2026年9月10日

Idy Chan bongkar kebenaran di balik “menyesal menikahi Lau Kar-leung”—rela korbankan karier demi cinta yang membara

(Hong Kong, 22) Tokoh publik Hong Kong, Melvin Wong, baru-baru ini tampil dalam program online Dange...

(Hong Kong, 22) Tokoh publik Hong Kong, Melvin Wong, baru-baru ini tampil dalam program online Dangerous Figures 2.0 bersama sahabat lamanya Shirley yang telah dikenalnya selama 47 tahun. Dalam perbincangan yang jujur, keduanya membahas pengalaman menjalin hubungan beda usia saat muda, bahkan menyebut diri mereka sebagai “contoh yang tidak patut ditiru”.

Menanggapi perbincangan tersebut, Wong turut memberikan klarifikasi saat menghadiri acara amal pada 21 Maret, terkait pernyataannya yang dianggap sebagai “penyesalan” atas pernikahannya dengan mendiang ahli bela diri Lau Kar-leung.

Menurut laporan HK01, Wong menikah dengan Lau setelah ia bercerai dari istri pertamanya, dan mereka memiliki dua orang anak perempuan. Meski selama ini pernikahannya terlihat harmonis, ia mengaku dalam program tersebut pernah beberapa kali ingin pergi, bahkan sempat mengatakan, “Saya menyesal.”

Namun, Wong menjelaskan bahwa yang ia maksud bukan menyesali pernikahan itu sendiri, melainkan pilihan hidup yang ia ambil. “Saya tidak menyesal menikah dengannya. Banyak orang salah paham. Maksud saya, dalam hidup ada banyak persimpangan, dan saat itu saya bisa memilih jalan lain,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa ia sebenarnya bisa memilih melihatnya sebagai guru atau teman, “tetapi saya memilih cinta yang besar dan penuh emosi.”

Ia mengungkapkan bahwa penyesalan sebenarnya adalah karena tidak mengikuti nasihat ibunya untuk fokus pada pendidikan dan karier. “Penyesalan itu adalah atas keputusan saya sendiri, bukan menyalahkan orang lain,” katanya.

Menurutnya, setiap pilihan hidup akan membawa arah yang berbeda. Ia menggambarkan dirinya saat itu memilih “jalan kanan”, padahal mungkin lebih condong ke “jalan kiri”, namun waktu sudah berlalu. Kini, ia ingin berbagi pengalaman agar orang lain dapat belajar dan mempertimbangkan nasihat orang tua dalam mengambil keputusan penting.

Saat ditanya apakah ia akan menasihati anak-anaknya dengan cara yang sama, ia mengutip perkataan ibunya: “Jika saya yang memilihkan suami untukmu dan salah, kamu masih bisa kembali menangis pada saya. Tapi jika kamu yang memilih sendiri, maka kamu harus bertanggung jawab.” Ia pun bercanda bahwa pernyataan itu terasa seperti “ancaman halus”.

Ia juga menyinggung contoh dari seorang temannya di India, di mana pernikahan yang diatur orang tua sering kali lebih mempertimbangkan kecocokan jangka panjang, dibandingkan pilihan pribadi yang cenderung berdasarkan perasaan.

Meski demikian, Wong mengakui bahwa kedua putrinya tetap memilih jalan masing-masing. Putri sulungnya menikah di usia sekitar 40 tahun, sementara putri bungsunya telah menikah dan memiliki tiga anak yang lahir saat pandemi. “Pada akhirnya, setiap orang harus menjalani hidupnya sendiri,” ujarnya.

接著讀

Pemerintah Jepang Kembali Salurkan Cadangan Beras untuk Kendalikan Lonjakan Harga

Untuk meredam lonjakan harga beras akibat gagal panen yang dipicu suhu ekstrem, pemerintah Jepang pada 11 Juni meluncurkan penyaluran cadangan beras kelima tahun ini, dengan total 120.000 ton beras hasil panen 2021. Jika permintaan tinggi, 100.000 ton beras dari panen 2020 akan menyusul. Penyaluran sebelumnya memicu antrean panjang dan pembelian massal di berbagai daerah.

455 天前

“Lihat Saja Besok Terjadi Apa”: Trump Isyaratkan Paket Bantuan Senjata Baru untuk Ukraina Didukung NATO

Presiden AS Donald Trump diperkirakan akan mengumumkan rencana bantuan militer baru untuk Ukraina pada 14 Juli, yang kemungkinan mencakup senjata ofensif dan sistem pertahanan udara Patriot. Ia menyatakan bahwa perlengkapan ini akan disalurkan melalui NATO dan seluruh biaya akan ditanggung oleh negara-negara anggota aliansi. Sikap Trump terhadap Rusia juga berubah drastis belakangan ini—dari negosiasi menuju tekanan terbuka.

423 天前