2026年9月10日

Microsoft Memulai Gelombang PHK Baru: Tim Azure Cloud Shanghai Jadi Fokus, Kompensasi Ditetapkan N+4

Microsoft Memulai Gelombang PHK Baru: Tim Azure Cloud Shanghai Jadi Fokus, Kompensasi Ditetapkan N+4...

Microsoft Memulai Gelombang PHK Baru: Tim Azure Cloud Shanghai Jadi Fokus, Kompensasi Ditetapkan N+4

[TechWeb | 10 Oktober] — Menurut laporan Ifeng News, Microsoft resmi memulai gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) terbaru, menandai langkah restrukturisasi besar berikutnya dari raksasa teknologi asal AS tersebut.

Pada hari pertama kerja setelah libur panjang Hari Nasional Tiongkok (9 Oktober), sejumlah karyawan di kantor Microsoft Shanghai menerima email internal berjudul “Important Business Update” (Pembaruan Bisnis Penting). Beberapa karyawan mengungkapkan bahwa isi email tersebut menandakan akan adanya langkah “optimalisasi organisasi” atau perampingan tim.

Sumber internal menyebutkan bahwa PHK kali ini terutama menyasar tim Azure Cloud Microsoft. Namun, skema kompensasi kali ini sedikit berbeda dibandingkan gelombang PHK bulan Juli lalu yang mencapai N+7. Kini, karyawan hanya menerima kompensasi N+4 tanpa tambahan bonus tanda tangan, dan beberapa di antaranya masih melakukan klarifikasi dengan pihak HR.

Selain itu, beberapa karyawan juga mengungkapkan bahwa sebelumnya perusahaan sempat menawarkan opsi relokasi kerja ke Australia, dan mereka yang menolak tawaran tersebut kini termasuk dalam daftar karyawan yang terkena PHK.

Sepanjang tahun ini, Microsoft telah melakukan beberapa kali pemangkasan tenaga kerja. Pada Juli lalu, perusahaan mengumumkan PHK global terhadap 9.000 karyawan, yang menjadi gelombang pemutusan terbesar sejak awal 2023.

Menurut data dari Windows Report, sejak Mei 2024, Microsoft telah memberhentikan lebih dari 15.000 karyawan, dengan jumlah terbesar terjadi pada Mei (sekitar 6.000 orang) dan Juli (sekitar 9.000 orang). Gelombang PHK tambahan juga terjadi pada Juni, Agustus, dan September, yang memengaruhi tim Azure Cloud, penjualan global, serta divisi teknik dan rekayasa sistem.

Menariknya, skema kompensasi pada PHK bulan Juli jauh lebih menguntungkan, yakni N+4+1(+2) — termasuk 1 bulan masa transisi dan tambahan 2 bulan gaji bagi karyawan yang menandatangani kesepakatan sebelum 11 Juli. Secara total, paket kompensasi tersebut mencapai N+7.

(Dilaporkan oleh Xiao Jian)

接著讀