Altcoin Musim Panas: Cannes Siap Terima Pembayaran Crypto di Sebagian Besar Toko
Cannes akan menjadi salah satu kota pertama yang mengadopsi pembayaran altcoin secara luas di sektor ritel, menandai langkah besar adopsi kripto di dunia nyata.
Mayoritas Merchant Cannes Siap Terima Kripto Mulai 2025
Cannes, kota ikonik di Prancis, tengah bersiap menjadi salah satu pionir adopsi kripto Eropa dengan menargetkan integrasi pembayaran aset digital seperti Bitcoin, Ethereum, dan stablecoin ke dalam ekosistem bisnis lokal. Menurut Artem Shaginyan, Kepala Strategi Lunu Pay, sekitar 90% pelaku usaha Cannes diproyeksikan menerima pembayaran kripto mulai musim panas 2025. Inisiatif ini dipercepat melalui pelatihan terstruktur yang difasilitasi Walikota Cannes, David Lisnard, bertujuan memastikan kesiapan pelaku UMKM hingga bisnis kelas atas dalam melayani pembayaran aset digital. Proyeksi ini dapat mengubah struktur transaksi di kawasan pariwisata utama Eropa dan memperluas daya tarik kota bagi wisatawan internasional dan investor kripto (Sumber: Bloomberg).
Data dan Tren Penggunaan Kripto Dunia Menunjukkan Lonjakan
Adopsi pembayaran kripto di ruang publik semakin berkembang pesat. Misalnya, Lugano di Swiss dan Colorado di Amerika Serikat telah memungkinkan penggunaan aset digital untuk pembayaran pajak dan layanan publik, mempertegas tren global integrasi kripto dalam ekosistem pembayaran. CoinDesk mencatat volume transaksi Bitcoin naik 17% dalam kuartal pertama 2024, menandakan permintaan yang tumbuh kuat. Harga Bitcoin per 10 Juni 2024 berada di level $69.500, sementara Ether diperdagangkan di kisaran $3.700 per CoinMarketCap. Shaginyan menegaskan, “Saat kota sebesar Cannes mengintegrasikan pembayaran kripto secara luas, pembayaran Web3 masuk ke ranah nyata, bukan sekadar konsep daring.” Implementasi di Cannes dapat mendorong adopsi altcoin ke ranah komersial sehingga memperkuat peran aset digital dalam ekonomi riil (Reuters).
Pentingnya Kolaborasi Pemerintah dan Bisnis dalam Mendorong Inovasi Pembayaran
Langkah Cannes mencerminkan kebutuhan kota global untuk menyesuaikan diri terhadap perubahan pola pembayaran konsumen digital. Kolaborasi antara pemerintah kota dan platform pembayaran kripto seperti Lunu Pay mempercepat transfer teknologi dan kesiapan bisnis lokal dalam menghadapi tuntutan konsumen generasi baru. Inisiatif ini didesain untuk menarik wisatawan dengan daya beli tinggi yang cenderung menggunakan aset digital sebagai alat pembayaran. Bank Sentral Eropa (ECB) menyatakan, penetrasi stablecoin dan aset digital ke sektor ritel akan terus meningkat seiring regulasi yang lebih jelas dan infrastruktur blockchain yang matang. Integrasi pembayaran kripto di Cannes dapat menjadi referensi bagi kota besar lain di dunia dalam mengadopsi Web3 sebagai bagian dari strategi transformasi digital sektor keuangan.
Modi Tidak Gentar terhadap Tekanan Trump: Mengapa India Tetap Membeli Minyak Rusia Meski Dihantui
Kembalinya Trump ke Gedung Putih membawa kembali kebijakan perdagangan AS yang agresif. India kini m...
Flare Matahari X4.0 Meletus dari Area Aktif 14274 — Peringatan dari Administrasi Meteorologi Tiongkok soal Dampak pada Komunikasi Bumi
Menurut informasi dari Pusat Pemantauan dan Peringatan Cuaca Antariksa Nasional di bawah Administras...
Tak Lagi Menyilaukan Saat Main Ponsel di Malam Hari: Samsung One UI 8.5 Siap Hilangkan Ikon Putih yang Terlalu Terang
Android Authority pada 27 November kemarin merilis sebuah laporan yang menunjukkan bahwa One UI 8.5 ...
Terancam “Disita” hingga Separuh Kepemilikan Saham, Pendiri Google Tinggalkan Silicon Valley
Satu gagasan “brilian” dari sebuah serikat pekerja kini mengguncang lingkaran para superkaya di Sili...
Warga Tiongkok menikmati libur Imlek terpanjang sepanjang sejarah; Malaysia melonjak jadi salah satu destinasi wisata terpopuler
Beijing / Kuala Lumpur, 13 Januari — Libur Tahun Baru Imlek di Tiongkok tahun ini berlangsung selama...
Setelah 8 tahun, Liu Qiangdong dan Zhang Zetian kembali tampil bersama di Davos sambil bergandengan tangan—tetap mesra.
Satu foto gandengan tangan kembali membuat internet ramai. Pada 21 Januari (waktu Swiss), Liu Qiangd...
Brand Camel menyampaikan permintaan maaf kepada Wang Junkai terkait kejadian tersebut.
Pada 23 Januari, merek pakaian CAMEL (Luo Tuo) merilis pernyataan permintaan maaf melalui akun resmi...
Svitolina Dikecam Fans: “Kalau Peduli Negara, Kenapa Tak Sumbangkan Hadiah atau Ikut Bertugas?”
Pada 29 Januari, semifinal tunggal putri Australia Open mempertemukan Elina Svitolina dengan petenis...
Dengan janggut lebat, Ken Chu melakukan siaran langsung; penampilan terbarunya memicu perbincangan hangat.
(Taipei, 5 Februari)Selebritas Taiwan Ken Chu belakangan menjadi sorotan setelah dikabarkan berselis...
Liao Ke Fa Bawa Sea of Life “Pulang” ke Tayangan, Chen Xue Zhen dan Lü Yang Hadir Promosi pada 6 April
(Kuala Lumpur, 20) Film terbaru Life Goes On karya sutradara Lau Kek Huat akan tayang di seluruh Mal...
Hitung mundur 8 hari menuju Liga Super Jiangsu, suasana semakin memanas! Sejumlah bintang akan tampil memeriahkan acara, didukung sponsor utama Adidas. “Tiga Belas Jagoan Jiangsu” akan kembali berkumpul di lapangan, menghidupkan kembali euforia sepak bola di kawasan tersebut.
Dengan hanya 10 hari tersisa, Liga Sepak Bola Kota Jiangsu 2026 (“Su Super League”) akan dimulai pad...