2026年9月10日

[Perang Chip Memanas] Intel Siap Balikkan Keadaan dengan 3D Cache, AMD Tanggapi dengan Desain V-Cache Ganda untuk Era AI

Saat prosesor AMD 3D V-Cache X3D terus mendominasi pasar gaming dan komputasi performa tinggi, Intel...

Saat prosesor AMD 3D V-Cache X3D terus mendominasi pasar gaming dan komputasi performa tinggi, Intel mulai menyiapkan serangan balik. Berdasarkan laporan terbaru, Intel telah memasukkan satu model baru dalam roadmap platform desktop generasi berikutnya, Nova Lake, yang akan menggunakan dua unit Big Last Level Cache (BLLC) dengan total kapasitas melebihi 200MB — peningkatan signifikan dari perkiraan awal 140MB dengan satu unit BLLC.

Ini menunjukkan bahwa Intel kemungkinan menggunakan konfigurasi cache 64MB per unit, serupa dengan strategi 3D V-Cache milik AMD.

Namun, teknologi 3D cache Intel diperkirakan baru hadir pada akhir 2026, memberi AMD waktu emas untuk mengambil langkah terlebih dahulu—dan AMD tidak menyia-nyiakan kesempatan itu.

🔥 AMD Siapkan Chip Zen 5 X3D Ganda untuk Tantangan AI

Bocoran terbaru mengungkap bahwa AMD sedang mengembangkan dua prosesor Zen 5 X3D dengan cache besar untuk mendukung beban kerja performa tinggi:

  1. Ryzen 7 9700X3D
    • 8 core / 16 thread
    • 96MB cache
    • TDP 120W
  2. Ryzen 9 X3D generasi baru (nama belum diumumkan)
    • 16 core / 32 thread
    • 192MB cache
    • TDP 200W

Sebagai perbandingan, Ryzen 9 9950X3D saat ini memiliki 144MB cache dan TDP 170W. Dengan total 192MB cache, ini hampir pasti menandakan konfigurasi dual CCD dengan 3D cache, kemungkinan 64MB di satu CCD dan 48MB di lainnya—struktur asimetris.

Sebenarnya pada awal 2024, AMD sempat menyatakan bahwa solusi V-Cache ganda dianggap kurang efisien secara ekonomi. Namun dengan semakin populernya penggunaan AI dan model bahasa besar (LLM), permintaan akan cache besar menjadi relevan dan layak dicoba.

⚔️ Intel vs AMD: Perebutan Dominasi Cache di Era Komputasi AI

Meski prosesor 3D cache milik Intel belum hadir di pasar, langkah ini sudah cukup untuk memanaskan suasana. Sementara itu, AMD memanfaatkan posisi sebagai pelopor untuk mendominasi tidak hanya gaming, tetapi juga pasar AI dan multitasking dengan chip ber-cache super besar.

Perang cache kini bukan lagi soal kecepatan semata, tapi tentang siapa yang lebih siap menghadapi masa depan komputasi berbasis AI.

接著讀