KTT AS-Rusia Mendekat: Eropa Dikesampingkan, Ukraina Khawatir Tersingkir dari Proses Perdamaian
Pada 15 Agustus, Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin akan menggelar pertemuan...
Pada 15 Agustus, Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin akan menggelar pertemuan tatap muka pertama mereka sejak 2021. Meski krisis Ukraina akan masuk agenda, analis menilai fokus utama tetap pada hubungan AS-Rusia, sementara Eropa dan Ukraina memiliki pengaruh terbatas di meja perundingan.
Ukraina dan Eropa Suarakan Kekhawatiran
Setelah pengumuman KTT, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada 9 Agustus menegaskan bahwa perdamaian harus diputuskan bersama Ukraina dan dibangun di atas kerangka keamanan yang jelas dan dapat diandalkan. Ia menyebut Ukraina dan AS menjaga komunikasi multi-level sepanjang waktu, meski tidak semua detail dapat dipublikasikan.
Presiden Prancis Emmanuel Macron secara tegas mengatakan bahwa Eropa harus terlibat dalam penyelesaian krisis. Para pemimpin dari Inggris, Denmark, dan Spanyol juga mengadakan pembicaraan dengan Zelenskyy untuk menyelaraskan posisi sebelum KTT AS-Rusia. Namun, Trump, dalam pembicaraan telepon dengan para pemimpin Eropa awal bulan ini, tidak mengundang mereka untuk bergabung dalam perundingan langsung Rusia-Ukraina. Beberapa media menyebut Trump memandang Eropa sebagai “pihak yang tidak dapat dipercaya.”
Para pakar menilai bahwa dalam kondisi saat ini, Ukraina dan Eropa memiliki pengaruh yang sangat terbatas. Zheng Runyu, peneliti di Pusat Studi Rusia Universitas Normal China Timur, menyatakan kemungkinan Eropa atau Ukraina “duduk di meja” sangat kecil.
Perbedaan Pendapat Soal Rencana Gencatan Senjata
KTT “Trump-Putin” ini akan menjadi pertemuan langsung pertama mereka sejak KTT G20 2019. Rusia mengatakan bahwa pembicaraan akan mencakup rencana perdamaian jangka panjang untuk krisis Ukraina. Trump sempat menyebut kemungkinan perjanjian gencatan senjata yang melibatkan “pertukaran wilayah,” namun para pakar berpendapat bahwa netralitas Ukraina adalah isu yang lebih krusial, sementara sengketa wilayah hanya persoalan di permukaan.
Zheng mencatat bahwa Trump kemungkinan lebih fokus pada citra pribadinya dan respons politik dalam negeri, sedangkan sikap Putin terhadap Ukraina relatif stabil. Rusia telah beradaptasi dengan situasi medan perang dan terbiasa menghadapi retorika serta taktik pemerintahan Trump yang tidak menentu.
Lebih Bersifat Simbolis daripada Substantif
Dalam diplomasi AS-Rusia saat ini, Moskow tetap rendah hati dan pragmatis, sementara Trump cenderung mengemas diplomasi dalam gaya “pencipta berita utama” dan “realitas pertunjukan.” Zheng menilai nilai simbolis KTT ini terhadap isu Ukraina lebih besar dibanding dampak nyatanya, karena konflik ini berakar pada dinamika keamanan yang melibatkan AS, Rusia, dan Eropa secara keseluruhan.
Untuk saat ini, kelayakan perjanjian yang diusulkan Trump—dan apakah bisa memenuhi kepentingan semua pihak—masih sangat diragukan. Gencatan senjata masih menjadi tujuan yang jauh.
Kebangkitan & Pengawasan Ketat: “Digital Host Tanpa Tidur” Menantang Para Superstar, Mampukah Menggoyang Pasar E-Commerce Triliunan?
Digital human tengah berevolusi dengan kecepatan luar biasa. Sepuluh tahun lalu, mereka hanyalah “mo...
Walmart dengan Pendapatan $5 Triliun Mengumumkan CEO Baru
Pada 14 November, Walmart mengumumkan CEO Doug McMillon akan pensiun pada 1 Februari 2026, dan John ...
Liverpool Raih Tiga Kemenangan Beruntun, Wirtz Pecah Kebuntuan dan Tampil Menjanjikan
Liga Premier putaran ke-19 akan digelar pada 31 Desember, dengan Liverpool menjamu Leeds United, seb...
Nicole Kidman mengumumkan perceraian, mengakhiri pernikahan 19 tahun.
Aktris Hollywood Nicole Kidman dan bintang musik country Keith Urban, yang selama bertahun-tahun dik...
Pembatasan suku bunga kartu kredit diperingatkan bakal memicu bencana, kata tokoh Wall Street.
(DAVOS, 22) CEO JPMorgan Chase, Jamie Dimon, mengatakan bahwa usulan Presiden Amerika Serikat Donald...
Hyundai Motor menyatakan siap menghadapi produsen mobil Tiongkok
Menurut laporan, Hyundai menyatakan siap menghadapi produsen mobil Tiongkok di pasar Eropa dan akan ...
Stephen Chow beradu keterampilan dengan juara biliar, menghidupkan kembali adegan klasik dari Legend of the Dragon
(Hong Kong, 30 Maret) Aktor dan sutradara legendaris Stephen Chow baru-baru ini membagikan foto diri...
Foto Polaroid Zhang Linghe Diragukan Diedit — Fotografer Menegaskan: “Hasil Bagus Bukan Berarti Photoshop”
Fotografer “Shachuan Chuan” menanggapi tuduhan edit pada foto Zhang Linghe dan menegaskan bahwa semu...
Carman Lee dan Teresa Cheung Diterpa Kontroversi Live Commerce—Asal Produk Terbukti Palsu, Minta Maaf dan Janjikan Refund Penuh
(Hong Kong, 3 April) Merek suplemen kesehatan “Youthit” yang dipromosikan melalui siaran langsung ol...
Kalah 1–2 bukan yang paling mengkhawatirkan — pernyataan Zheng Qinwen usai laga ungkap masalah cedera
Pada 27 April (waktu Beijing), Zheng Qinwen kalah 1-2 dalam sebuah pertandingan penting. Kekalahan i...
Michelle Yeoh Kembali ke Layar Perak Berbahasa Mandarin Menerusi Miss Rubik, Akui Berlatih Rubik Selama Dua Tahun Lebih Meletihkan Berbanding Filem Aksi
Pemenang Oscar Tan Sri Michelle Yeoh kembali ke layar perak berbahasa Mandarin menerusi filem komedi...