2026年9月10日

Lebih dari 24 Jam Setelah Sanksi Dijatuhkan: Sikap 13 Klub Terpecah — 6 Mengakui Kesalahan, 6 Diam, 1 Protes lalu Hapus Pernyataan

Pada 29 Januari, otoritas sepak bola Tiongkok menggelar pertemuan khusus di Beijing terkait kampanye...

Pada 29 Januari, otoritas sepak bola Tiongkok menggelar pertemuan khusus di Beijing terkait kampanye pemberantasan “pengaturan skor dan perjudian ilegal”. Usai pertemuan tersebut, Asosiasi Sepak Bola Tiongkok (CFA) mengumumkan sanksi terhadap 13 klub profesional. Lebih dari 24 jam berlalu, respons dari klub-klub tersebut menunjukkan perbedaan yang mencolok.

Dari 13 klub yang dihukum, sembilan berasal dari Liga Super Tiongkok, sementara empat lainnya merupakan klub Liga Satu: Changchun Yatai, Ningbo, Meizhou Hakka, dan Suzhou Dongwu. Shanghai Shenhua dan Tianjin Jinmen Tiger menerima hukuman paling berat, masing-masing dikurangi 10 poin liga dan didenda 1 juta yuan.

Enam klub—Shanghai Shenhua, Shanghai Port, Tianjin Jinmen Tiger, Changchun Yatai, Ningbo, dan Suzhou Dongwu—segera merilis pernyataan resmi, mengakui kesalahan di masa lalu serta menyampaikan permohonan maaf kepada publik. Shanghai Shenhua menjadi klub pertama yang bersuara, menegaskan bahwa mereka “menghormati dan menerima keputusan sanksi serta menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada para pendukung dan mitra.”

Sebaliknya, Qingdao Hainiu, Shandong Taishan, Henan FC, Zhejiang FC, Wuhan Three Towns, dan Meizhou Hakka hingga kini belum mengeluarkan pernyataan apa pun. Banyak suporter menilai sikap diam ini sebagai bentuk penolakan tersirat.

Sementara itu, Beijing Guoan justru bereaksi paling mencolok. Pada sore hari setelah pengumuman sanksi, klub tersebut mengunggah pernyataan bernada protes: “Manusia bisa berbuat, tetapi langit melihat; keadilan selalu ada.” Unggahan tersebut dengan cepat menjadi perbincangan hangat dan masuk jajaran trending, sebelum akhirnya dihapus sekitar satu jam kemudian.

Setelah penghapusan tersebut, Guoan tidak mengeluarkan pernyataan lanjutan. Namun, manajemen klub mengadakan pertemuan tertutup dengan perwakilan suporter untuk menjelaskan situasi. Usai pertemuan, perwakilan suporter menegaskan bahwa klub “tidak melakukan kesalahan apa pun.”

接著讀