2026年9月10日

Main-mainnya Kelewatan! Tiga Hari Habis 500 Ribu, Hobi Aneh Ini Bikin Geleng-Geleng?!

Meskipun sudah lama diketahui bahwa industri hiburan Korea Selatan berada di bawah kendali kuat para...

Meskipun sudah lama diketahui bahwa industri hiburan Korea Selatan berada di bawah kendali kuat para chaebol, setiap kali skandal baru terungkap, publik tetap dibuat tercengang dan batas bawah moral kembali teruji.

Pada 25 September lalu, sebuah kabar heboh mengguncang negeri ginseng: pengusaha ternama sekaligus mantan Ketua CJ Group, Lee Jae-hyun, dibongkar paparazi karena diduga menggelar pesta rahasia dengan obsesi khusus pada stoking hitam dan sepatu hak super tinggi.

Yang membuat kasus ini semakin menggemparkan, sumber bocoran tersebut datang dari Dispatch (D社), media investigasi paling kredibel di Korea. Menurut laporan mereka, selera Lee jauh dari kata biasa—ia disebut-sebut kerap mengadakan “audisi rahasia” dengan perempuan cantik, terutama yang bertubuh tinggi semampai.

Beberapa rekaman visual terlalu sensitif untuk dipublikasikan, namun Dispatch membagikan potongan percakapan yang bikin publik geleng kepala. Dalam instruksi manajer kepada para gadis, tertulis jelas: jangan mengikat rambut, kenakan sepatu hak di atas 9 cm, pilih busana elegan dengan warna gelap. Semua harus tampil glamor dan berkelas.

Menariknya, Lee jarang mengurus langsung. Ia punya jaringan “scout” yang bertugas merekrut perempuan dengan iming-iming “menikmati hidangan dan pertunjukan”. Bayaran yang ditawarkan mencurigakan—hanya 150–200 won—namun aturannya begitu detail, sementara kerahasiaannya luar biasa ketat. Alamat pesta diberikan bertahap, membuat jalurnya berliku bak adegan film mafia.

Kriterianya pun tak kalah ketat: mayoritas gadis harus memiliki tinggi badan di atas 170 cm. Jika berhasil menjadi anggota tetap lingkaran pesta itu, imbalannya fantastis—disebut-sebut mencapai 100 juta won hanya untuk tiga hari kehadiran.

Bagi sebagian orang, nama Lee Jae-hyun mungkin tak begitu familiar, tetapi jejaring keluarganya sangat berpengaruh. Ia adalah kerabat Lee Mi-kyung, Wakil Ketua CJ ENM, perusahaan hiburan besar di balik film pemenang Oscar Parasite. Lebih dari itu, ia merupakan cucu tertua pendiri Samsung, Lee Byung-chul, sekaligus putra dari Ketua pertama Samsung, Lee Maeng-hee. Dengan silsilah sebesar ini, tak heran ia bisa melangkah dengan begitu leluasa di dunia bisnis maupun hiburan.

Sayangnya, keterlibatan chaebol dalam industri hiburan Korea bukanlah hal baru. Sejarah penuh dengan tragedi: aktris Jang Ja-yeon yang mengungkap dipaksa melayani bos-bos besar sebelum mengakhiri hidupnya, hingga kasus Seungri yang menyeret nama pengusaha, aparat, dan jaringan hiburan malam dalam lingkaran narkoba, prostitusi, serta eksploitasi perempuan.

Seungri bahkan terjerat skandal pajak, suap, hingga perdagangan seks dan narkoba. Demi menutupi aibnya, ia rela menggunakan uang dan seks untuk menyuap para tokoh penting di dunia politik, hukum, hingga bisnis.

Menjelaskan kondisi industri hiburan Korea hanya dengan kata “gelap” jelas tak cukup. Dengan lebih dari 95% perekonomian nasional dikuasai oleh chaebol, bayang-bayang mereka tak terhindarkan. Samsung, misalnya, sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan rakyat Korea.

Maka, ketika cucu pendiri Samsung terseret dalam skandal pesta rahasia, publik terkejut namun tidak terlalu heran. Dengan kekuasaan sebesar itu, lahirnya skandal mengejutkan semacam ini—betapapun mengganggu—nyaris sudah bisa ditebak.

接著讀

Kenapa iPhone Lebih Tahan Lama Dibanding Android? Rahasia di Balik “Lab Ketahanan” Apple dan Nilai Jual Kembali 45% Lebih Tinggi

Mengapa begitu banyak orang tetap memilih iPhone meski harganya lebih mahal? Selain karena sistem yang lancar dan update perangkat lunak jangka panjang, daya tahan dan nilai jual kembali adalah alasan utama mengapa iPhone tetap bernilai seiring waktu. Laporan terbaru mengungkap salah satu fasilitas rahasia Apple di markas besarnya di Silicon Valley: Durability Lab (Laboratorium Ketahanan) — tempat di mana ketahanan iPhone ditempa.

452 天前