2026年9月10日

Krisis Talenta Brasil! Mantan Raja Dunia U20 Tersingkir Memalukan: 3 Laga Tanpa Kemenangan, Hanya Raup 1 Poin Setelah 5 Kali Jadi Juara

Pada 5 Oktober, ajang Piala Dunia U20 kembali menghadirkan kejutan besar. Tim muda Brasil U20 harus ...

Pada 5 Oktober, ajang Piala Dunia U20 kembali menghadirkan kejutan besar. Tim muda Brasil U20 harus menelan pil pahit setelah kalah 0–1 dari Spanyol U20 di laga terakhir fase grup — hasil yang membuat mereka terpuruk di dasar klasemen dan tersingkir lebih awal secara memalukan.

Padahal, di atas kertas Brasil jauh lebih unggul. Nilai total skuad mereka mencapai €40,9 juta, sedangkan Spanyol hanya sekitar €30,5 juta. Namun keunggulan tersebut tidak berbuah kemenangan di lapangan. Babak pertama berjalan sengit dan berakhir tanpa gol. Di babak kedua, Pablo García memberi umpan matang kepada Ike Bravo, yang sukses mencetak gol penentu untuk Spanyol.

Brasil mencoba merespons dengan melakukan empat pergantian pemain sekaligus, tetapi lini depan mereka tetap tumpul dan gagal menembus pertahanan lawan. Saat peluit panjang berbunyi, Brasil harus menerima kenyataan pahit tersingkir dari turnamen. Statistik menunjukkan Brasil menguasai bola 45%, melepaskan 13 tembakan (hanya 4 on target) dan menerima 4 kartu kuning, sedangkan Spanyol juga mencatat 13 tembakan, 5 on target, dan hanya 1 kartu kuning.

Sebelumnya, Brasil U20 sudah menunjukkan tanda-tanda kesulitan. Mereka bermain imbang 2–2 melawan Meksiko di laga pembuka, lalu secara mengejutkan kalah 1–2 dari Maroko di pertandingan kedua. Hasil akhir grup pun tak berpihak pada mereka:

  • Maroko memuncaki klasemen dengan 6 poin,
  • Meksiko di posisi kedua dengan 5 poin,
  • Spanyol di urutan ketiga dengan 4 poin,
  • dan Brasil di posisi terakhir dengan hanya 1 poin — tanpa satu pun kemenangan (0 menang, 1 seri, 2 kalah).

Maroko dan Meksiko melaju langsung ke babak 16 besar, sedangkan Spanyol lolos sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik. Sementara itu, Brasil harus pulang lebih awal — hasil yang sangat kontras dengan reputasi mereka sebagai kekuatan besar sepak bola muda dunia.

Secara historis, Brasil U20 adalah tim legendaris di ajang ini. Mereka telah 5 kali menjuarai Piala Dunia U20, hanya kalah dari Argentina yang meraih 6 gelar, dan bahkan pernah 4 kali menjadi runner-up. Namun kini, kejayaan itu seolah tinggal kenangan.

Bahkan di level senior, sepak bola Brasil sedang berada di masa sulit. Dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Amerika Selatan, mereka hanya menempati posisi kelima, tertinggal 10 poin dari rival abadi mereka, Argentina. Meskipun masih berada di peringkat 6 dunia versi FIFA, performa mereka di lapangan jelas tak lagi mencerminkan nama besar “Samba Football” yang dulu ditakuti dunia.

Bagi Brasil — negara yang menjadikan sepak bola sebagai kebanggaan nasional — kegagalan di ajang U20 ini bukan sekadar kekalahan, melainkan peringatan keras bahwa era kejayaan mereka benar-benar sedang diuji.

接著讀