2026年9月10日

[Akhir di Depan Mata?] Højlund Pertimbangkan Tinggalkan Manchester United Demi Piala Dunia – Tolak Tawaran Tukar dengan Leipzig

Pernah dianggap sebagai penyerang masa depan Manchester United, kini Rasmus Højlund menghadapi dilem...

Pernah dianggap sebagai penyerang masa depan Manchester United, kini Rasmus Højlund menghadapi dilema besar dalam kariernya. Dengan United hampir merampungkan transfer striker muda Slovenia, Benjamin Šeško, pemain Denmark berusia 22 tahun itu dihadapkan pada dua pilihan sulit: meninggalkan Old Trafford atau pasrah jadi pemain cadangan.

🔄 Kedatangan Šeško Bisa Membuat Højlund Tergusur

Šeško yang lebih muda tiga bulan dan berharga lebih mahal (£75 juta vs. £64 juta) jauh lebih cocok dengan formasi 3-4-3 yang diterapkan oleh pelatih Rúben Amorim. Tanpa kompetisi Eropa musim depan, jadwal pertandingan United akan berkurang, berarti peluang rotasi dan waktu bermain untuk pemain cadangan juga ikut menurun drastis.

Dalam skema ini, peluang Højlund untuk tampil reguler hampir tidak ada.

⚠️ Tekanan Piala Dunia Mendorong Højlund untuk Pergi

Meski Højlund sangat mencintai United—klub yang ia sebut sebagai "tim impian masa kecil"—tekanan dari mendekatnya Piala Dunia 2026 membuatnya tidak bisa tinggal diam. Timnas Denmark hampir pasti lolos, tetapi Højlund telah kehilangan posisi inti. Dalam 15 pertandingan terakhir bersama timnas, ia hanya mencetak satu gol.

Saat tur pramusim di AS, ia bahkan sempat berusaha mengklaim gol milik Amad Diallo sebagai miliknya—tanda bahwa ia sangat sadar posisinya terancam. Meski sudah dua kali menyatakan ingin bertahan, pelatih Amorim tak kunjung memberi jaminan akan mempertahankannya.

🧮 United Siap Jual Rugi Demi Aturan PSR

Berdasarkan regulasi Profit and Sustainability Rules (PSR) Premier League, nilai buku Højlund sekitar £38,4 juta, dan kini United dikabarkan bersedia menjualnya hanya seharga £30 juta demi mendapatkan arus kas untuk transfer lain.

Walaupun mempertahankan Højlund bisa menambah kedalaman skuad dan memberikan gaya bermain berbeda dari Zirkzee, kenyataannya ia harus bersaing dengan Šeško, Mbeumo, Cunha, Zirkzee, Garnacho, dan Mount untuk tiga posisi. Ditambah Bruno Fernandes dan Amad Diallo, berarti sembilan pemain memperebutkan tiga tempat.

❌ Tawaran Tukar dengan Leipzig Gagal – AC Milan Jadi Peluang?

Sebelumnya beredar kabar bahwa United siap memasukkan Højlund dalam skema barter plus uang tunai untuk mendatangkan Šeško dari RB Leipzig. Namun menurut jurnalis ternama Fabrizio Romano, Højlund menolak pindah ke Bundesliga, sehingga kesepakatan batal total.

Romano juga menyebut bahwa AC Milan tengah memantau situasi ini. Meskipun bukan target utama—karena Milan juga mengincar Dusan Vlahović—Højlund tetap masuk dalam radar jika United benar-benar ingin menjualnya.


🔚 Kesimpulan: Waktunya Berpisah?

Dari pemain harapan hingga hampir menjadi bagian barter transfer, perjalanan Højlund di Manchester United tampaknya mendekati akhir. Dengan Piala Dunia yang kian dekat, kedatangan Šeško, dan sistem taktik Amorim yang tidak memberinya tempat, memulai lembaran baru di klub lain mungkin adalah jalan terbaik.

接著讀