Peta Distribusi Kapasitas Produksi Chip Global: Gambaran Referensial
Baru-baru ini, Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) merilis laporan berjudu...
Baru-baru ini, Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) merilis laporan berjudul “The Chip Landscape: Geographical Distribution of Wafer Fabrication Capacity.”
Dalam laporan tersebut, OECD membagikan gambaran terbaik yang mereka miliki mengenai kapasitas produksi pabrik wafer (wafer-fab) secara global, berdasarkan kompilasi dan pemahaman mereka atas data industri. Berikut adalah ringkasan-terjemahan yang disesuaikan untuk pembaca. Perlu dicatat, sebagian analisis bertumpu pada kesimpulan yang ditarik dari dataset SEMI, TechInsights, serta studi pustaka (desk research).
Dengan keterbatasan data dan metodologi tersebut, temuan dalam laporan ini perlu dibaca secara hati-hati.
Distribusi geografis kapasitas berdasarkan node proses
Gambar 1 memetakan kapasitas wafer yang sudah berproduksi (tidak termasuk fab yang belum beroperasi) pada tujuh rentang kepadatan node proses untuk lima ekonomi dengan kapasitas wafer terbesar: Tiongkok Daratan, Chinese Taipei, Korea, Jepang, dan Amerika Serikat. Hingga September 2025, lima ekonomi ini secara kolektif menyumbang 87% dari kapasitas wafer global yang sedang beroperasi.
Gambar 1 juga menegaskan bahwa setiap ekonomi memiliki komposisi node proses yang berbeda. Korea, misalnya, menunjukkan konsentrasi kapasitas yang sangat tinggi: hampir 80% kapasitasnya berada pada rentang 6 nm hingga <22 nm. Konsentrasi ini terutama didorong oleh dua produsen semikonduktor utama Korea—Samsung dan SK hynix—yang berinvestasi besar pada manufaktur memori. Karena sebagian besar produksi NAND dan DRAM saat ini mengandalkan rentang 6 nm hingga <22 nm, maka konsentrasi node di Korea menjadi sangat menonjol.
Sebaliknya, kapasitas wafer Amerika Serikat tidak terlalu terkumpul pada satu rentang node tertentu, melainkan lebih tersebar di berbagai node proses.
Kapasitas global banyak terkonsentrasi pada sedikit perusahaan
Jika diukur berdasarkan kapasitas, 10 perusahaan semikonduktor teratas mencakup sekitar 50% dari total kapasitas wafer dunia (WSPM). Gambar 2 menunjukkan distribusi perusahaan di sembilan ekonomi produsen semikonduktor utama.
Jepang menonjol karena jumlah operatornya: ada 73 perusahaan yang mengoperasikan setidaknya satu fab, dengan total kapasitas di atas 5 juta WSPM. Lima perusahaan terbesar—Kioxia, Sony, Toshiba, Micron, dan Renesas—secara kolektif melampaui 3 juta WSPM, setara dengan 58% dari total kapasitas Jepang. Sisanya 42% dipasok oleh 68 operator fab lainnya.
Di beberapa ekonomi lain, produksi cenderung lebih terkonsentrasi—terutama di Korea, Chinese Taipei, Singapura, dan Jerman. Tiongkok Daratan menjadi satu-satunya ekonomi di mana gabungan kapasitas lima perusahaan terbesar masih di bawah 50% dari total kapasitas nasional.
Pertumbuhan kapasitas: rencana dan konstruksi menurut ekonomi
Gambar 3 membandingkan kapasitas untuk fab yang direncanakan, sedang dibangun, dan sudah berproduksi di berbagai ekonomi. Secara umum, investasi kapasitas—baik pembangunan baru maupun peningkatan fasilitas—masih terkonsentrasi pada ekonomi produsen terbesar, dan terutama didorong oleh perusahaan besar yang sudah mengoperasikan fab di wilayah tersebut.
Proyeksi pertumbuhan kapasitas (WSPM) terbesar terlihat di Amerika Serikat, Tiongkok Daratan, Korea, Chinese Taipei, Jepang, Jerman, dan Singapura. Untuk kawasan Rest of the World (RoW), India mencatat porsi penambahan kapasitas yang paling besar.
Kapasitas wafer berdasarkan jenis chip
Menilai sebaran kapasitas manufaktur wafer tidak cukup hanya dengan melihat node proses (nm). Dua dimensi lain juga penting: teknologi yang ditopang (jenis chip) dan model bisnis (misalnya fab dioperasikan oleh foundry murni atau oleh IDM). Ketika kapasitas dianalisis berdasarkan jenis chip yang dapat diproduksi, terlihat perbedaan yang signifikan.
Namun ada catatan penting: pada Gambar 4 dan Gambar 5, sebuah fab yang sama bisa terhitung lebih dari sekali, karena setiap gambar merepresentasikan kategori “kapasitas” yang berbeda. Contohnya, satu fab milik Tower Semiconductor dapat menawarkan teknologi proses BCD untuk chip daya, RF SOI untuk analog/RF, dan NVM untuk memori khusus. Dalam kasus ini, kapasitas fab tersebut akan masuk ke tiga kategori sekaligus: analog, daya/discrete, dan memori khusus.
Lebih jauh lagi, di setiap kategori, kapasitas penuh fab juga dihitung. Jadi, jika sebuah fab berkapasitas 40.000 wafer/bulan dan mendukung proses untuk analog sekaligus memori khusus, maka angka 40.000 itu dapat dihitung dua kali—sekali di analog dan sekali di memori khusus.
Karena keterbatasan struktural ini, Gambar 4 dan 5 perlu ditafsirkan dengan cermat. Analisis juga sangat bergantung pada kelengkapan dan akurasi data teknologi proses. Jika portofolio proses sebuah fab tidak tercatat lengkap, informasi pada Gambar 4 dan 6 dapat menyimpang secara material. Mengingat variasi teknologi yang sangat luas, dataset kemungkinan tidak sepenuhnya lengkap, sehingga pangsa kapasitas berbasis jenis chip sebaiknya diperlakukan sebagai indikasi—bukan kesimpulan final.
1) Lima ekonomi teratas untuk tiap jenis chip
Gambar 4 membagi kapasitas (WSPM) ke dalam enam kategori:
- Chip daya dan perangkat diskret
- Chip analog
- Logika matang (≥20 nm)
- Logika maju (<20 nm)
- Memori komoditas (DRAM dan NAND)
- Memori khusus
Pembedaan kategori logika dan memori ini dibuat untuk kebutuhan analisis. Untuk setiap kategori, Gambar 4 menampilkan lima ekonomi dengan total kapasitas tertinggi, berdasarkan lokasi fab, bukan lokasi kantor pusat perusahaan. Warna gelap menunjukkan kapasitas yang sudah berproduksi, sedangkan warna lebih terang menunjukkan kapasitas yang diperkirakan akan beroperasi (dalam pembangunan dan perencanaan).
Tiongkok Daratan dan Chinese Taipei adalah dua ekonomi yang konsisten masuk lima besar di seluruh enam kategori. Amerika Serikat dan Jepang menyusul, berada di lima besar untuk semua kategori kecuali memori komoditas dan logika maju. Jika seluruh proyek memori komoditas Amerika Serikat benar-benar rampung dan beroperasi, Amerika Serikat juga berpotensi masuk lima besar di semua kategori. Korea dan Singapura turut memainkan peran penting di beberapa kategori.
Rinciannya:
- Daya/discrete: Tiongkok Daratan memimpin 6,28 juta WSPM, disusul Chinese Taipei (2,42 juta) dan Jepang (1,60 juta).
- Analog: Tiongkok Daratan juga memimpin 3,64 juta WSPM, disusul Chinese Taipei (2,09 juta) dan Amerika Serikat (1,90 juta).
- Logika matang: kapasitas yang sudah berproduksi tertinggi ada di Tiongkok Daratan (4,23 juta wafer/bulan), disusul Chinese Taipei (2,48 juta) dan Jepang (1,24 juta).
- Logika maju: Chinese Taipei memimpin (1,55 juta wafer/bulan), disusul Amerika Serikat (0,84 juta).
- Memori komoditas: Korea mendominasi (4,58 juta wafer/bulan), disusul Tiongkok Daratan (2,37 juta) dan Jepang (2,21 juta).
- Memori khusus: Chinese Taipei memimpin (1,18 juta wafer/bulan), disusul Tiongkok Daratan (0,92 juta), dengan Amerika Serikat (0,67 juta) juga termasuk yang teratas.
2) Ekonomi dengan potensi ekspansi terbesar per jenis chip
Potensi ekspansi tidak tersebar merata di semua kategori maupun ekonomi. Gambar 5 menunjukkan penambahan kapasitas yang lebih rinci, berdasarkan jenis chip dan lokasi.
Untuk kategori tertentu—terutama memori komoditas dan logika maju—kapasitas baru cenderung terpusat pada ekonomi yang memang sudah memimpin. Sementara itu, penambahan kapasitas untuk daya, analog, logika matang, dan memori khusus juga muncul di ekonomi lain, namun biasanya belum cukup untuk mengubah peta lima besar secara signifikan.
Hanya Tiongkok Daratan dan Amerika Serikat yang terlihat mengalami pertumbuhan kapasitas yang berarti di seluruh enam kategori. Ekonomi lain umumnya lebih fokus pada kategori tertentu.
Rinciannya:
- Daya: tambahan terbesar di Tiongkok Daratan (+480.000 wafer/bulan), disusul Jerman (+320.000) dan Jepang (+190.000). Jika terealisasi, lima besar daya: Tiongkok Daratan, Chinese Taipei, Jepang, Jerman, Amerika Serikat.
- Analog: Amerika Serikat memimpin tambahan (+0,64 juta wafer/bulan), disusul Tiongkok Daratan (+0,57 juta) dan Jerman (+0,27 juta). Jika terealisasi, lima besar analog: Tiongkok Daratan, Amerika Serikat, Chinese Taipei, Jepang, Jerman.
- Logika matang: ekspansi sangat terkonsentrasi di Tiongkok Daratan (+0,81 juta wafer/bulan), jauh melampaui gabungan ekonomi lain dalam gambar. Jepang (+0,18 juta) dan Jerman (+0,09 juta) total +0,27 juta. Dalam dataset, Chinese Taipei, Amerika Serikat, dan Korea tidak menunjukkan tambahan yang berarti. Lima besar logika matang: Tiongkok Daratan, Chinese Taipei, Jepang, Amerika Serikat, Singapura.
- Logika maju: pertumbuhan terpusat di Amerika Serikat (+620.000 WSPM) dan Chinese Taipei (+470.000 WSPM). Gabungan keduanya (1,09 juta WSPM) kira-kira dua kali gabungan ekonomi lain dalam gambar. Lima besar logika maju: Chinese Taipei, Amerika Serikat, Korea, Tiongkok Daratan, Jepang.
- Memori komoditas: Korea mencatat kenaikan terbesar (+2,36 juta WSPM), melampaui total penambahan ekonomi lain. Amerika Serikat (+1,71 juta) dan Tiongkok Daratan (+0,38 juta) diperkirakan menjadi peringkat dua dan tiga. Jika terealisasi, produsen memori komoditas terbesar: Korea, Tiongkok Daratan, Jepang, Chinese Taipei, Amerika Serikat.
- Memori khusus: penambahan utama berada di Amerika Serikat (+0,074 juta WSPM) dan Chinese Taipei (+0,057 juta WSPM). Lima besar memori khusus tetap: Chinese Taipei, Tiongkok Daratan, Amerika Serikat, Jepang, Singapura.
3) Fab dengan kemampuan manufaktur campuran
Sebagian besar fab dapat memproduksi lebih dari satu jenis chip, sehingga analisis geografis berbasis jenis chip menjadi menantang. Selain itu, cakupan dataset yang tidak merata membuat sebagian fab tidak dapat diklasifikasikan secara meyakinkan.
Gambar 6 menampilkan heterogenitas tersebut dengan mengecualikan 375 fab yang tidak terklasifikasi. Gambar ini menyoroti tumpang tindih kemampuan produksi dan fab yang unik di kategori tertentu.
Pola penting yang terlihat:
- Memori khusus: dari 72 fab yang bisa memproduksi memori khusus, hanya 1 yang benar-benar fokus eksklusif. Sekitar 12% juga memproduksi memori komoditas. Lebih dari 80% juga memproduksi analog, daya, atau logika matang.
- Logika matang: dari 244 fab, sekitar 25% khusus logika matang. Sekitar 40% juga memproduksi analog dan daya. Sekitar 75% memproduksi logika matang bersamaan dengan jenis chip lain.
- Analog: dari 345 fab, hanya 27% yang khusus analog. Mayoritas juga memproduksi daya atau logika matang.
- Daya: ada 475 fab; lebih dari setengahnya (256) fokus eksklusif pada semikonduktor daya—kontras dengan kategori lain yang lebih sering “campuran”.
- Memori komoditas: dari 79 fab, lebih dari 88% tidak memproduksi jenis chip lain. Fab campuran umumnya tidak memproduksi memori komoditas.
- Logika maju: dari 48 fab, hampir semuanya (96%) fokus eksklusif pada logika maju.
Kesimpulannya, analog, logika matang, dan memori khusus banyak diproduksi di fab yang fleksibel dan multiteknologi. Untuk daya, manufaktur eksklusif lebih umum. Sementara itu, memori komoditas dan logika maju cenderung sangat terspesialisasi.
Keberadaan fab “berkapasitas campuran”—terutama pada logika matang dan analog—membuat penilaian keseimbangan pasar lebih rumit, termasuk isu seperti potensi kelebihan kapasitas pada logika matang.
4) Skala rata-rata fab per jenis chip
Analisis berdasarkan jenis chip juga membantu memahami skala rata-rata fab. Gambar 7 menunjukkan bahwa rata-rata ukuran fab (WSPM setara wafer 8 inci) berbeda signifikan antar kategori.
Fab daya, analog, dan logika matang rata-rata berada di kisaran 30.000–50.000 WSPM. Sementara itu, fab logika maju—dan terutama fab memori komoditas—berukuran jauh lebih besar. Contohnya, beberapa rencana fab memori komoditas 12 inci oleh Samsung, SK hynix, dan Micron diproyeksikan mencapai 150.000–200.000 WSPM, setara sekitar 330.000–450.000 WSPM dalam ekuivalen 8 inci.
Seiring belanja modal meningkat—terutama karena peralatan manufaktur yang makin kompleks dan mahal—fab memori komoditas dan logika maju terus membesar untuk mengejar economies of scale. Ini tercermin dari ukuran rata-rata fab logika maju (72.000 WSPM) yang lebih besar dibanding fab logika matang (47.000 WSPM).
Kepemilikan dan kapasitas wafer
Jika bagian sebelumnya fokus pada teknologi proses dan jenis chip, bagian ini meninjau model bisnis dan kepemilikan. Gambar 8 membedakan kapasitas yang dimiliki perusahaan domestik dan perusahaan asing di setiap ekonomi. Di lima ekonomi dengan kapasitas wafer terbesar, mayoritas kapasitas masih dimiliki oleh perusahaan domestik.
Walau rantai nilai semikonduktor bersifat lintas negara dan saling bergantung, kapasitas manufaktur dalam jumlah besar tetap berada di tangan perusahaan yang beroperasi di ekonomi asalnya. Salah satu penjelasan yang masuk akal: pembangunan fab sangat padat modal, membutuhkan koordinasi intensif dengan kontraktor khusus, pemasok teknologi dan infrastruktur, serta kemampuan menghadapi regulasi yang kompleks—di mana kedekatan dan pemahaman lokal sangat penting.
Namun, perkembangan terbaru mengindikasikan porsi kepemilikan asing dapat meningkat di beberapa ekonomi besar. Contohnya, TSMC dan Samsung memperluas kapasitas di Amerika Serikat dan Jepang. Pada ekonomi produsen yang lebih kecil—seperti Singapura, Malaysia, Austria, dan Irlandia—investor asing menyumbang porsi kapasitas yang signifikan. Singapura dan Malaysia bahkan dinilai sukses menarik investasi fab asing.
Perlu diingat, struktur kepemilikan di industri semikonduktor bisa sangat kompleks, dan dataset komersial tidak selalu melacaknya secara rinci. Misalnya, STMicroelectronics terdaftar di Belanda, berkantor pusat legal di Swiss, dan mengoperasikan fab di Singapura, Prancis, serta Italia. Namun banyak dataset komersial tetap mengklasifikasikannya hanya sebagai perusahaan Swiss atau Italia. OECD menyatakan akan meningkatkan pelacakan informasi terkait kepemilikan, lokasi kantor pusat, dan lokasi produksi dalam pembaruan database berikutnya.
1) Kapasitas wafer berdasarkan model bisnis
Model bisnis manufaktur semikonduktor terus berevolusi. Secara tradisional, fab dioperasikan oleh pure-play foundry atau integrated device manufacturer (IDM). Namun, sebagian IDM (misalnya Intel dan Samsung) menyesuaikan modelnya dengan menawarkan layanan foundry dari sebagian atau seluruh fab mereka—sering disebut “IDM-foundry.”
Untuk analisis geografis, model bisnis menjadi dimensi yang krusial. Bagian ini membedakan:
- Kapasitas IDM
- Kapasitas pure-play foundry
- Kapasitas IDM-foundry
Kapasitas foundry dapat melayani pasar yang lebih luas: perusahaan perancang chip mana pun bisa menggunakan foundry. Sebaliknya, kapasitas yang dioperasikan IDM umumnya ditujukan untuk kebutuhan internal perusahaan IDM tersebut.
Seiring meningkatnya chip khusus untuk kebutuhan tertentu, semakin banyak perusahaan fabless dan perusahaan sistem yang mendesain chip sendiri—yang mendorong permintaan kapasitas foundry. Karena itu, menilai keseimbangan kapasitas IDM versus foundry (termasuk IDM-foundry) antar wilayah menjadi penting.
Gambar 9 menampilkan data kapasitas wafer untuk 50 perusahaan manufaktur semikonduktor terbesar di dunia, mewakili 82% kapasitas global (dalam WSPM setara 8 inci). Klasifikasi IDM, IDM-foundry, dan foundry murni didasarkan pada model operasi fab, sedangkan kapasitas dialokasikan ke ekonomi tempat fab berada, bukan lokasi kantor pusat perusahaan. OECD juga menekankan bahwa mereka akan terus meningkatkan kualitas data dan akurasi klasifikasi.
Gambar 9 menunjukkan bahwa sebagian besar kapasitas foundry global terkonsentrasi di Tiongkok Daratan dan Chinese Taipei. Keduanya juga menjadi dua ekonomi yang kapasitas domestiknya lebih dari 50% berasal dari foundry, bukan dari IDM.
Walau rencana ekspansi dapat mengubah keseimbangan IDM versus foundry di beberapa ekonomi—terutama Jepang dan Amerika Serikat—laporan ini menyiratkan bahwa dalam kasus Amerika Serikat, bahkan jika investasi IDM-foundry meningkat, lebih dari separuh kapasitas total Amerika Serikat tetap akan berupa kapasitas IDM.
Perbedaan model bisnis antar ekonomi dapat dipahami melalui sejarah dan spesialisasi jenis chip. Memori komoditas, misalnya, diproduksi sepenuhnya oleh IDM—yang membantu menjelaskan mengapa Korea hampir tidak memiliki kapasitas foundry murni: dua perusahaan terbesar Korea, Samsung dan SK hynix, adalah IDM yang fokus pada memori komoditas dan logika. Jepang juga merupakan contoh ekosistem yang masih didominasi IDM.
Terakhir, Gambar 9 tidak sepenuhnya mencakup semua perusahaan, karena hanya memuat 50 perusahaan terbesar (82% kapasitas global). Sejumlah rencana ekspansi—misalnya dari beberapa IDM di Tiongkok—tidak termasuk dalam dataset. Pada pembaruan berikutnya, jumlah perusahaan dengan klasifikasi model bisnis yang terverifikasi akan diperluas untuk meningkatkan kelengkapan dan akurasi data.
Trump Umumkan Penambahan Senjata Pertahanan untuk Ukraina di Tengah Penangguhan Militer Pentagon
Pada malam tanggal 7 Juli 2025, Presiden AS Donald Trump menyatakan dalam acara makan malam di Gedun...
Sering Merasa Down? Saatnya Bergerak Mulai Sekarang!
Ketika kita menghadapi peristiwa tak terduga atau berada di bawah tekanan besar, wajar jika merasa g...
Perjalanan Zeng Fanbo di AS Makin Panas! Pelatih Puji Ketajaman Tembakan, Jurnalis Nets Ungkap Peluang Besar Raih Kontrak Two-Way
Kabar terbaru datang dari perjalanan Zeng Fanbo di Amerika Serikat. Vaughn Compton, pelatih yang saa...
Lemborexant: Obat Tidur Baru yang Bebas dari “Kategori II”
Bagi banyak penderita insomnia, obat tidur sering menjadi satu-satunya cara untuk bisa beristirahat....
Lima Perangkap Keuangan yang Bisa Membuat Orang Paruh Baya Kembali Miskin — Jauhi Semuanya!
Paruh Baya Bukan Perjalanan Mudah — Nikmati Kekayaanmu dengan Bijak! Seorang investor pernah berkata...
Benarkah Ada “Garis Pemutus” Kehidupan? Begini Kata AI dari Amerika
Belakangan, internet ramai membahas istilah “斬殺線”—yang kerap diterjemahkan sebagai “garis eksekusi” ...
Tancap Gas di Era Baru: Sampai Di Mana Batas Mobil Buatan Dalam Negeri?
(Kuala Lumpur, 30 Des) Setelah Proton dan Perodua masing-masing meluncurkan kendaraan listrik (EV) m...
Apple Tegas Melawan Denda Antimonopoli India Senilai US$38 Miliar
Apple kembali menyatakan keberatannya terhadap kerangka sanksi antimonopoli terbaru di India. Intiny...
Kontroversi Memanas! Juara Nasional Maraton Jadi “Peringkat 2” di Live Zhang Shuihua — Kena Sanksi Larangan Bertanding dan Mengaku Diperas Sang Murid Tercinta
Pada 24 Januari (waktu Beijing), Zhang Shuihua menggelar siaran langsung, dan nama pelari maraton Yi...
Anthropic Luncurkan AI Baru, Saham Perusahaan Analisis Keuangan Anjlok
(San Francisco, 6 Feb) Anthropic, startup kecerdasan buatan (AI) asal Amerika Serikat yang dikenal l...
Guangdong Kalah 104–113 dari Shanghai: 1 Kabar Baik, 3 Kekhawatiran—Huang Mingyi Jadi Kejutan, tetapi Lini Dalam dan Zhang Haojia Tampil Mengecewakan
Pada babak gugur CBA Club Cup, Shanghai menang 113–104 atas Guangdong dan memastikan tempat di semif...
Menantang pasar dengan penerbitan obligasi langka bertenor 100 tahun, mampukah Alphabet menghimpun dana sesuai rencana?
(Mountain View, 10 Februari) — Untuk menghadapi persaingan AI yang makin sengit dan kebutuhan modal ...