2026年9月10日

Raymond Lam dan Kristal Tin Tampilkan Duet Perdana di Malaysia, Tutup Acara dengan Aksi Chair Dance yang Menghibur Penonton

(Kuala Lumpur, 16) Konser tur Raymond Lam, “GO WITH THE FLOW,” resmi digelar di Kuala Lumpur pada Sa...

(Kuala Lumpur, 16) Konser tur Raymond Lam, “GO WITH THE FLOW,” resmi digelar di Kuala Lumpur pada Sabtu malam. Ia menyebut sudah “bertahun-tahun” sejak terakhir kali konser di Malaysia, sehingga kali ini ia menyiapkan banyak kejutan—termasuk berulang kali turun panggung menyapa penggemar dari dekat, serta menampilkan duet perdananya bersama aktris Kristal Tin khusus untuk penonton Malaysia. Mereka juga mempromosikan film A Step into the Past yang akan tayang akhir tahun. Penampilan beberapa artis seperti Charmaine Sheh dan Louis Koo melalui layar besar turut memicu nostalgia.

Raymond membuka konser dengan rambut merah muda mencolok, menyanyikan “Love is Not Enough,” lalu berlanjut dengan lagu-lagu energik seperti “Not Done With You” dan “CHOK.” Ia berkali-kali berjalan mendekati penonton di berbagai area, termasuk naik ke tangga untuk menyanyi kepada penonton lantai dua.

Ia berterima kasih kepada penggemar yang telah mendukungnya selama bertahun-tahun, sambil menyebut tongkat lampu hijau mereka sebagai “pasukan hijau.” Ia bercanda bahwa panggung tiga sisi membuatnya sesekali bingung arah, namun merasa senang semua penonton bisa melihat pertunjukan dari sudut berbeda.

Saat segmen tamu tiba, kehadiran Kristal Tin membuat arena bergemuruh. Duet mereka “Finding You in Memories” menjadi sorotan malam itu. Raymond mengatakan, “Ini pertama kalinya aku bernyanyi bersama dia di panggung!” Kristal juga mengajak penggemar untuk menonton film A Step into the Past.

Kristal kemudian membawakan lagu solonya, menampilkan suasana ceria yang disambut hangat penonton.

Selain lagu-lagu klasik, Raymond juga menampilkan beberapa nomor tari. Meskipun penggemar berharap ia menunjukkan lebih banyak aksi panggung, ia hanya sesekali memperlihatkan lengan berototnya saat menari, yang tetap disambut riuh.

Saat lagu “Remember to Forget” diputar, layar besar menampilkan cuplikan drama-drama lamanya, membuat penonton bersorak. Raymond berkata dengan haru, “Sudah 25 tahun sejak debut. Semoga masih bisa terus bernyanyi dan berakting. Terima kasih atas semua dukungan kalian.” Ia tersenyum ketika seorang penggemar berteriak bahwa mereka “tumbuh besar dengan menonton dramanya.”

Menjelang akhir konser, ia kembali turun panggung menyapa penonton sebelum naik lagi membawa kursi untuk menampilkan koreografi lagu “Broken,” yang menjadi momen paling ditunggu dan menutup konser dengan meriah.

接著讀