Ekspor kopi Vietnam mencetak rekor baru, mendorong petani di daerah pegunungan menjadi lebih sejahtera.
(Hanoi, 5 Januari) Industri kopi Vietnam mencatat pencapaian bersejarah berkat kenaikan harga kopi d...
(Hanoi, 5 Januari) Industri kopi Vietnam mencatat pencapaian bersejarah berkat kenaikan harga kopi dunia, serta peningkatan teknologi pengolahan dan kualitas produk. Nilai ekspor menembus US$8 miliar dan mencapai sekitar US$8,3 miliar, menjadikannya tonggak penting sekaligus mempertahankan posisi Vietnam sebagai eksportir kopi terbesar nomor dua di dunia. Pelaku industri menyebut kondisi ini turut mengangkat pendapatan banyak petani kopi di daerah pegunungan.
Vietnam dikenal sebagai “negara kopi” dengan kafe yang mudah ditemukan di mana-mana—mulai dari warung pinggir jalan hingga jaringan kafe modern. Ragam minumannya pun luas, dari kopi pahit pekat dengan saringan tetes logam tradisional (Phin), hingga varian populer seperti kopi kelapa, kopi asin, dan kopi single origin.
Data bea cukai yang dikutip dalam laporan menyebut, pada paruh pertama Desember, volume ekspor kopi mencapai sekitar 76.100 ton dengan nilai sekitar US$401,6 juta, melonjak dibanding paruh pertama November dan juga tumbuh dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Secara kumulatif dari awal tahun lalu hingga pertengahan Desember, ekspor diperkirakan sekitar 1,48 juta ton dengan nilai sekitar US$8,36 miliar. Kenaikan nilai ekspor jauh lebih besar daripada kenaikan volume, terutama karena harga ekspor yang meningkat.
Dari sisi pasokan, cuaca yang kurang mendukung di wilayah produsen utama—terutama Brasil dan Vietnam—membuat pasokan lebih ketat. Sementara itu, permintaan dari pasar utama seperti Eropa dan Amerika Serikat relatif stabil, sehingga harga cenderung tetap kuat dan mendorong pendapatan ekspor Vietnam.
Dari struktur produk, Robusta masih menjadi komoditas utama ekspor Vietnam dan menyumbang porsi terbesar dari nilai ekspor. Namun, porsi produk kopi olahan terus naik, menunjukkan pergeseran dari model “jual banyak” menuju “jual bernilai,” seperti kopi instan dan kopi sangrai. Peningkatan ini didukung kemampuan pengolahan dalam negeri yang makin baik serta pemanfaatan perjanjian perdagangan bebas yang lebih efektif.
Seiring industri naik kelas, pendapatan petani ikut meningkat. Vietnam memiliki sekitar 710.000 hektare kebun kopi yang terkonsentrasi di wilayah Dataran Tinggi Tengah. Laporan menyebut keuntungan petani membesar, upah pemetik saat musim panen meningkat, dan pelaku industri mempercepat investasi alat serta teknologi untuk menaikkan kualitas dan harga jual. Di kawasan Kota Tua Hanoi, toko kopi spesialis tumbuh pesat seiring meningkatnya minat wisatawan asing, meski persaingan antarkafe juga makin ketat.
Zelensky Usulkan Kesepakatan “Drone-Dibalik-Peralatan”: Perkenalkan Teknologi UAV Uji Tempur Ukraina kepada Trump
Pada 16 Juli, Presiden Volodymyr Zelensky kepada New York Post mengungkap ia tengah merundingkan kesepakatan besar dengan mantan Presiden AS Donald Trump: Amerika akan mengakuisisi teknologi drone militer kecil Ukraina yang teruji di medan perang, sementara Ukraina membeli sistem pertahanan udara dan rudal anti-kapal canggih dari AS. Jika terwujud, pertukaran ini akan mengubah kemampuan drone AS dan memberi pasokan penting bagi Ukraina.
Laga Pramusim: Knicks Bangkit Lewat Perpanjangan Waktu, Tundukkan Timberwolves — Edwards 17 Poin, Brunson Kurang Tajam
10 Oktober — Dalam pertandingan pramusim NBA yang menegangkan, Minnesota Timberwolves gagal memperta...
NVIDIA Suntikkan USD 1 Miliar ke Nokia — Langkah Strategis Menuju Era 6G Berbasis AI
Pada 28 Oktober, NVIDIA dan Nokia mengumumkan kemitraan strategis besar untuk mempercepat transforma...
Bahkan saat diletakkan terbalik pun tetap bisa mengisi daya — remote Google TV generasi mendatang akan memakai sel surya dua sisi yang dapat menyerap cahaya dari kedua arah.
Menurut laporan IT Home pada 21 November, perusahaan Swedia Epishine mengumumkan pada tanggal 17 bah...
Ma Guangyuan Menilai Surat Antartika Yu Minhong: “Tulisan yang tenang, berimbang, dan tidak ikut arus emosi warganet”
Pada 23 November, ekonom Ma Guangyuan memposting beberapa komentar di Weibo mengenai surat internal ...
Hasil putaran pertama voting fans NBA All-Star telah keluar: Luka Doncic memimpin dengan 1.249.518 suara, diikuti Giannis Antetokounmpo
LeBron James dan Kevin Durant turun peringkat, sementara Stephen Curry naik ke peringkat 3 Barat. Se...
Prakiraan Salju 43 cm di Aplikasi Cuaca iPhone Picu Kontroversi, Meteorolog AS: 95% Profesional Berharap Aplikasi Ini Hilang
Menurut laporan Fast Technology pada 23 Januari, sebagian besar wilayah di Amerika Serikat diperkira...
Petinggi Tenis Meja Jerman: Tim Putra Tiongkok Alami Masa Transisi, Fan Zhendong Masih Tak Tergantikan
Pada 30 Januari, jajaran petinggi tenis meja Jerman membahas kondisi terkini tim nasional Tiongkok d...
Momen Mengharukan di Sepak Bola: Fans Senegal Kumpulkan Dana $70K untuk Pelatih, Ditolak dengan Elegan
Pada 19 Januari, Senegal memenangkan Piala Afrika dengan mengalahkan Maroko 1-0. Dalam final, pelati...
Putra Ma Rulong berusia 49 tahun meninggal mendadak setelah terjatuh di rumah; pihak keluarga menyebut denyut jantungnya sempat kembali.
(Taipei, 3)Aktor senior Taiwan Ma Ju-lung (nama asli: Huang Zhengxiong) meninggal dunia pada 2019 ak...
Jessica Hsuan jarang angkat bicara soal kepergiannya dari TVB; kini penyebab utama di balik keputusan tersebut akhirnya terungkap.
(Hong Kong, 3)Drama klasik A Step Into the Past yang dibintangi Jessica Hsuan (Xuan Hsuan) kembali r...