2026年9月10日

NBA Pramusim: Jokic Cetak 14 Poin dan Terlibat Duel Panas dengan Gobert, Timberwolves Kalahkan Nuggets Meski Tanpa Edwards

Pada 5 Oktober waktu Beijing, laga pramusim NBA kembali digelar dengan Minnesota Timberwolves tampil...

Pada 5 Oktober waktu Beijing, laga pramusim NBA kembali digelar dengan Minnesota Timberwolves tampil gemilang setelah menundukkan juara bertahan Denver Nuggets dengan skor 126–116, membuka pramusim mereka dengan kemenangan yang meyakinkan. Meski tampil tanpa tiga pemain utama — Anthony Edwards, Julius Randle, dan Mike Conley — Timberwolves tetap menunjukkan kedalaman skuad dan koordinasi tim yang solid sepanjang pertandingan.

Sementara itu, Nuggets hanya menurunkan pemain inti mereka hingga paruh pertama. Nikola Jokic mencatat 14 poin dan sempat terlibat duel panas dengan Rudy Gobert di kuarter pertama. Ketegangan itu hanya berlangsung sekejap dan segera berakhir dengan saling tersenyum serta berpelukan sebagai bentuk sportivitas. Pemain baru Jonas Valanciunas menambah 6 poin dari bangku cadangan, tetapi mengalami kesulitan dengan 4 turnover dan 5 pelanggaran pribadi. Timberwolves sempat unggul hingga 19 poin, dan meski Nuggets memperkecil jarak menjadi satu digit di babak kedua, mereka tetap tak mampu membalikkan keadaan.

Bones Hyland menjadi bintang pertandingan. Bermain hanya 22 menit dari bangku cadangan, ia mencetak 18 poin, 3 rebound, dan 3 assist, menjadi pencetak angka terbanyak sekaligus penggerak utama kemenangan Timberwolves.

Statistik Pemain Utama:
Timberwolves: Hyland 18 poin, 3 rebound, 3 assist; Zhu Zan 16 poin, 6 rebound; Bellinger 14 poin, 4 rebound; Shannon 11 poin, 4 rebound, 4 assist; Reid 10 poin; McDaniels 9 poin; DiVincenzo 8 poin, 6 assist; Czajkalski 9 poin, 8 rebound; Freeman 9 poin; Gobert 6 poin, 3 rebound, 3 assist; Dillingham 7 poin, 9 assist.
Nuggets: Jokic 14 poin, 5 rebound, 2 assist; Gordon 14 poin, 3 rebound; Murray 12 poin, 5 assist; Pickett 13 poin, 3 rebound, 4 assist; Watson 10 poin, 4 rebound; Tyson 9 poin; Braun 7 poin, 3 rebound; Moses Brown 8 poin; Strawther 7 poin, 3 rebound; Valanciunas 6 poin, 2 assist; Holmes 5 poin; Hardaway 3 poin, 2 rebound, 3 assist.

Sorotan Pertandingan:
Kuarter pertama dimulai dengan panas — Naz Reid langsung melesakkan dua tembakan tiga angka berturut-turut, disusul Donte DiVincenzo yang juga akurat dari luar garis. Timberwolves memimpin 9–4 di awal laga. Gobert dan McDaniels menekan lewat serangan ke area paint, sementara Jokic memberi assist manis untuk Johnson. Setelah beberapa kali jual beli serangan, Minnesota menutup kuarter pertama dengan keunggulan 40–28.

Memasuki kuarter kedua, Valanciunas tampil eksplosif dengan empat poin cepat, namun Timberwolves tetap menjaga jarak lewat dunk alley-oop dari Bellinger dan tembakan tiga angka dari Dillingham. Gordon dan Braun mencoba mengejar lewat tripoin, tetapi kehadiran Czajkalski yang bertinggi 2,21 meter membuat pertahanan Minnesota semakin kokoh. Babak pertama ditutup dengan keunggulan Timberwolves 72–63. Jokic, Gordon, dan Murray masing-masing mencetak dua digit angka untuk Denver, sementara Hyland dan Reid menjadi motor serangan Minnesota.

Pada babak ketiga, Timberwolves mengistirahatkan sebagian besar starter mereka, sementara Nuggets menurunkan pemain cadangan penuh. Watson dan Strawther menghadirkan dunk spektakuler yang sempat memperkecil jarak menjadi lima poin, tetapi Valanciunas terkena foul trouble, dan Hyland kembali memanas dengan dua tripoin beruntun. Shannon menembus pertahanan untuk memperlebar selisih hingga 19 poin. Timberwolves unggul 96–80 setelah tiga kuarter.

Di kuarter terakhir, Pickett memimpin kebangkitan Nuggets dengan lima poin cepat, memperkecil jarak menjadi sembilan. Namun, Zhu Zan membalas dengan dua tripoin penting yang menutup peluang lawan. Meski Tyson dan Moses Brown berusaha keras di menit-menit akhir, Nuggets gagal mengejar.

Akhirnya, Minnesota Timberwolves menutup laga dengan kemenangan 126–116. Meski tanpa bintang utamanya, tim asuhan Chris Finch ini menunjukkan energi, keseimbangan, dan semangat kompetitif yang luar biasa — sebuah pertanda bahwa mereka siap bersaing lebih serius di musim yang akan datang.

接著讀