Mampukah Sanksi Sekunder Trump Tundukkan Ekonomi Rusia?
Jakarta - Ekonomi perang Rusia mulai kehilangan momentum. Selama lebih dari tiga tahun terakhir, pengamat Barat acap mempertanyakan kondisi riil ekonomi Rusia. Di satu sisi, Rusia diyakini mendapat tekanan besar oleh sanksi internasional, namun di sisi lain, justru menunjukkan ketahanan ekonomi yang signifikan.
Pada 2023, Produk Domestik Bruto (PDB) Rusia tumbuh 4,1%, lalu meningkat lagi sebesar 4,3% pada 2024. Namun, pertumbuhan yang didorong oleh pergeseran menuju ekonomi perang kini diperkirakan mulai melemah. Banyak ekonom memproyeksikan perlambatan signifikan, dengan pertumbuhan hanya sekitar 2%. Institut Kiel untuk Ekonomi Dunia di Jerman bahkan memperkirakan PDB Rusia hanya akan tumbuh 1,5% pada 2025 dan merosot ke 0,8% di 2026.
Bank Sentral Rusia sebenarnya sudah mengantisipasi perlambatan ini, menurut laporan kantor berita Interfax. Lembaga tersebut tetap berpegang pada proyeksi konservatif, yakni pertumbuhan antara 1% dan 2% pada 2025, dan hanya 0,5% hingga 1,5% pada tahun berikutnya. Lembaga ifo yang berbasis di München bahkan lebih pesimistis, setelah sedikit kenaikan pada 2025, ekonomi Rusia diprediksi menyusut 0,8% di 2026.
[Apple Tambah Investasi di AS] Janji Tambahan $100 Miliar untuk Produksi Lokal, Hindari Risiko Tarif dari Trump
Di tengah tekanan perdagangan yang meningkat dari AS, Presiden Donald Trump akan mengumumkan bahwa A...
vivo Hadirkan Ponsel Empat Sisi Bezel Tertipis Sepanjang Sejarah: X300 Tampil Sejajar dengan Apple iPhone 16 Pro
vivo kembali memanaskan antusiasme menjelang peluncuran seri X300. Hari ini, Product Manager Han Box...
Trik Hebat Wang Ziru! Ubah Pengaturan HP, Hilangkan Iklan Pop-up App?
16 November, pendiri ZEALER Wang Ziru membagikan tips mengejutkan saat livestream untuk mengatasi ma...
Min Hee-jin menangis di pengadilan sambil berteriak “Saya tidak bersalah,” membantah terlibat dalam manipulasi NewJeans untuk memutus kontrak.
(Seoul, 28) Mantan CEO ADOR Min Hee-jin menghadiri sidang ketiga dalam gugatan perdata terhadap HYBE...
Rp200 per pil, “obat flu ajaib” buatan lokal masih kesulitan menembus pasar
“Obat flu ajaib” seharga ratusan yuan kini tidak lagi hanya identik dengan baloksavir marboksil (Xof...
Luar Biasa! Liu Qiangdong Amankan Kerja Sama Besar dengan Li Auto, Kolaborasi dengan Produsen Mobil Terus Mengalir
Tidak heran jika nama Richard Liu kembali jadi sorotan—kali ini lewat kerja sama besar dengan Li Aut...
Hingga US$150! RoboTaxi Tesla disebut bisa dikenai biaya kebersihan, warganet ribut
Robotaxi Tesla dikabarkan sudah memasuki tahap uji coba di Amerika Utara, namun wacana “biaya kebers...
Perlukah Malaysia belajar dari krisis saham di Indonesia? CEO bursa angkat bicara.
(Kuala Lumpur, 29)Pasar saham Indonesia baru-baru ini diguncang setelah lebih dari 200 saham konstit...
Adobe Resmi Akan Menghentikan Animate, Alat Animasi Legendaris yang Telah Berkarya Selama 25 Tahun
Pada 3 Februari, Adobe menyampaikan kepada pengguna bahwa perangkat lunak animasi 2D mereka, Adobe A...
Duel Pukul 4 Pagi! Manchester United Berburu Balas Dendam, Fernandes Bidik 100 Assist
Pada 24 Februari pukul 04.00 dini hari, pekan ke-27 Liga Inggris menghadirkan laga panas antara Manc...
Patty Hou berlibur bersama keluarga di Sydney, menampilkan kebahagiaan keluarga berempat, termasuk momen hangat saat ia menggandeng tangan putra bungsunya
Pada 8 April, presenter Taiwan Patty Hou terlihat oleh warganet sedang berlibur di Sydney bersama su...