Bahkan Analis Paling Optimistis di Wall Street Mulai Takut
4 November — Saham-saham Amerika terus melesat selama enam bulan terakhir. Keyakinan investor tampak...
4 November — Saham-saham Amerika terus melesat selama enam bulan terakhir. Keyakinan investor tampak tak tergoyahkan. Namun, justru inilah yang membuat salah satu analis paling optimistis di Wall Street merasa khawatir: “Pasar terlalu euforia.”
Pendiri Yardeni Research, Ed Yardeni, memperingatkan bahwa sentimen bullish yang berlebihan dan indikator teknikal yang mulai melemah bisa menyebabkan penurunan 5% pada indeks S&P 500 sebelum akhir Desember.
Sejak April, S&P 500 telah melonjak 37%, salah satu reli terbesar sejak tahun 1950. Investor bahkan mengabaikan nada hati-hati Ketua The Fed Jerome Powell terkait penurunan suku bunga. Yardeni menekankan, “Satu kejutan saja bisa mengguncang pasar.”
Data Investors Intelligence menunjukkan rasio optimistis-pesimistis kini mencapai 4,27, melewati ambang batas 4,0 yang menandakan pasar terlalu optimis. Survei mingguan AAII terhadap investor ritel juga menunjukkan lonjakan kepercayaan diri yang serupa.
Dari Super Bull Menjadi Suara Hati-Hati
Yardeni, yang sebelumnya memperkirakan S&P 500 bisa mencapai 7.000 pada akhir 2025, kini mulai ragu. Indeks ini saat ini diperdagangkan 13% di atas rata-rata 200 harinya, yang biasanya menandakan pasar terlalu panas.
Nasdaq 100 pun melampaui rata-rata 200 harinya hingga 17%, jarak terlebar sejak Juli 2024. Yardeni memperingatkan bahwa kondisi ekstrem seperti ini jarang bertahan lama.
Namun tidak semua analis sepandangan. Tom Lee dari Fundstrat Global Advisors tetap optimis, mengatakan bahwa “pasar bisa tetap euforia selama beberapa bulan sebelum koreksi besar terjadi.” Secara historis, ketika S&P 500 naik lebih dari 10% dalam sepuluh bulan pertama tahun ini, biasanya masih naik 4,2% lagi pada November–Desember.
Mungkin pesta pasar masih belum selesai.
Presiden SAIC Turun Langsung Awasi Pengembangan Minimal 4 Model Baru, Langkah Berani yang Mematahkan Tradisi
Transformasi dan reformasi di SAIC Group terus bergerak maju. Setelah restrukturisasi Divisi Kendara...
Jaguar Land Rover menghentikan produksi akibat serangan siber, sementara produksi mobil Inggris pada Oktober anjlok 24% dibanding tahun lalu.
IT Home, 28 November — Produksi mobil Inggris pada Oktober anjlok 24% dibanding tahun lalu, terutama...
Kemenangan 1–0 Ubah Puncak Klasemen: Persaingan Juara Serie A Makin Ketat
Laga pekan ke-17 Serie A menghadirkan duel penting saat Inter Milan bertandang ke markas Atalanta. I...
Setelah melakukan PHK terhadap 4.000 karyawan, Salesforce mengakui bahwa AI bukanlah solusi mujarab.
Salesforce sebelumnya gencar menerapkan otomatisasi AI, memangkas tim dukungan pelanggan dari 9.000 ...
Demi Menyelamatkan 4 Orang, Biaya Rp400 Ribu Yuan! Satu-satunya Pria yang Selamat di Jalur Ao-Tai Alami Halusinasi—Sempat Membakar Celana Dalam, Namun Tidak Diamputasi
Baru-baru ini, insiden tragis terjadi di jalur pendakian Ao-Tai yang kerap dijuluki “Punggung Naga T...
Aturan Baru Februari Mulai Berlaku Besok: Platform E-Commerce Dilarang Memaksa Kebijakan “Hanya Refund” dan Asuransi Ongkir bagi Penjual
Fast Technology melaporkan pada 31 Januari bahwa besok, 1 Februari 2026, satu paket aturan baru akan...
Salah Keluar di Tol, Malah Mundur dan Langsung Kena Potong 12 Poin—Penumpangnya Lebih Absurd: “Bisa Dipotong Sedikit dari SIM Saya?”
Fast Tech News melaporkan pada 1 Februari bahwa tindakan mundur di area keluar tol bukan hanya melan...
Penumpang Tak Bisa Membuka Pintu Saat Mobil Terbakar—Haruskah Pabrikan Disalahkan karena Asal Meniru Desain Tesla?
Dalam beberapa hari terakhir, hampir setiap grup WeChat yang isinya obrolan santai dan gosip pasti s...
Performa dominan! Victor Wembanyama mencatat double-double hanya dalam 8 menit dan mencapai 20+10 dalam 15 menit, sebelum menutup laga dengan 41 poin dan 16 rebound. Rekor demi rekor tercipta, dan peluang MVP semakin menguat!
(Beijing, 31 Maret) San Antonio Spurs meraih kemenangan besar atas Chicago Bulls dan memperpanjang r...
Kabar baik! Setelah Zhang Yuning, striker lokal Guoan kembali meledak, pernah tajam bersama timnas kini kembali on fire
Beijing Guoan mendapat tekanan besar setelah kalah 2-4 dari Tianjin Jinmen Tiger. Pelatih Montgomery...