2026年9月10日

Michelle Yeoh Kembali ke Layar Perak Berbahasa Mandarin menerusi Miss Rubik, Berlatih Rubik Selama Dua Tahun Hingga “Serasa Syuting Film Aksi”

(Kuala Lumpur, 24 Juli) Peraih Oscar asal Malaysia, Michelle Yeoh, kembali ke layar lebar berbahasa ...

(Kuala Lumpur, 24 Juli) Peraih Oscar asal Malaysia, Michelle Yeoh, kembali ke layar lebar berbahasa Mandarin melalui film komedi inspiratif Miss Rubik's Cube, yang mulai tayang di seluruh Malaysia pada 23 Juli. Beradu akting dengan Liu Haoran, Yeoh memerankan seorang nenek berusia 70 tahun yang mengubah hidupnya melalui Rubik. Demi mendalami karakter tersebut, ia berlatih menyelesaikan Rubik selama hampir dua tahun dan mengaku prosesnya "sama melelahkannya dengan syuting film aksi."

Film ini diadaptasi dari kisah nyata Zhao Wenying, pemegang rekor dunia yang dijuluki "Nenek Rubik". Dalam film, karakter Zhao Yanhong belajar Rubik dari jenius muda Wu Youwei, yang diperankan Liu Haoran, hingga akhirnya berani mengejar impian di ajang World Cube Championship (WCC).

Michelle Yeoh mengatakan pesan utama film ini adalah bahwa setiap orang tetap memiliki kesempatan untuk mengejar impian, berapa pun usianya.

"Saya dan karakter ini sama-sama tidak mudah menyerah. Saya tidak pernah membiarkan usia menjadi penghalang untuk mengejar impian."

Ia mengungkapkan bahwa tantangan terbesar bukan hanya menghafal teknik Rubik, tetapi juga menjaga fokus. Selama proses syuting, Rubik hampir tidak pernah lepas dari tangannya karena ia terus berlatih di sela-sela pengambilan gambar.

Menurutnya, kehidupan juga seperti Rubik yang terus diacak dan disusun kembali. Selama seseorang tidak berhenti mencari solusi, selalu ada cara untuk menghadapi tantangan baru.

Mengenai kerja samanya dengan Liu Haoran, Yeoh memuji sang aktor sebagai sosok yang profesional, rendah hati, dan sangat tekun. Ia bahkan mengungkapkan bahwa Liu mampu menyelesaikan Rubik dengan satu tangan, sesuatu yang membuatnya sangat kagum. Keduanya kini menjalin persahabatan dan berencana bertemu setiap kali Yeoh berkunjung ke Beijing.

Selain hubungan guru dan murid, film ini juga mengangkat persahabatan yang mengharukan serta hubungan ibu dan anak yang penuh kasih meski sering disalahpahami. Yeoh mengaku adegan yang paling menyentuh baginya adalah ketika putranya, yang diperankan Bai Ke, mendukung sang ibu untuk mengejar impiannya.

Demi tampil meyakinkan sebagai seorang wanita lanjut usia, Yeoh mengamati cara berjalan, gerak tubuh, dan kebiasaan para lansia, serta sengaja memperlambat setiap gerakannya agar karakter terasa lebih alami.

Selain menjadi pemeran utama, Michelle Yeoh juga bertindak sebagai produser eksekutif film ini. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada penonton Malaysia atas dukungan yang diberikan selama ini, serta mengajak masyarakat menonton film tersebut bersama keluarga agar bisa tertawa, terharu, dan memperoleh inspirasi dari kisah yang disajikan.

接著讀