2026年9月10日

Mourinho 63 Tahun Terpuruk? Porto Puncaki Liga Portugal Berkat Penalti Kontroversial, Benfica Tertinggal 10 Poin

Laga menarik di pekan ke-24 Liga Primeira Portugal mempertemukan Porto yang menakl...

Laga menarik di pekan ke-24 Liga Primeira Portugal mempertemukan Porto yang menaklukkan Arouca dengan skor 3-1 di kandang sendiri. Setelah pertandingan ini, Benfica tertinggal 10 poin dari Porto, membuat peluang juara hampir sirna. Namun, kemenangan Porto kali ini menuai kontroversi besar.

Sebelum pertandingan, setelah 23 laga, Porto memimpin klasemen dengan 62 poin, Sporting CP mengikuti di posisi kedua dengan 58 poin, sementara Benfica yang dilatih José Mourinho berada di posisi ketiga dengan 55 poin. Benfica tetap menjadi satu-satunya tim yang tak terkalahkan di liga, namun sudah tertinggal 7 poin dari Porto.

Porto langsung unggul hanya dalam 14 detik dengan gol cepat, 1-0. Arouca berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-70. Menjelang waktu tambahan dengan skor 1-1, perhatian tertuju pada wasit—menit ke-87, pemain Porto Fofana terjatuh di kotak penalti dan wasit menunjuk penalti.

Namun, tayangan ulang menunjukkan pemain Arouca tidak menyentuh Fofana, menjadikan penalti ini sangat kontroversial. Porto sukses mengeksekusi penalti dan memimpin 2-1, kemudian menambah gol di menit terakhir waktu tambahan, memastikan kemenangan 3-1. Dengan kemenangan kontroversial ini, Porto mengamankan tiga poin penting.

Dengan satu laga tersisa, Benfica kini tertinggal 10 poin dari Porto, membuat peluang juara hampir mustahil. Sebelumnya, Benfica telah tersingkir dari dua piala domestik dan Liga Champions, sehingga Liga Portugal menjadi satu-satunya harapan mereka musim ini. Jika terus begini, Mourinho kemungkinan akan kembali berakhir tanpa trofi.

Musim ini, Porto beberapa kali diuntungkan oleh keputusan kontroversial wasit. Akun resmi Benfica membagikan video penalti kontroversial hari ini, mengutuk wasit: “Penalti palsu yang sama sekali tidak ada, kemenangan yang diberikan begitu saja kepada Porto. Inilah alasan mereka memuncaki klasemen!”
Kapten Arouca, José Fontán, juga mengekspresikan ketidakpuasannya di media sosial: “Bersaing dalam kondisi seperti ini sangat sulit.”

接著讀

Trump Setujui Rencana Serang Iran—Namun Tertahan oleh Keraguan: Bisakah Fordow Dihancurkan?

Menurut The Wall Street Journal dan Axios, Presiden Trump telah menyetujui rencana serangan terhadap Iran, tetapi menunda pelaksanaannya karena keraguan apakah bom penembus bunker benar-benar bisa menghancurkan fasilitas nuklir Fordow milik Iran yang dijaga ketat. AS memiliki senjata tersebut, namun Trump belum yakin akan efektivitasnya dan khawatir terseret dalam perang panjang. Ia berharap tak perlu menyerang, tapi tak menutup kemungkinan akan lakukan “serangan bedah” jika diperlukan.

448 天前