2026年9月10日

Pemilik Lynk & Co 900 Klaim Sabuk Pengaman Tak Mengunci Saat Kecelakaan, Ibunya Alami Cacat Tingkat 9 — Pihak Resmi Angkat Suara

TechFast News, 15 November — Seorang pemilik mobil dari Taizhou, Jiangsu, baru-baru ini mengunggah v...

TechFast News, 15 November — Seorang pemilik mobil dari Taizhou, Jiangsu, baru-baru ini mengunggah video yang menuduh Lynk & Co 900 memiliki masalah keselamatan serius. Ia mengklaim bahwa ibunya yang duduk di baris kedua mengalami patah tulang pinggang dan dinyatakan mengalami cacat tingkat sembilan.

Menurut informasi yang beredar, kejadian tersebut terjadi ketika Lynk & Co 900 yang dikemudikan sang pemilik menabrak sebuah kendaraan kecil yang diparkir melintang secara ilegal di jalan. Polisi lalu lintas menyimpulkan bahwa kendaraan yang parkir sembarangan tersebut memikul tanggung jawab utama, sedangkan pemilik Lynk & Co 900 memikul tanggung jawab kedua.

Pemilik mobil mengeluhkan bahwa saat kecelakaan terjadi, airbag tidak mengembang, sabuk pengaman tidak mengunci, dan pihak pabrikan disebut-sebut “mengunci” data perjalanan bulan September sehingga tidak mau memberikannya.

Menanggapi tuduhan tersebut, Pusat Lynk & Co Taizhou Hailing merilis pernyataan resmi. Mereka menjelaskan bahwa pengemudi yang mengenakan sabuk pengaman dengan benar tidak mengalami cedera, sementara penumpang depan hanya mengalami cedera jaringan lunak ringan. Data juga menunjukkan bahwa penumpang kiri di baris kedua telah membuka sabuk pengaman 15 menit sebelum tabrakan, sehingga saat benturan terjadi, ia berada dalam kondisi tidak mengenakan sabuk pengaman—faktor utama yang menyebabkan cedera tersebut.

Kecepatan kendaraan tercatat sekitar 120 km/jam sebelum tabrakan dan turun menjadi 69 km/jam saat benturan. Sistem AEB (Automatic Emergency Braking) bekerja dengan normal, membantu mengurangi tingkat keparahan tabrakan. Kerusakan pada mobil hanya terjadi di bagian kanan depan, struktur bodi tetap utuh, dan semua pintu dapat dibuka tanpa masalah.

Pihak pusat juga menjelaskan bahwa kekuatan benturan tidak mencapai ambang batas untuk memicu airbag, sehingga sistem keselamatan bekerja sesuai desain.

Tak lama kemudian, Mu Jun, Wakil General Manager Lynk & Co Sales Co., Ltd., memposting pernyataan di Weibo. Ia menegaskan bahwa pemilik mobil tersebut berkali-kali menyebarkan informasi tidak benar, yang telah merusak reputasi merek dan produk.

Dalam klarifikasinya, Mu Jun menyampaikan empat poin utama:

  1. Tuduhan bahwa pabrikan “mengunci” rekaman dashcam adalah asumsi semata. Semua kendaraan keluar dari pabrik dengan sistem rekam aktif, namun karena pengguna tidak memberikan izin melalui “Perjanjian Privasi Pengguna”, rekaman tidak tersimpan.
  2. Klaim bahwa sabuk pengaman tidak memiliki fungsi pretensioner dinilai tidak berdasar. Data cloud menunjukkan bahwa sabuk pengaman kiri dan kanan di baris kedua berada dalam kondisi “tidak terpasang” saat kejadian.
  3. Pemilik menyebut ada empat orang di dalam mobil, tetapi dokumen resmi kecelakaan dan data sensor kursi menunjukkan hanya ada tiga penumpang.
  4. Dua penumpang di baris depan tidak mengalami cedera apa pun, yang membuktikan bahwa penggunaan sabuk pengaman memberikan perlindungan efektif bahkan tanpa airbag mengembang. Dengan demikian, sistem keselamatan kendaraan bekerja normal.

Mu Jun menegaskan bahwa perusahaan sedang mengumpulkan bukti terkait distorsi fakta dan upaya pencemaran nama baik oleh pengguna serta beberapa akun daring, dan proses hukum telah dimulai.

Ia juga membagikan gambar yang menunjukkan bahwa pengguna sebenarnya dapat mengaktifkan atau menonaktifkan peringatan sabuk pengaman dan fitur rekaman dashcam secara mandiri, serta mengimbau seluruh pemilik Lynk & Co 900 untuk memeriksa pengaturan tersebut.

接著讀