2026年9月10日

Putra Raja Rebound Jadi Center Top CBA

Basket adalah olahraga yang sangat mengandalkan bakat. Untuk bisa tampil di level profesional, pemai...

Basket adalah olahraga yang sangat mengandalkan bakat. Untuk bisa tampil di level profesional, pemain harus memiliki kombinasi kemampuan fisik dan teknik. Itulah sebabnya “anak dari atlet” sering muncul di liga seperti CBA dan NBA.

Contoh nyata di China adalah Yu Lepeng dan putranya Yu Jiahao.

Yu Lepeng merupakan pemain dalam legendaris Zhejiang. Dengan tinggi 2,16 meter dan tubuh besar, ia memiliki kekuatan dan kemampuan teknik yang luar biasa. Ia memulai karier CBA setelah tampil impresif di National Games 1993.

Di musim pertamanya, ia langsung mencatat rata-rata 14,7 poin dan 13 rebound, serta menjadi raja rebound. Sepanjang kariernya, ia meraih tiga gelar rebound leader dan menjadi pilar utama tim.

Meski tidak setenar Yao Ming atau Wang Zhizhi, kontribusinya sangat besar dalam sejarah CBA.

Setelah pensiun, ia menjadi pelatih dan berhasil membina pemain seperti Wu Qian dan Cheng Shuaipeng, serta membawa tim meraih gelar nasional U21.

Istrinya juga mantan pemain basket wanita, menjadikan keluarga ini sebagai keluarga basket sejati.

Putranya, Yu Jiahao, kini menjadi bintang baru. Dengan tinggi 2,23 meter dan teknik yang matang, ia telah menjadi salah satu center terbaik di CBA dengan rata-rata 13,5 poin dan 8 rebound musim lalu.

Ia bahkan memilih bermain di liga Spanyol untuk meningkatkan level permainannya.

Dari ayah ke anak, ini bukan hanya warisan bakat—tetapi juga warisan semangat dalam dunia basket.

接著讀