dari apl...
Microsoft Menghasilkan $493,8 Juta dari OpenAI Tahun Lalu, $865,8 Juta pada Tiga Kuartal Pertama 2025
Pada 15 November, TechCrunch melaporkan bahwa setelah setahun transaksi panas dan rumor IPO, keuanga...
Hasil undian playoff Piala Dunia telah diumumkan. Italia berhasil terhindar dari dua lawan yang pernah membuat mereka tersingkir—Swedia dan Makedonia Utara—dan akan menghadapi Irlandia Utara pada laga pertama playoff.
Undian playoff Piala Dunia 2026 digelar pada Kamis (20 Nov) di Zurich. Italia berhasil menghindari d...
Apakah Saham Hong Kong Memasuki “Golden Bottom” Lagi?
Sejak awal Oktober, Hang Seng Tech Index turun sekitar 20%, namun dana selatan Tiongkok daratan dan ...
Aplikasi Pinjaman Diduga Rentenir Muncul di Apple Store, Sedang Diselidiki
Pada 28 Desember, dilaporkan bahwa seorang warga Chengde, Hebei, Tuan Gong, mengunduh aplikasi pinja...
Belum Banyak Mobil Terjual, Jia Yueting Kembali Mengumbar “Janji Besar” soal Robot
Pada 2021, saat Faraday Future (FF) resmi melantai di Nasdaq, Jia Yueting pernah mendefinisikan FF 9...
Volkswagen melakukan pemangkasan hingga level direksi, menyingkirkan sepertiga jajaran eksekutif, sekaligus menyiapkan 20 model baru tahun ini untuk kembali menyerang pasar Tiongkok.
Volkswagen Pangkas Biaya Sampai Level Dewan — Restrukturisasi Demi Bertahan Sulit dibayangkan, raksa...
Di usia 57 tahun, Ma Tak-chung mengungkap dirinya mengidap ankylosing spondylitis yang tak dapat disembuhkan dan berpotensi mematikan, serta membantah hengkang dari TVB karena sakit
Aktor Hong Kong Joe Ma Tak-chung (57) selama ini dikenal dengan citra yang disiplin dan bugar. Namun...
Di pasar drama kostum Tiongkok, Song Weilong, Wang Xingyue, dan Chen Zheyuan dianggap sebagai “pilihan aman”, sementara seorang artis lain dikabarkan ditarik dari 4 drama berturut-turut
Industri film dan televisi China dalam beberapa tahun terakhir memasuki fase “pendinginan produksi,”...
Terjejas Akibat Skandal Kris Wu, The Golden Hairpin Akhirnya Selesai Penggambaran Semula Selepas 7 Tahun, Difahamkan Pihak Pengurusan Tertinggi Membisu Selepas Menonton Pratonton
BEIJING, 29 Juli – Drama kolosal Tiongkok The Golden Hairpin, yang diadaptasi dari novel populer The...