2026年9月10日

Pengisi suara Empresses in the Palace murka suaranya disalahgunakan AI untuk keuntungan, siap tempuh jalur hukum

(Beijing, 22) Pengisi suara ternama Tiongkok, Ji Guanlin, yang dikenal sebagai suara di balik karakt...

(Beijing, 22) Pengisi suara ternama Tiongkok, Ji Guanlin, yang dikenal sebagai suara di balik karakter ikonik seperti Zhen Huan dalam Empresses in the Palace dan Dongfang Bubai (versi Joe Chen) dalam The Smiling, Proud Wanderer, memiliki suara khas yang membuatnya dijuluki “suara di balik para bintang.” Perannya sebagai Zhen Huan bahkan menjadi fenomena, dengan intonasi lembut namun berwibawa yang sering ditiru dan diolah ulang oleh warganet.

Namun, seiring pesatnya perkembangan teknologi AI, isu penyalahgunaan suara mulai muncul. Pada 21 Maret, Ji Guanlin secara terbuka mengeluarkan pernyataan di Weibo, mengungkap bahwa dalam beberapa tahun terakhir, ada individu dan institusi yang tanpa izin mengambil sampel suaranya dan menggunakan teknologi AI untuk menciptakan audio yang sangat mirip dengannya, bahkan digunakan untuk tujuan komersial dan karya turunan. Hal ini dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap hak hukumnya.

Dalam pernyataannya, ia menegaskan tiga poin utama: tidak pernah memberikan izin penggunaan suara untuk AI, melarang sepenuhnya penggunaan tersebut, dan akan menempuh jalur hukum terhadap pelanggaran. Ia menekankan bahwa tidak ada pihak yang diizinkan menggunakan suaranya untuk keperluan AI atau dalam bentuk karya apa pun.

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa tanpa persetujuan tertulis resmi, siapa pun dilarang keras mengambil, meniru, mensintesis, atau memodifikasi suaranya menggunakan AI, baik untuk tujuan komersial maupun non-komersial. Ia juga menegaskan bahwa semua konten AI yang beredar saat ini tidak mendapat izin darinya, serta mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan atau menggunakan konten tersebut.

Ji Guanlin juga menyatakan bahwa ia tidak bertanggung jawab atas segala konten AI yang dibuat tanpa izin. Jika tindakan tersebut merugikan reputasi atau hak pribadinya, ia akan menempuh jalur hukum. Ia juga mendesak pihak terkait untuk segera menghentikan pelanggaran serta menghapus konten yang ada, dan mengajak platform digital untuk bertindak cepat terhadap laporan demi menjaga ekosistem kreatif yang sehat dan melindungi hak para pengisi suara.

接著讀