2026年9月10日

Lonjakan Emas Malaysia Berlanjut Berkat Cabang Loncat Indah, Hoki, dan Balap Sepeda

(Bangkok, 19) Kontingen Malaysia kembali mencatat lonjakan emas di SEA Games, dengan kabar baik data...

(Bangkok, 19) Kontingen Malaysia kembali mencatat lonjakan emas di SEA Games, dengan kabar baik datang dari beberapa cabang. Di loncat indah, pasangan muda Malaysia sukses merebut emas pada hari terakhir pertandingan melalui nomor sinkron 10 meter putri. Nurul Farisha (16) dan Noe Alissa Raniah (20) menjadi juara dan menghadirkan emas ke-53 bagi Malaysia pada edisi kali ini.

Duet Malaysia mengumpulkan total 248,4 poin dalam lima ronde, mengungguli pasangan Singapura Guan Jia En / Zhan Lei En yang mengakhiri lomba dengan 237 poin. Setelah empat ronde, Malaysia sudah memimpin 197,7 poin—unggul 20 poin—sehingga hanya perlu menjaga konsistensi di loncatan terakhir. Mereka menutup penampilan dengan nilai 50,7 poin dan memastikan emas, sekaligus menjadi emas pertama Malaysia di cabang loncat indah pada SEA Games ini. Pasangan ini sebelumnya juga meraih perak di Kejuaraan Akuatik Asia, menegaskan status mereka sebagai bintang masa depan loncat indah Malaysia.

Kabar gembira juga datang dari hoki. Setelah emas di hoki putra 5 lawan 5 serta tim putra, tim hoki putri Malaysia tampil menggila di final dan membantai Indonesia 6–0 untuk mengamankan emas hoki ketiga bagi Malaysia.

Di balap sepeda trek, Malaysia meraih emas nomor team sprint putra dengan selisih sangat tipis 0,18 detik atas tuan rumah Thailand. Trio Fadhil Zonis, Akmal, dan Rizuwan Shahrun mencatat waktu 1:00.520, lebih cepat daripada Thailand 1:00.700. Emas ini menjadi emas keempat tim sepeda trek Malaysia di SEA Games kali ini, sekaligus mengangkat total emas kontingen Malaysia menjadi 54.

Sebelumnya, pembalap Malaysia Liu Niu Zu meraih perak pada nomor points race putra dengan 28 poin. Emas diraih Thuraki dari Thailand (38 poin), sedangkan perunggu menjadi milik Van Aert dari Indonesia. Sementara itu, bintang Malaysia Ridwan memenangkan nomor keirin putra dengan margin tipis 0,027 detik atas Zai, juara SEA Games 2018 dari Thailand. Ridwan mendedikasikan emas tersebut untuk kakaknya, Shafiedaus, yang absen karena cedera. Norasettada (Thailand) meraih perunggu, dan satu wakil Malaysia lainnya, Fadheshir, finis keempat.

Ridwan mengatakan sang kakak selama ini menjadi penopang penting dalam perjalanan kariernya di balap sepeda trek, sehingga ia memilih mempersembahkan emas itu untuknya. Ia juga menyebut sempat mendapat dorongan semangat lewat panggilan telepon sebelum lomba dan menilai emas pertama di SEA Games memiliki makna besar, sebelum fokus ke nomor team sprint.

接著讀