2026年9月10日

Logam Mulia Kembali Bergejolak: Ambil Untung atau Awal Tren Baru?

Pada hari Senin, pasar logam mulia mengalami pembalikan tajam. Kontrak berjangka perak, setelah mene...

Pada hari Senin, pasar logam mulia mengalami pembalikan tajam. Kontrak berjangka perak, setelah menembus $80/oz semalam, jatuh 7% ke dekat $70/oz. Emas internasional turun lebih dari 4%, menembus level penting $4.500 dan $4.400/oz. Platinum dan palladium di LME juga anjlok, masing-masing 13,8% dan hampir 17%.

Faktor Pemicu

  1. Koreksi Teknis: Perak sebelumnya menyimpang jauh dari rata-rata, membutuhkan koreksi jangka pendek;
  2. Ambil Untung & Penjualan Pajak Akhir Tahun: Perak naik >140% YTD, emas mencapai rekor tertinggi;
  3. Kebijakan Bursa: CME menaikkan margin awal kontrak berjangka emas, perak, dan lithium >10%, memicu tekanan jual;
  4. Kekhawatiran Permintaan Industri: CEO Tesla Musk memperingatkan harga perak tinggi dapat menekan permintaan manufaktur.

Prospek Pasar

  • Emas: JPMorgan memperkirakan emas spot bisa mencapai $5.000/oz akhir 2026, dengan pembelian kuartalan 585 ton;
  • Perak: 57% investor memperkirakan harga perak >$100/oz di 2026, 27% dalam rentang $80-100/oz;
  • Platinum/Palladium: Pasokan ketat dan pertumbuhan permintaan struktural tetap mendukung harga.

Jeff Kilburg, CIO KKM Financial, menilai volatilitas ini hanya reset jangka pendek akhir tahun. Dengan pasokan perak terbatas dan permintaan tinggi, tren naik tetap berlanjut.

接著讀

Kenapa iPhone Lebih Tahan Lama Dibanding Android? Rahasia di Balik “Lab Ketahanan” Apple dan Nilai Jual Kembali 45% Lebih Tinggi

Mengapa begitu banyak orang tetap memilih iPhone meski harganya lebih mahal? Selain karena sistem yang lancar dan update perangkat lunak jangka panjang, daya tahan dan nilai jual kembali adalah alasan utama mengapa iPhone tetap bernilai seiring waktu. Laporan terbaru mengungkap salah satu fasilitas rahasia Apple di markas besarnya di Silicon Valley: Durability Lab (Laboratorium Ketahanan) — tempat di mana ketahanan iPhone ditempa.

452 天前