Trump Tunda Serangan ke Iran, Anggota Kongres Dukung: “Inilah Alasan Popularitasnya Tembus 56%”
Presiden AS Donald Trump memutuskan menunda serangan militer ke Iran pada 19 Juni, dengan alasan memberi peluang bagi jalur diplomatik. Langkah ini mendapat dukungan dari anggota Kongres Marjorie Taylor Greene, yang memuji sikap Trump dan mengaitkannya dengan lonjakan popularitasnya menjadi 56%. Gedung Putih menyatakan keputusan akhir akan diambil dalam dua minggu ke depan.
Trump Ubah Arah Kebijakan Iran, Greene Puji Lonjakan Popularitasnya
Presiden AS Donald Trump memilih menunda rencana serangan terhadap Iran dan membuka peluang negosiasi. Dalam pernyataan 19 Juni, juru bicara Gedung Putih, Levitt, mengatakan bahwa keputusan akhir akan diumumkan dalam dua minggu, dengan negosiasi dianggap “sangat mungkin terjadi.”
Anggota Kongres Dukung Langkah Damai, Kaitkan dengan Survei Tinggi
Marjorie Taylor Greene, anggota Kongres dari Partai Republik, memuji langkah Trump di media sosial:
“Saya senang Presiden Trump memberi waktu untuk diplomasi dengan Iran dan Israel. Presiden lain mungkin sudah menjatuhkan bom dan menyulut perang tanpa memikirkan korban sipil.”
Ia menambahkan, “Inilah alasan popularitasnya tembus 56%! Warga Amerika ingin bensin murah, makanan terjangkau, dan biaya hidup ringan—bukan perang baru.”
Greene selama ini dikenal menolak keterlibatan militer AS di Timur Tengah dan mewakili suara populis dari basis pendukung Trump.
Gedung Putih: Tujuan Tetap, Tapi Jalur Damai Terbuka
Levitt menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah tetap mencegah Iran memperkaya uranium dan memperoleh senjata nuklir. Namun diplomasi sekarang menjadi opsi nyata.
“Keputusan akhir presiden akan tergantung pada respons Iran dalam beberapa hari ke depan,” katanya.
Batas waktu dua minggu dikenal sebagai strategi khas Trump sejak masa jabatan sebelumnya, sering digunakan untuk menunda atau menguji reaksi publik.
Friksi Internal di Kubu GOP, MAGA Ingatkan Bahaya Perang
Ketegangan Iran-Israel menimbulkan perpecahan di dalam Partai Republik, khususnya di kalangan pendukung Trump. Sementara sebagian menyerukan aksi militer, sosok seperti Greene lebih mendorong fokus pada masalah domestik.
“Warga AS membayar pajak. Pemerintah harus memprioritaskan kedamaian, bukan peperangan,” tegasnya.
Tak Tahan Tekanan Trump? Meksiko Berencana Naikkan Tarif untuk Produk Impor dari Tiongkok
Apakah sikap Meksiko yang selama ini menegaskan “tidak akan pilih sisi antara AS dan Tiongkok” mulai...
Deepal Menanggapi Rumor Akuisisi Pabrik Chongqing Hyundai: Mengakui Memang Ada Rencana Tersebut
Berdasarkan laporan Kuai Technology pada 24 November, beberapa media baru-baru ini mengabarkan bahwa...
Manajer Show Lo mempublikasikan hasil tes DNA untuk menanggapi rumor bahwa dua anak tersebut adalah anak biologis Show Lo.
Satu laporan tes DNA akhirnya mengakhiri rumor panas tentang “siapa ayah kandungnya”. Pada 26 Novemb...
Li Hongyi Kena “Perintah Pembatasan Konsumsi” dari Pengadilan — Dilarang Naik Pesawat, Kereta Cepat, dan Menginap di Hotel Berbintang
Chinese actor Li Hongyi, 27, rose in popularity in recent years for his role as Xiao Se in The Blood...
Lonjakan Emas Malaysia Berlanjut Berkat Cabang Loncat Indah, Hoki, dan Balap Sepeda
(Bangkok, 19) Kontingen Malaysia kembali mencatat lonjakan emas di SEA Games, dengan kabar baik data...
Gelombang PHK kembali melanda sektor keuangan; Citi dan UBS termasuk di dalamnya
New York, 13 Januari — Sejumlah lembaga keuangan global memulai tahun baru dengan langkah efisiensi,...
Kemeriahan Gala Tahunan di Hotel Tahun Ini Diam-Diam Menghilang
“Jumlah pesanan acara tahunan perusahaan yang kami terima tahun ini benar-benar memprihatinkan.” A, ...
Pendapatan melonjak lebih dari 50%, Boeing berbalik untung pada kuartal terakhir tahun lalu.
(Washington, 28 Januari)Raksasa penerbangan dan pertahanan AS, Boeing, mencatat pembalikan kinerja y...
Putri Dee Hsu Disindir Netizen “Tak Mau Sekolah Demi Nikah dengan Orang Kaya” — Adiknya Pasang Badan: “Kami Memang Sudah Kaya”
(Taipei, 31 Maret) Alice Hsu, putri bungsu dari selebriti Taiwan Dee Hsu (Little S), sebelumnya semp...
Upacara penghormatan terakhir Shi Ming digelar hari ini; karangan bunga atas nama Li Yonghao dan istrinya dipindahkan ke tangga belakang
(Hong Kong, 22) Mantan istri Li Ka-ding, yaitu Shi Ming, meninggal dunia bulan lalu. Hari ini upacar...