Langkah Selanjutnya Son Heung-min? Bintang Spurs Hadapi Masa Depan Tak Pasti, MLS Muncul sebagai Pilihan Utama
[Analisis Mendalam | Update Transfer Son Heung-min]Pada usia 33 tahun, ikon sepak bola Korea Selatan...
[Analisis Mendalam | Update Transfer Son Heung-min]
Pada usia 33 tahun, ikon sepak bola Korea Selatan, Son Heung-min, mungkin akan segera mengakhiri karier gemilangnya bersama Tottenham Hotspur. Dengan pelatih baru Frank yang kini memimpin, Spurs sedang menjalani perombakan skuad besar-besaran—dan posisi Son sebagai andalan utama tim mulai tergeser dari rencana jangka panjang klub.
Tottenham sudah mendatangkan beberapa rekrutan besar musim panas ini, termasuk penyerang West Ham Mohammed Kudus, bintang muda Jepang Takai Kato, dan menuntaskan pembelian Mathys Tel dari Bayern. Laporan menyebutkan bahwa Son tak lagi termasuk dalam daftar starter utama, dan klub bersedia melepasnya dengan harga sekitar €20 juta.
Klub MLS Los Angeles FC muncul sebagai kandidat terkuat untuk merekrut Son. Setelah memutus kontrak Olivier Giroud, LAFC memiliki dua slot Designated Player (DP) yang kosong. Ditambah dengan komunitas Korea-Amerika terbesar di AS yang berada di Los Angeles (sekitar 320.000 orang), kehadiran Son bisa secara signifikan meningkatkan performa tim sekaligus nilai komersial. Mantan rekan setimnya di Spurs, Hugo Lloris, juga kini bermain di klub ini—faktor tambahan yang mungkin mempengaruhi keputusannya.
Meski Tottenham hanya finis di peringkat ke-17 Premier League musim lalu, performa Son tetap impresif: mencetak 11 gol dan 12 assist serta membantu tim meraih gelar juara Liga Europa. Ia mencatat rekor delapan musim berturut-turut mencetak dua digit gol di Premier League—prestasi langka bagi pemain Asia.
Pakar transfer Fabrizio Romano melaporkan bahwa Son akan berdiskusi secara pribadi dengan pelatih Frank. Jika dipastikan tidak mendapat waktu bermain reguler, ia siap memulai proses kepindahan. Klub-klub Arab Saudi juga memburunya, bahkan beberapa bersedia menawarkan gaji €40 juta per tahun—namun Son dikabarkan lebih memprioritaskan waktu bermain yang konsisten.
Dalam jangka pendek, transfer tidak akan segera terjadi. Son akan mengikuti tur pramusim Asia bersama Tottenham, termasuk derby London Utara melawan Arsenal di Hong Kong dan laga kontra Newcastle United di Seoul pada 3 Agustus. Kehadirannya sangat penting secara komersial—menjualnya sebelum laga akan menyebabkan kehilangan hingga 75% dari pendapatan tiket; bahkan jika ia tidak bermain, klub tetap bisa kehilangan hingga 50% dari pemasukan.
Melihat ke depan, MLS menawarkan kombinasi ideal antara persaingan yang layak, sorotan media, dan peluang pengembangan karier. Meski gaji tidak sebesar di Arab Saudi, MLS tetap menarik bagi pemain yang ingin tetap bertanding di level tinggi dalam sorotan global. Menariknya, LAFC akan dua kali bertemu Inter Miami-nya Messi musim ini—momen spesial yang layak dinantikan.
Dari sisi gaya hidup, AS juga mendukung rencana Son pasca pensiun, terutama dalam bidang fashion dan bisnis yang ia minati. Ditambah lagi, jarak antara Los Angeles dan Korea Selatan lebih singkat dibanding London, memudahkan dirinya dalam membagi waktu untuk klub dan tim nasional.
Kini, Son Heung-min berada di persimpangan karier. Keputusan yang ia ambil bukan hanya akan membentuk warisannya sendiri, tapi juga berpotensi mendefinisikan ulang peran pesepakbola Asia di panggung global.
Pembersihan di Man United Memanas: 4 Pemain Diusir dari Ruang Ganti, Sancho Rela Potong Gaji Demi Kembali ke Dortmund
Proses perombakan skuad Manchester United di bawah manajer baru Rúben Amorim kini masuk babak baru. ...
4-0, 2-1! Hari Gila di Liga Super China — Changchun Yatai Dibantai, Harapan Bertahan Pupus, Tianjin Tigers Tumbang di Tangan Shandong Taishan!
4-0, 2-1! Hari Gila di Liga Super China — Changchun Yatai Dibantai Total, Harapan Bertahan di CSL Ha...
Percepat Transformasi “AI”, Amazon Tetap Ekspansi Sambil Melakukan PHK
SEATTLE, 24 Nov — Amazon terus memperluas investasi besar di bidang kecerdasan buatan (AI) dan infra...
Raksasa Chip Mundur dari Beberapa Segmen untuk Fokus pada Pertumbuhan Inti
Organisasi Statistik Perdagangan Semikonduktor Dunia (WSTS) baru-baru ini menaikkan perkiraan pasar ...
Tinggal satu hari menuju final Piala Asia U23: kelemahan terbesar Timnas China terungkap, jalan menuju gelar kini makin berat.
Dalam dua hari ke depan, Piala Asia U23 akan memasuki fase paling menentukan dengan digelarnya laga ...
Sebuah Strategi 8 Tahun yang Mengerek Kapitalisasi Pasar Alibaba hingga Bertambah US$100 Miliar
Narasi tentang chip kini menjadi faktor utama yang menggerakkan harga saham Alibaba. Hingga penutupa...
Gelombang IPO terkuat dalam hampir 20 tahun, Malaysia memimpin pasar IPO Asia Tenggara.
(Kuala Lumpur, 28 Januari)Malaysia mencatat kinerja paling aktif di pasar penawaran umum perdana (IP...
Lonjakan Harga Perak Picu Demam Daur Ulang Film CT: Pasangan Dihukum Karena Pemurnian Ilegal
Dipicu oleh kenaikan harga perak internasional, pasar daur ulang film CT medis yang mengandung perak...
Restoran Simpan Sisa Makanan Bintang Keep Running untuk Spot Foto — Dikecam karena Lalat dan Isu Kebersihan
(Haikou, 27 Maret) Acara varietas populer Tiongkok Keep Running resmi memulai syuting musim ke-14 di...
Setelah kekalahan telak timnas China dari Kamerun, Shao Jiayi langsung angkat bicara dan mengambil keputusan penting, yang mendapat pujian luas dari para penggemar
Dalam laga kedua FIFA International Series, Timnas China menghadapi tim kuat Kamerun. Namun, sorotan...
Sebak Mengenang Mendiang Isteri, Felix Wong Tampil Sebagai Tetamu Konsert, Cetus Spekulasi Kembali ke Dunia Hiburan
HONG KONG, 16 Juli – Pelakon Hong Kong Felix Wong, 64, akhirnya kembali membuat penampilan di pentas...