2026年9月10日

Ukraina Gelar Pertemuan dengan Pejabat AS, Inggris, Prancis, dan Jerman di Istanbul, Tegaskan Komitmen pada Perdamaian

Pada 16 Mei waktu setempat, Menteri Pertahanan Ukraina Rustem Umerov, Wakil Menteri Luar Negeri Andriy Sybiha, dan Kepala Kantor Kepresidenan Andriy Yermak mengakhiri pertemuan tingkat tinggi di Istanbul dengan penasihat keamanan nasional dari Prancis, Jerman, dan Inggris. Utusan Khusus AS untuk Ukraina dan Rusia, Michael Kelleher, juga turut hadir.

Umerov menyampaikan melalui media sosial bahwa Ukraina telah menyelaraskan posisi dengan para mitra internasional, dan menegaskan kembali komitmennya untuk mengejar perdamaian. Ia menyoroti langkah-langkah konstruktif yang telah diambil Ukraina dalam beberapa pekan terakhir, serta kesiapan untuk melakukan gencatan senjata penuh dan tanpa syarat—sesuai dengan sikap sebelumnya dalam pertemuan di Jeddah dan Riyadh bersama pihak AS.

Ukraina menyatakan kesediaannya untuk memulai negosiasi langsung tingkat tertinggi, dan menjadikan pertemuan di Istanbul sebagai langkah untuk menemukan jalan menuju perdamaian yang adil, berkelanjutan, dan menyeluruh. Namun, Kyiv menekankan bahwa perdamaian hanya mungkin terwujud jika Rusia menunjukkan itikad baik dengan langkah konkret seperti melaksanakan gencatan senjata 30 hari dan mengaktifkan bantuan kemanusiaan.

Ukraina juga menyampaikan terima kasih kepada AS, Prancis, Jerman, dan Inggris atas dukungan mereka dalam proses perdamaian, serta mengapresiasi Turki atas perannya sebagai tuan rumah dan fasilitator dalam pertemuan tersebut.

接著讀