2026年9月10日

Djokovic Dukung Eileen Gu Dua Kali dalam Dua Hari: Usaha Membangun Kepercayaan Diri

Di Olimpiade Musim Dingin Milan, bintang ski gaya bebas China berusia 22 tahun, Eileen Gu, tampil me...

Di Olimpiade Musim Dingin Milan, bintang ski gaya bebas China berusia 22 tahun, Eileen Gu, tampil memukau dengan meraih 1 medali emas dan 2 perak untuk China. Legenda tenis Novak Djokovic, terkesan dengan pencapaian dan semangat Gu, menunjukkan dukungannya dua kali melalui media sosial dalam dua hari terakhir.

Gu mengikuti tiga cabang lomba di Milan. Meskipun tidak meraih emas di dua lomba pertama, dua medali peraknya membuat total medali Olimpiadenya menjadi lima, menjadikannya atlet ski gaya bebas dengan medali terbanyak dalam sejarah. Djokovic memberikan ucapan selamat melalui media sosial.

Pada 22 Februari, Gu berhasil meraih emas di pertandingan terakhir, mempertahankan gelarnya. Tak lama setelah itu, Djokovic membagikan poster kemenangan Gu dengan emotikon tepuk tangan, kekaguman, dan medali emas untuk menunjukkan rasa hormatnya.

Kemarin, Djokovic kembali mendukung Gu dengan membagikan video wawancara Gu di konferensi pers Olimpiade. Dalam video itu, Gu menekankan: “Olahraga memberi kekuatan tak terbatas dalam membangun kepercayaan diri. Olahraga kompetitif sangat realistis—kamu tidak bisa menipu diri sendiri.”

Gu melanjutkan: “Kamu tahu seberapa larut kamu berlatih dan seberapa pagi kamu bangun, yang tidak bisa dilakukan orang lain. Sepuluh tahun terakhir, aku telah banyak berkorban untuk olahraga yang aku cintai. Itulah mengapa aku bisa percaya diri—kepercayaan diri ini berasal dari usaha setiap hari.”

Gu mendorong perempuan muda untuk aktif dalam olahraga: “Olahraga membangun kepercayaan diri, itulah alasannya.” Djokovic menanggapi dengan menyukai dan menulis komentar: “Sangat tepat, tepuk tangan!”

接著讀

Pengadilan Banding AS Izinkan Tarif Era Trump Berlaku Sementara Selama Proses Hukum

Pada 10 Juni, Pengadilan Banding Federal AS memutuskan untuk menangguhkan perintah larangan dari Pengadilan Perdagangan Internasional (CIT), sehingga tarif era Trump tetap berlaku selama proses banding. Kasus ini dipandang sebagai ujian penting atas kewenangan presiden dalam menetapkan kebijakan perdagangan, dengan sidang percepatan dijadwalkan pada 31 Juli yang berpotensi berdampak besar terhadap kebijakan perdagangan AS-Tiongkok dan biaya domestik.

456 天前